Mau Punya Penghasilan 250ribu/Minggu Klik DISINI

Peranan P Bagi Pertumbuhan Tanaman

Peran P Untuk Tanaman – Fosfor atau dikenal dengan P merupakan salah satu unsur hara yang sebagian besar terikat di dalam partikel tanah, sebagian dari p organic ini tersedia sedikit untuk tanaman.

Dalam masa penggenangan, unsur hara p ini meningkat dalam partikel tanah. Hal ini terjadi karena adanya proses reduksi dalam tanah ketika terjadi penggenangan, reduksi seperti feri fosfat yang menjadi fero fosfat, hidrolisis aluminium fosfat, dan peningkatan kelarutan dari kalsium fosfat serta terjadi penetralan reaksi tanah.

uPenyerapan unsur hara p yang dilakukan oleh akar tanaman hanya dapat dilakukan melalui sebuah mekanisme yang bernama intersepsi akar dan juga difusi, hal ini dapat dilakukan dalam jarak pendek sehingga jika dilakukan efisiensi dari pupuk p sangat rendah pada umumnya (25% sampai 20%).

Meski begitu, ada beberapa peran p untuk tanaman yang akan dikutip berikut ini:

• Peran p untuk tanaman adalah sebagai penyusun ATP. Unsur p merupakan unsur penting dalam penyusunan ATP / adenosine triphosphate, unsur ATP ini merupakan unsur yang berperan pada proses penyimpanan dan juga transfer energy yang berlangsung dalam proses metabolism tanaman.

Unsur p ini sangat dibutuhkan oleh tanaman, terutama tanaman padi, hal ini terjadi terutama pada awal pertumbuhan padi. P ini memiliki fungsi untuk memacu pertumbuhan akar dan juga jumlah anakan.

• Selain itu, peran p untuk tanaman juga dapat mempercepat dalam proses pembungaan dan juga pemasakan dari gabah.

Untuk sumber dan cadangan dari p ini ada pada kerak tanah, dalam kerak bumi kandungannya sekitar 0,12% dengan jenis kelarutan yang rendah.

Fosfor yang terikat sebagai anion dapat dipertukarkan, meski begitu bentuknya tetap berada pada bentuk yang tidak dapat diserap oleh tanaman.

Difesiensi p yang terjadi ditandai dengan terhambatnya pertumbuhan vegetatif pada tanaman, cirinya daun terlihat menyempit, kecil, sangat kaku, dan juga terlihat berwarna hijau gelap.

Pada bagian batang kurus dan juga seringnya timbul warna keunguann yang menyebabkan tanaman menjadi kerdil.

Difesiensi p yang terjadi dapat meningkatkan terjadinya persentase gabah hampa, menurunkan bobot gabah, dan juga kualitas gabah.

Baca Artikel Lainnya :

Selain itu, difisiensi p dapat menghambat pemasakan, bahkan yang lebih parah tanaman bunga tidak akan berbunga sama sekali.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anti Spam *

Agroteknologi © 2015 Frontier Theme