Loading…

Pengertian, dan Teori Terbentuknya Tata Surya

Pengertian, dan Teori Terbentuknya Tata Surya – Tata surya merupakan sekumpulan benda langit yang terdiri atas satu bintang yang sangat besar yang di sebut juga dengan Matahari dan semua dan semua objek yang berada di tata surya terikat olehnya karena adanya pengaruh gaya gravitasi.

objek-objek tersebut yang mengelilingi matahari meliputi planet yang berjumalah 8 buah, planet kecil, satelit alami dan juga benda-benda lamgit lainnya seperti meteor, komet, asteroid dan lain sebagainya.

Selain itu tata surya juga di bagi atas matahari yang merupakan pusatnya tata surya, sabuk asteroid, 4 planet bagian dalam, 4 planet bagian luar serta sabuk Kuiper yang letak nya berada di bagian terluar.

Baca Juga : Pengertian, Struktur, dan Karakteristik Planet Merkurius

Teori Terbentuknya Tata Surya

  1. Hipotesis Nebula

Hipotensis Nebula menyebutkan awal terbentuknya tata surya ialah sebagai kabut raksasa yang berasal dari debu, es, dan juga gas yang disebut dengan nebula serta sebagian besarnya merupakan hydrogen.

Gaya gravitasi yang ada membuat kabut raksasa tersebut menjadi menyusut dan juga menjadi berputar kesegala arah tertentu hingga suhu nya kemudian menjadi panas dan menjadi bintang raksasa atau matahari.

Selanjutnya matahari terus berputar dan menyusut sehingga ada beberapa partikel yang keluar.

Dari partikel tadi yang keluar karena adanya gaya gravitasi dan akhirnya menjadi padat dan suhunya pun menjadi turun dan terbentuklah planet luar.

  1. Hipetesis Planetesimal

Teori planetesimal di kemukakan oleh Thomas C. chamberlain dan juga Forens R. moulton yang menyebutkan bahwa ketika awal matahari terbentuk, terdapat bintang lainnya yang lewat dan jaraknya sangat dekat dengan matahari. Sehingga mengakibatkan terjadinya benjolan di permukaan matahari.

Dan karena adanya gravitasi bintang maka terbentuklah 2 lengan spiral yang memanjang dari matahari.

Kemudian sebagian materi yang ada akan terarik kembali dan sebagiannya tetap berada di orbit hingga menjadi dingin dan memadat yang kemudian menjadi objek-objek kecil yang di sebut juga dengan planetesimal dan beberapa objek lainya yang besar di sebut juga dnegan protoplanet.

Selanjutnya objek-objek tadi saling bertabrakan seiring waktu maka terbentuklah bulan dan planet dan yang lainnya menjadi asteroid atau komet.

Baca juga : Pengertian, Struktur, Dan Karakteristik Planet Mars

  1. Hipotesis Pasang Surut Bintang

Hipotesis ini dikemukakan oleh James Jeans di tahun 1917 yang menyebutkan bahwa awal mula adanya tata surya karena adanya objek lain yang mendekat kerika proses awal pembentukan matahari.

Karena hampir bertabrakan maka tertariklah sejumlah materi dari matahari dan bintang lainnya karena adanya pasang surut mereka kemudian materi tersebut terkondensasi menjadi planet.

Akan tetapi ada seorang astromo yang bernama Henry Norris Runsell yang berpendapat tidak setuju dengan jenis teori ini.

  1. Hipotesis Kondensasi

Teori selanjutnya adalah hipotesis kondensasi yang di kemukakan oleh G.P Kuiper yang merupakan seorang astronom yang berasal dari belanda pada tahun 1950 menyebutkan bahwa tata surya apad awalnya terbentuk karena adanya bola yang berbentuk raksasa yang berputar kemudian membentuk cakram yang sangat besar.

  1. Hipotesis Protoplanet

Carl Van Weizsaecker, G.P Kuiper dan juga Subrahmanyan Chandarasekar mengemukakan bahwa disekitar kabut matahari terdapat kabut gas yang memiliki bentuk seperti gumpalan-gumpalan yang perlahan-lahan menjadi gumpalan padat. Dan gumpalan kabut gas itu di sebut dnegan protoplanet.

  1. Hipotesis Bintang Kembar

Hipotesisi ini menjelaskan bahawa awal mula terjadinya tata surya ialah berupa 2 bintang yang memiliki ukuran sama dan saling berdekatakn.

Kemudian salah satu bintang tersebut meledak hingga banyak meningggalkans serpiah kecil dimana serpihat tersebut terperangkap oleh  gravitasi bintang yang tidak meledak dan kemudian mulai mengelilinginya. Teori ini di ungkapkan oleh Fred Hoyle sekitar tahun 1956.

Baca Juga : Pengertian, Struktur, dan Karakteristik Planet Neptunus

Loading…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Informasi Ilmu Pengetahuan © 2018
Indolapak99.com Bandarq, Domino 99, Dominoqq, Capsa Online, Poker88