Loading…

Pengertian, Struktur, dan bagian-bagian dari Hati

Pengertian, Struktur, dan bagian-bagian dari Hati – Hati merupakan organ terbesar yang terdapat di dalam tubuh.

Lebih tepatnya hati ini terdapat di rongga perut kanan sebelah atas. hati tersusun dari empat lembara atau lobus yang terdiri dari dua lobus utama sebelah kanan dan sebelah kiri dengan ukuran besar yang keduanya dipisahkan oleh ligmanen.

Terdapat pula dua lobus kecil yang terdapat di belakang lobus kanan. Selain sebagai kelenjar pencernaan, hati mamiliki fungsi lain yang tak kalah penting, yaitu:

  1. Menetralkan Racun

Zat berbahaya dapat masuk ke dalam tubuh bersamaan dengan makanan melalui saluran pencernaan. Oleh karenanya, makanan akan diserap melalui usus halus yang terlebih dahulu masuk ke dalam hati melalui vena porta hepatica.

Baca Juga : Pengertian, Tanda-tanda  dan Penyegahan Penyakit Nyeri Otot

Di dalam hati ini terjadilah proses pengontrolan dimana enzim katalase yang dihasilkan oleh hati akan memecah senyawa yang berbahaya bagi tubuh. Dengan begitu kadar toksit yang terdapat dalam makanan tersebut akan berkurang.

  1. Organ Ekskresi

Sebagai salah satu organ ekskresi, Hati menghasilkan empedu dan urea. Empedu berguna untuk mencerna lemak dan mewarnai feses dan urine. Sementara Urea yang berguna untuk membuang limbah metabolit protein melalui urine.

  1. Tempat Perombakan dan Pembentukan Eritrosit

Proses perombakan sel darah merah atau eritrosit tua (berumur 120 hari) dilakukan oleh sel-sel makrofag di dalam hati. Kemudian haemoglobin yang terdapat di dalam eritrosit diuraikan menjadi globulin (digunakan kembali untuk membentuk antibody), Fe (pembentukan Hb baru di dalam sel darah merah yang baru), dan Hemin ( hemin akan diubah menjadi bilirubin dan biliverdin)

  1. Kelenjar Pencernaan

Sebagai salah satu organ pencernaan, hati memiliki peranan untuk menghasilkan cairan empedu yang berguna untuk mencerna lemak. Pemecahan lemak ini dilakukan oleh Enzim lipase (enzim yang dihasilkan oleh pancreas).

  1. Metabolisme

Metabolisme dalam tubuh juga dikontrol oleh hati. Proses metabolisme ini hampir sam dengan Ekskresi di dalam tubuh.

  1. Immunitas

Kekebalan tubuh seseorang juga berkaitan dengan hati. Karena hati dapat menghancurkan dapat menghancurkan patogen mulai dari bakteri, protozoa, dan lain-lain yang masuk ke dalam hati melalui pembuluh darah, hati termasuk salah satu nodus limfa bagi sel-sel kupffer yang merupakan makrofaga.

  1. Produksi Protein

Hati menghasilkan protein darah yang penting, seperti albium, protrombim, dan fibrinogen yang akan diangkut bersama plasma darah. Protein-protein tersebut penting bagi tubuh karena menjalankan proses tertentu di dalam tubuh.

Struktur Hati

Seperti yang telah disampaikan di atas, bahwa Hati tersusun dari empat Lobus dimana masing-masing Lobus tersusun dari lobulus-lobulus. Lobulus terdiri atas pembuluh darah vena sentral yang dikelilingi

oleh 6 pembuluh darah vena dan hati portahepatica. Kedua pembuluh darah tersebut akan bertemu di sinusoid . sinusoid adalah pembuluh darah kapiler yang menyusun hati, sinusoid ini tersusun atas:

  1. Sel Kupffer

Sel Kupffer adalah sekelompok sel darah putih (makrofag) yang berfungsi menghancurkan sel darah merah merah yang telah rusak atau mati.

  1. Sel Hepatosit (sel hepar)

Sebagai sel epitel kuboid, sel hepar merupakan penyusun sebagian besar hati dan serta melakukan fungsi-fungsi hati.

Nah, demikian tadi beberapa hal terkait dengan Hati manusia. Mohon maaf jika ada kurangnya, namun terlepas dari itu semua semoga artikel ini dapat menambah pengetahuan bagi para pembaca lebih-lebih bagi penulis sendiri.

Jaga selalu kesehatan lebih-lebih organ dalam sebagai wujud rasa syukur kita terhadap tuhan yang telah memberi kita hidup.

Baca Juga : Cara Mengobati Kanker Vagina

Loading…

Updated: 8 Juli 2018 — 11:52 am

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Informasi Ilmu Pengetahuan © 2018
Indolapak99.com Bandarq, Domino 99, Dominoqq, Capsa Online, Poker88