Loading…

Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Penyebab Kemasaman Tanah yang Ada di Indonesia

Penyebab Kemasaman Tanah yang Ada di Indonesia – Kondisi tanah di Indonesia dikenal subur.

Iklim tropisnya baik untuk pertumbuhan tanaman dan dapat membantu menjadikan tanah di Indonesia menjadi kaya akan unsur hara dari bahan organik.

Namun di sisi lain, kondisi tanah di Indonesia juga ada yang tandus atau kurang subur. Salah satunya adalah masalah kemasaman tanah di Indonesia.

20160426_194845_resized

Kemasaman tanah dapat diartikan sebagai tingkat keasaman atau kebasaan yang dimiliki oleh tanah.

Kemasaman tanah ini berhubungan dengan kadar PH di dalam tanah. Semakin rendah PH tanah maka akan semakin tinggi tingkat keasamanya.

Begitu pula sebaliknya, semakin tinggi PH di dalam tanah maka semakin tinggi tingkat basa di dalam tanah dan otomasti semakin rendah tingkat keasamanya.

Ada beberapa penyebab yang menjadikan PH tanah menjadi turun dan keasaman pada tanah menjadi tinggi.

Khususnya di Indonesia, keasaman tanah ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat uraianya sebagai berikut:

Iklim

Seringkali akibat kemasaman tanah yang tinggi di Indonesia disebabkan oleh curah hujan yang tinggi.

Ketika curah hujan tinggi di suatu daerah, maka tanah yang di sana akan rawan terkena erosi.

Ketika erosi tanah terjadi maka unsur hara yang dibutuhkan tanaman dalam tanah dapat ikut hanyut oleh aliran air.

Unsur hara yang rendah di dalam tanah dapat menyebabkan tingginya tingkat keasaman tanah. Maka terjadilah kemasaman tanah.

Drainase

Walaupun tanah yang teraliri air terlalu banyak dapat mengangkut usur hara dalam tanah dan menyebabkan kemasaman, tanah yang terendam air juga dapat meningkat keasamanya.

Terendamnya tanah dengan air biasanya disebabkan oleh drainasenya yang kurang baik sehingga air tidak dapat mengalir seperti seharusnya. Untuk itulah air pada tanah yang berawa akan selalu asam.

Faktor Kedalaman Tanah

Unsur hara tanah letaknya ada di permukaan tanah. Semakin dalam tanah tersebut maka semakin sedikit kandungan unsur haranya.

Maka dari itu keasaman tanah juga semakin meningkat seiring dengan kedalaman tanah yang semakin dalam.

Ketidakseimbangan

Terjadinya kemasaman tanah di Indonesia juga dapat disebabkan oleh ketidakseimbangan unsur di dalam tanah.

Misalnya adanya unsur besi atau aluminium yang tinggi di suatu daerah, biasanya di daerah pegunungan atau area dekat pertambangan.

Faktor Pemupukan

Pemupukan yang dilakukan oleh para petani Indonesia juga dapat memicu timbulnya kemasaman tanah di Indonesia.

Pemberian  pupuk pembentuk asam seperti puput urea atau Amonium Sulfat dapat juga menyebabkan kemasaman di tanah.

Vegetasi

Faktor vegatasi baik buatan maupun alami juga dapat mempengaruhi kemasaman tanah di Indonesia.

Tanah yang berada di daerah hutan atau yang vegetasinya lebat akan cenderung lebih masam jika dibandingkan dengan area tanah yang tanah yang berada di area padang rumput.

Selain itu juga lebar daun dari tanaman dapat mempengaruhi. Tanah yang berada di bawa tanaman yang berdaun kecil atau konifer cenderung lebih masam dibanding dengan yang di bawah tanaman yang berdaun kecil.

Aktifitas Pertanian

Tanah yang sering ditanami dan dipanen karena aktifitas pertanian akan membuatnya manjadi masam.

Pada saat proses pemanenan, unsur hara di dalam tanah biasanya juga akan ikut terangkut sehingga dapat meningkatkan kadar keasamanya.

Faktor Bahan Induk

Kemasaman juga dapat dikarenakan bahan induk dari tanah itu sendiri. Tanah berkembang dari bahan induk yang berupa batuan dan bahan organik.

Baca Artikel Lainnya :

Selanjutnya berkembang dan dikelompokan menjadi batuan beku dan sedimen yang mepunyai tingkat kemasaman yang berbeda.

Loading…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anti Spam *

Agroteknologi © 2017 Frontier Theme