Cara Pengendalian Hama Dan Penyakit Tanaman Apel

Cara Pengendalian Hama Dan Penyakit Tanaman Apel –¬†Kutu maupun penyakit pada tanaman apel sama-sama memiliki dampak yang kurang baik untuk tanaman apel.

Cara Pengendalian Hama Dan Penyakit Tanaman Apel

Cara Pengendalian Hama Dan Penyakit Tanaman Apel

Efeknya bisa bermacam-macam pada tanaman, dari mulai menyebabkan kegagalan panen buah apel, merusak daun, akar, hingga membuat tanaman apel pada akhirnya mati.

Namun, hama dan kutu pada tanaman tentunya mempunyai definisi yang berbeda. Hama diartikan sebagai hewan yang dapat merusak buah, batang, akar, dan bagian-bagian penting pada tanaman.

Hama dapat terlihat oleh mata manusia, seperti ulat, tikus, serangga, dll. Berbeda dengan hama, penyakit pada tanaman apel tidak dapat dilihat oleh mata manusia karena disebabkan oleh virus, bakteri, maupun jamur. 

Penyakit pada tanaman dapat diartikan sebagai suatu gangguan sehingga menyebabkan pertumbuhan dan perkembangan tanaman menjadi tidak optimal dan bisa mengakibatkan tanaman pada akhirnya mati.

Penyakit pada tanaman dapat dibilang lebih berbahaya dibandingkan dengan hama karena hal tersebut tidak dapat dideteksi dengan mudah seperti mendeteksi adanya hama tanaman.

Mengatasi hal tersebut, artikel ini akan membahas mengenai hama dan penyakit  apel yang paling sering menyerang tanaman apel.

Tungau

Tungau mempunyai nama latin Panonychus ulmi dapat merusak tanaman dengan cara menghisap cairan yang ada di dalam daun-daun tanaman apel. Hal tersebut membuat daun menjadi kering serta berwarna kuning, sedangkan pada buah menimbulkan bercak berwarna coklat. Tungau berwarna merah tua dengan panjang hingga 0,6 mm. Cara pengendalian tungau adalah sebagai berikut :

  • Menggunakan Coccinellidae serta Lycosa untuk pembasmian tungau secara alami.
  • Melakukan penyemprotan akarasida omite sebanyak 570 EC atau sesuai dengan dosis yang disarankan.

Kutu daun

Nama latin dari Aphis pomi geer ini melakukan serangan kepada tanaman apel dengan menghisap cairan pada daun, sehingga membuat daun tanaman apel menjadi keriting, terlambat berbuah, dan bahkan buah-buah apel yang masih muda menjadi gugur.

Kutu daun mempunyai sayap, antena yang pendek, dengan warna hijau-kekuningan. Cara mengatasi kutu daun adalah sebagai berikut :

  • Menggunakan musuh alami, yaitu Coccinellidae serta Lycosa.
  • Menyemprot larutan suprasida atau convidor dengan takaran yang tepat.
  • Menjaga kebersihan kebun tanaman apel secara berkala.

Embun tepung

Podosphaera leucoticha atau penyakit embun tepung merupakan penyakit yang paling sering menyerang tanaman apel.

Penyakit ini mengakibatkan warna daun apel menjadi putih, buah apel yang masih muda berwarna coklat tua, sedangkan buah apel yang sudah matang berwarna coklat muda. Penyakit embun tepung pada tanaman apel dapat diatasi dengan cara berikut :

  • Melakukan penyemprotan pada tanaman dengan cairan nimrod atau afugan sesuai dengan dosis yang disarankan. Cairan ini berfungsi untuk mencegah penyakit tersebut datang kembali dan melakukan perawatan pada tunas tanaman.
  • Melakukan pemangkasan pada tunas atau bagian lain pada tanaman yang terkena penyakit embun tepung.

Bercak daun

Bercak daun atau dengan nama ilmiah Marssonina coronaria J.J. Davis menyerang tanaman apel dengan cara membuat permukaan atas daun timbul bintik-bintik hitam hingga menggugurkan daun apel dan membuat warna daun menjadi memiliki bercak putih yang tidak teratur dan pada akhirnya warna daun akan berubah menjadi coklat. Untuk mengatasi penyakit bercak daun berikut ini adalah beberapa tipsnya :

  • Melakukan pengaturan jarak tanaman apel dengan tepat antara yang satu dengan yang lain agar tidak terlalu rapat.
  • Membakar atau membuang bagian yang terserang oleh penyakit bercak daun.
  • Melakukan penyemprotan dengan agrisan 60 WP sesuai dengan dosis yang disarankan.
Updated: May 14, 2019 — 4:51 am

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *