BISNIS ONLINE GRATIS HASIL MELIMPAH KLIK DISINI

Perbedaan Pupuk Kandang Dengan Pupuk Kompos

Perbedaan Pupuk Kandang Dengan Pupuk Kompos – Semua tindakan yang kamu ambil pasti lah akan berbuah dampak.

Entah itu dampak positif maupun negatif. Seperti halnya jika kamu memutuskan untuk menanam dengan pupuk organik atau anorganik.

Tentu kamu harus mengetahui perbedaan antara kedua jenis tersebut sebelum melakukan pemupukan pada tanaman di halaman rumah kamu.

Baca Juga : Manfaat dan Kelebihan Pupuk Kandang Bagi Perkembangan Tanaman

Pupuk Organik

Sudah tahu kah kamu kalau pupuk organik itu berupa senyawa organik? Kamu juga harus tahu lho bahwa pupuk kandang, kompos dan guano merupakan pupuk alam yang ternyata pupuk organik.

Menurut wikipedia, pupuk organik ini merupakan pupuk yang tersusun dari makhluk hidup, seperti pelapukan sisa – sisa tanaman, hewan, dan manusia.

Terdiri dari dua bentuk, yaitu padat dan cair. Ini dapat memperbaiki sifat fisik, kimia dan biologi tanah.

Pupuk organik dapat terbuat dari bahan yang sudah dapat didaur ulang, diombak dan diperbaharui oleh bakteri – bakteri tanah menjadi unsur – unsur yang bisa digunakan oleh tanaman tanpa mencemari tanah dan air (sumber seputarpertanian).

Pupuk Kompos

Dari bahan mungkin sudah dapat dibedakan, karena pupuk kompos berasal dari proses pelapukan bahan – bahan organik yang berasal dari proses pelapukan bahan – bahan organik secara biologis dengan dibantu oleh organisme pengurai yang merupakan mikroorganisme baik itu bakteri, jamur dan kapang (sumber artikel).

Sayangnya pupuk kompos hanya memiliki sedikit unsur hara. Untuk memenuhi kebutuhan hara pada tanaman harus lah diperlukan pupuk yang tidak sedikit jika dibandingkan dengan penggunaan pupuk kimia.

Ada kelebihan yang dimiliki oleh pupuk kompos, yaitu kandungan asam – asam organik ini ternyata tidak dimiliki oleh pupuk anorganik lainnya lho. Kandungan ini sangat lah berguna untuk tanaman, mikroorganisme atau pun lingkungan sekitarnya.

Asam humic, asam fulfic, hormon dan enzym merupakan asam – asam organik yang ada pada pupuk kompos. Di sisi lain kotoran yang berserakan tentu akan berkurang karena pengolahan pupuk jenis ini, mengurangi populasi lalat di sekitar kandang.

Kandungan yang ada pada pupuk kompos terdiri dari unsur hara 1,69 %, nitrogen 0,34 %, dan kalium 2,81 %.

Pupuk Kandang

Salah satu pupuk kandang yang paling mudah dan sederhana adalah pupuk kandang.

Apalagi pupuk jenis ini mempunyai keunggulan yang lebih jika dibandingkan dengan pupuk sintetis.

Unsur hara nya pun cukup lengkap. Tidak hanya itu pupuk kandang juga terdiri dari kandungan nitrogen (N), fospor (P) dan kalium (K) yang tinggi pula.

Pupuk kandang sapi ternyata merupakan pupuk padat yang mengandung air dan lendir yang banyak lho, karena termasuk pupuk dingin.

Kandungan yang ada pada pupuk kandang ini terdiri dari kadar air 24,21 %, nitrogen, 1,11 %, karbon organik 18,76 %, C/N ratio 1,62 %, fospor 1,62 %, kalium 7,26 %.

Perhatikan kandungan dari pupuk kandang tersebut jika kamu menginginkan hasil yang maksimal, karena kualitas pupuk yang bagus tergantung tinggi rendahnya kandungan yang ada pada jenis pupuk itu sendiri.

Ada kelebihan lain yang bisa kamu dapatkan dari pupuk kandang, yaitu dapat menyuburkan tanah, memberikan unsur hara pada tanah, mengurangi erosi, membuat tanah semakin subur dan gembur, membantu menyerap hujan, meningkatkan kemampuan tanah dalam menyerap air.

Ingat, jika pupuk kandang kamu tidak berbau, mudah hancur, warnanya lebih gelap, terasa dingin jika dipegang maka itu tandanya pupuk kandang tersebut sudah bagus.

Baca Juga : Pengertian dan Cara Membuat Pupuk Kandang

Loading...

Loading…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anti Spam *

Agroteknologi © 2017 Frontier Theme
    domino qq
  1. Agen Domino Online - Indonesia Games QQ Terpercaya, Support 24 jam.