Fungsi dan Tujuan kompensasi

Fungsi dan Tujuan kompensasi – Tak munafik jika setiap orang ketika mencari pekerjaan yang dilihat paling utama adalah gajinya. Tak heran banyak sekali kalangan yang menganggur dikarenakan tidak menemukan pekerjaan yang cocok dengannya. Gaji adalah salah satu contoh dari kompensasi.

Apa sih fungsi dan tujuan kompensasi, bisa jadi penyemangat kerja, atau yang lain. Berikut ini adalah fungsi dan tujuan kompensasi.

Sebelum membahas fungsi dari kompensasi, kompensasi sendiri adalah segala sesuatu yang diterima para karyawan sebagai balas jasa atas kerja mereka, dan kompensasi itu sendiri dapat dibagi menjadi dua yaitu kompensasi langsung dan tidak langsung. Kompensasi langsung seperti gaji bulanan, bonus dan tunjangan. Sedangkan kompensasi tidak langsung seperti tunjangan hari raya, tunjangan hari tua dan tunjangan kesehatan.

Fungsi Kompensasi

Menurut Martoyo funsi pemberian kompensasi antara lain :

  1. Pengalokasian sumber daya manusia secara efisien. Fungsi ini menunjukkan untuk mendorong para karyawan agar bekerja dengan lebih baik dalam artian lebih produktif yakni diberikan kompensasi.
  2. Mendorong stabilitas dan pertumbuhan ekonomi. Fungsi ini menunjukkan untuk mendorong stabilitas dan pertumbuhan ekonomi secara menyeluruh yakni dalam tindakan pekerjaan bisa efektif dan efisien yaitu dengan cara diberikan kompensasi.
  3. Penggunaan sumber daya manusia secara lebih efisien dan efektif. Fungsi ini menunjukkan cara menggunakan tenaga kerja karyawan dengan seefisien mungkin sehingga hasil kerja dapat maksimal yaitu dengan memberikan kompensasi yang tinggi pada karyawan.

Tujuan Kompensasi

Menurut Hasibun tujuan pemberian kompensasi antara lain :

  1. mendapatkan karyawan berkualitas
  2. mempertahankan karyawan yang berpotensial dan berkualitas untuk tetap kerja
  3. adanya keadilan, administrasi kompensasi menjamin terpenuhinya rasa keadilan pada hubungan antara manajemen dan karyawan.
  4. perubahan sikap dan perilaku. Adanya kompensasi yang layak dan adil bagi karyawan hendaknya dapat memperbaiki sikap dan perilaku yang dapat menguntungkan serta mempengaruhi produktivitas kerja.
  5. efisiensi biaya, program kompensasi yang rasional membantu organisasi untuk memperoleh dan mempertahankan SDM pada tingkat biaya yang layak
  6. administrasi legalitas, dalam administrasi kompensasi juga terdapat batasan legalitas karena diatur oleh pemerintah dalam sebuah undang-undnag. Tujuannya agar organisasi tidak sewenang-wenang memperlakukan karyawan sebagai asset perusahaan.
Updated: May 8, 2019 — 3:10 pm

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *