Mau Punya Penghasilan 250ribu/Minggu Klik DISINI

Reproduksi Bakteri

Reproduksi Bakteri – Bakteri sebagai organisme yang mikroskopis juga dapat berkembang biak dan bereproduksi layaknya mahluk hidup yang lain.

Sama seperti virus yang melalui beberapa tahapan untuk bereproduksi, bakteri juga bereproduksi dengan beberapa tahapan.

Bakteri dapat mengalami perkembangan yang sangat cepat bahkan menjadi ratusan koloni dalam beberapa jam saja.

11

Sebagai organisme prokariotik dan bersel tunggal, tentu saja bakteri tidak mempunyai jenis kelamin seperti mahluk hidup eukariotik.

Akan tetapi bakteri dapat berkembangbiak. Bakteri bereproduksi dengan cara vegetatif, yakni induk akan menghasilkan copyan dirinya secara identik dan genetik.

Sehingga akan dihasilkan bakteri selanjutnya yang sama. Berikut penjelasannya. Let’s see, guys!

Fisi Biner

Merupakan reproduksi bakteri dengan cara pembelahan biner, dimana salinan kromosomnya akan membentuk dua copyan yang identik secara genetik.

Selanjutnya, sel akan mengalami pembesaran dan membelah menjadi dua sel baru yang identik dengan sel induk.

Fisi biner pada beberapa bakteri akan terjadi sangat cepat, bahkan dapat terjadi dalam kurun waktu hitungan beberapa menit saja.

Pertukaran DNA

Merupakan reproduksi bakteri dengan cara bakteri dapat memperoleh DNA baru. Pada proses ini bakteri akan mengalami tiga cara, yakni:

  1. Konjugasi, merupakan proses pada DNA bakteri yang akan melewati perpanjangan pada permukaan sebuah bakteri yang kemudian akan menuju ke bakteri lain.
  2. Transformasi, merupakan proses pengambilan bagian DNA dari lingkungan sekitar mereka.
  3. Transduksi, merupakan proses dimana virus akan melakukan infeksi pada bakteri dengan membawa DNA dari sebuah bakteri menuju ke bakteri lain.

Reproduksi Ageneratif

Bakteri melakukan reproduksi vegetatif melalui pembelahan biner, dimana bakteri akan melipatgandakan diri sesuai kelipatannya dan terjadi secara amitosis atau langsung tidak melalui berbagai tahapan layaknya pembelehan mitosis.

Bakteri dapat melipatkangandakan diri selama 1 jam hingga 3 jam lamanya. Akan tetapi tidak selama proses tersebut bakteri akan selalu cepat, pada suatu kondisi tertentu bakteri akan melambat yaitu dikondisi pada saat nutrisi nya telah habis dan pada waktu terjadinya penumpukan sisa metabolisme yang kemudian akan meracuni bakteri tersebut.

Baca Juga :

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anti Spam *

Agroteknologi © 2015 Frontier Theme