Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Loading…

Pengertian, Penyebab, Jenis dan Proses Terjadinya Seisme (gempa)

Pengertian, Penyebab, Jenis dan Proses Terjadinya Seisme (gempa) – Gempa merupakan suatu guncangan atau getaran yang terjadi di permukaan bumi.

Selain itu, gempa bumi juga salah satu jenis tenaga endogen atau tenaga dari dalam bumi, yang dapat menyebabkan perubahan atau kerusakan di permukaan bumi akibat ada nya tenaga dari dalam bumi tersebut.

Besar kecil nya kekuatan gempa dapat di lihat melalui alat pencatat gempa yang bernama seismograf dengan satuan Skala Rickter.

Dengan ada nya seismograf maka dapat mengetahui besaran kekuatan gempa tersebut yang terjadi. Karena seismograf dapat mencatatan getaran gempa dengan sangat cepat dan akurat.

Baca Juga : Pengertian dan Karakteristik dan Letak Samudera Atlantik

Gempa bumi bisa terjadi akibat dari pergerakan yang terjadi di kerak bumi atau lempeng bumi.

Gempa bumi sebenarnya dapat terjadi di wilayah manapun di dunia ini baik di darat maupun di lautan.

Gempa bumi dengan kekuatan yang sangat besar dapat menyebabkan kerusakan yang parah bahkan dapat berakibat tsunami. Seperti yang pernah terjadi di daerah Banda Aceh.

Penyebab Terjadinya Gempa Bumi

Gampa bumi terjadi di sebabkan karena ada nya pelepasan energy dari tekanan yang di hasilkan lempeng bumi yang bergerak.

Dimana tekanan tersebut akan terus membesar hingga mencapai keadaan yang tidak di tahan lagi oleh pinggiran lempengan tersebut dan kemudian terjadi lah gempa bumi.

Selain itu, gempa bumi tidak hanya terjadi pada pergerrakan lempengan bumi saja, melainkan juga dapat terjadi karena ada nya pergerakan magma di dalam gunung berapi.

Biasa nya gempa bumi seperti itu menjadi tanda akan terjadi nya letusan gunung api.

Proses Terjadi nya Gempa Bumi

Seperti yang telah di jelaskan bahwa gempa bumi di sebabkan oleh lempengan atau kerak bumi yang bergerak serta mengalami tekanan oleh gerakan tersebut.

Proses terjadi nya gempa bumi di karenakan dua lempeng di kerak bumi saling bergesekan.

Sehingga ketika dua lempeng tersebut bergesekan maka menghasilkan gelombang kejut yang dapat di rasakan sebagai gempa bumi. Seperti berikut:

  • Lempeng samudara yang memiliki massa jenis padat bergerak menyusup ke bawah saat bertabrakan dengan lempeng tersebut.
  • Ketika proses bertabrakan tersebut maka terjadi tekanan, gesekan serta tarikan.
  • Saat melewati batas elastisitas lempeng, terjadi lah patahan batuan dan ikuti oleh melepas nya energy dengan sangat cepat. Dan patahan tersebut lah di namakan gempa bumi.
  • Kekuatan gempa bumi besar atau kecil bergantung pada tekanan dari lempeng bumi tersebut.

Baca Juga : Pengertian Garis Khatulistiwa

Jenis-jenis Gempa

Gempa salah satu kejadian yang sering kali terjadi, kemunculan gempa berdasarkan gerakan lempeng yang ada di kerak bumi. Selain itu, gempa bumi juga dapat di bedakan berdasarkan tempat kejadiannya.

  1. Gempa bumi vulkanik

Gempa vulkanik merupakan salah satu jenis gempa yang  terjadi yang di sebabkan oleh aktivitas magma yang berada di dalam perut bumi.

Gempa vulkanik sendiri sering terjadi di Indonesia karena Indonesia banyak memiliki gunung berapi.

Biasa nya gempa bumi vulkanik biasa nya di rasakan oleh orang yang tinggal di sekitar gunung berapi. Contoh dari gempa vulkanik ialah di gunung kelut sebelum meletus.

  1. Gempa bumi tektonik

Gempa bumi tektonik merupakan salah satu gempa yang di sebabkan oleh pergeseran lempang di kerak bumi.

Gempa bumi tektonik terjadi secara tiba-tiba sehingga gempa dengan kekuatan yang sangat besar akan menyebabkan kerusakan yang parah di permukaan bumi bahkan dapat memakan korba jiwa. Seperti gempa tektonik yang pernah terjadi di Yogyakarta pada tahun 2006.

Baca Juga : Pengertian, Jenis, dan Ciri Palung Laut

Loading…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Informasi Ilmu Pengetahuan © 2018
error: Content is protected !!