Loading…

Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Teknik dan Cara Budidaya Terong yang Benar

Cara Budidaya Terong – Pastinya sudah cukup sering melihat bahan pangan bernama terong, baik itu untuk sayur, dijadikan sebagai lalapan atau diolah dalam bentuk yang lainnya.

sayur yang satu ini memang tergolong enak, beberapa memiliki rasa cukup manis sehingga banyak yang mengonsumsinya secara mentah, meskipun demikian tak sedikit pula yang mengolahnya sebagai aneka jenis camilan menggugah selera.

Untitled

Namun sayangnya tak setiap hari kita bisa menjumpai terong di pasaran, beberapa waktu harga yang ditawarkan mungkin relatif murah, namun di saat bukan masa panen harga akan sangat melambung tinggi. Tak ada salahnya kamu belajar cara budidaya terong, siapa tau bisa dijual untuk menambah income.

Terong sendiri memang bukan jenis tanaman yang membutuhkan lahan luas untuk bisa tumbuh, karena nyatanya hanya di pekarangan rumah kamu bisa menanam hingga puluhan pohon.

Namun juga harus diketahui bahwa sayuran yang satu ini memiliki jenis yang beragam, ada yang memang asli kecil atau lebih dikenal dengan terong bulat, ukurannya hanya sebatas genggaman tangan saja, namun juga ada terong berpostur lonjong, jenis yang satu ini biasanya memiliki ukuran yang sangat besar, warnanya ada yang hijau namun juga ada yang ungu.

Bahan makanan ini beragam asal juga, kamu bisa mendapatkan terong asal Medan, Bogor atau bahkan yang impor dari Jepang sekalipun, untuk masalah rasa tentunya berbeda, tanaman terong asal Jepang umumnya dikenal sebagai terong buah, ia memiliki ukuran yang tak terlalu besar dengan tampilan yang unik, rasanya terbilang cukup manis, setara dengan terong Belanda yang juga termasuk sebagai terong buah. Sedangkan harga jual untuk terong sayur biasa juga beragam ada yang dimulai dengan angka 500 rupiah per biji, namun ada yang mencapai 5000 rupiah, bergantung pada kualitas dan ukuran.

Bagi kamu yang memiliki lahan tak terpakai di rumah tak ada salahnya menggunakannya untuk bertanam terong, lumayan juga menambah income, berikut ini ada kiat mudahnya:

  • Menyiapkan biji, benih terong umumnya bisa didapatkan secara mudah dari penjual benih yang ada di pasaran, harga juga relatif murah, sebelumnya kenali terlebih dahulu tanaman yang akan digunakan sebagai media, apakah tanah yang senantiasa basah, kering atau bahkan tak produktif sama sekali, mengingat tak semua jenis terong juga bisa tumbuh di lahan tersebut.
  • Biji yang sebelumnya sudah Anda siapkan tersebut bisa langsung disemai dalam media atau lahan kecil terlebih dahulu.
  • Pertama kali siapkan polybag dan isi menggunakan campuran tanah dan pupuk, kemudian sisi menggunakan beberapa biji, siram.
  • Lakukan penyiraman secara teratur dan tunggu selama beberapa hari hingga terong-terong tersebut cukup besar.
  • Jika ukuran sudah mencapai 10 cm selanjutnya Anda boleh memindahkannya secara langsung pada lahan atau mungkin dengan memindah satu persatu pada poliybag lainnya. Namun sangat disarankan memindahkan pada polybag terlebih dahulu untuk menjaga kesesuaian tanah dengan lingkungan.
  • Setelah dipindah selanjutnya adalah mencari lahan yang digunakan, benih yang sebelum dipindah yang tumbuh cukup besar kira-kira dengan ukuran 30 cm bisa dipindah secara langsung di media yang sebenarnya atau lahan.
  • Siapkan lubangan kurang lebih 10 cm pada tanah, usahakan menanam dalam jarak yang tak terlalu dekat, selanjutnya tinggal masukkan polybag ke dalam dan timbun menggunakan tanah, siram menggunakan air.

Proses perawatan untuk tanaman sayur ini cukup dengan memberikan air dan pupuk secara cukup, jenis pupuk yang bisa digunakan juga beragam, kamu bisa memilih pupuk kompos, pupuk kandang atau mungkin KCl dengan dosis kecil.

Kebutuhan air untuk tanaman terong tidak terlalu banyak, kamu bisa menyiram setiap 2 atau 3 hari sekali. Adapun beberapa cara untuk diidentifikasi apakah tanaman tersebut sehat atau tidak. Tanaman yang sehat akan tampak selalu segar tanpa ada lubang-lubang di bagian daun.

Jika Anda menemukan tanaman berlubang di daunnya sudah pasti ada hama yang menyerang, indikasinya bisa ulat atau kutu tanah, lakukan pemberantasan sedini mungkin menggunakan pestisida. Selain hama beberapa jenis penyakit juga rentan menyerang, akibatnya terkadang tanaman layu, kering bahkan mati.

Artikel lainnya :

Pada saat memasuki minggu ke 5 atau 7 Anda sudah harus mulai menyiapkan kayu atau bambu sebagai tempat menjalar terong, tidak semua jenis memang, melainkan hanya terong lonjong yang memerlukan hal ini. Sebenarnya selain berfungsi sebagai tempat menjalar, kayu atau bambu tersebut juga berguna untuk menopang tumbuhan agar tak ambruk pada saat buah terong mulai membesar, jadi pastikan menggunakan kayu yang benar-benar kuat.

Proses pemanenan sudah bisa dilakukan saat ukuran terong besar, paling tidak adalah 80 hari sejak pertama kali biji atau bibit disemai, cukup petik pada terong yang siap panen saja. Cara budidaya terong tersebut juga bisa dilakukan sebagai hobby sampingan yang menghasilkan. Selamat mencoba!

Loading…

3 Comments

Add a Comment
  1. terima kasih atas infonya gan, sangat bermanfaat

    1. agroteknologi

      Sama-sama

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anti Spam *

Agroteknologi © 2017 Frontier Theme