Siapakah yang layak memimpin DKI Jakarta 2017-2022?

View Results

Loading ... Loading ...

Penyebab dan Dampak Akibat Kebakaran Hutan

Penyebab dan Dampak Akibat Kebakaran Hutan – Kebakaran hutan merupakan salah satu penyebab terjadinya degradasi lahan yang dapat mempengaruhi kualitas tanah dan menurunkan kesuburan tanah.

Beberapa negara pernah mengalami kebakaran hutan termasuk Indonesia. Kejadian ini dapat terjadi karena disengaja maupun tidak disengaja.

Tidak hanya faktor alam yang berpengaruh misalnya udara yang sangat panas disaat musim kemarau namun juga karena ulah manusia yang tidak sadar akan pentingnya hutan dan sikap yang ceroboh.

kebakaran-hutan

Artikel Terkait :

Penyebab kebakaran hutan diantaranya adalah:

  • Faktor alam misalnya karena suhu pada musim kemarau yang sangat panas, sambaran petir, atau karena aktivitas vulkanik dari gunung berapi (aliran lahar ataupun awan panas)
  • Kecerobohan manusia, contohnya adalah membuang puntung rokok sembarangan atau lupa untuk mematikan api ketika melakukan perkemahan.
  • Pembukaan lahan baru atau membersihkan lahan pertanian dengan membakarnya, dan tindakan vandalisme.
  • Ground fire/ kebakaran yang terjadi di dalam tanah, biasanya terhadu di daerah yang memiliki tanah gambut sehingga dapat menyulut terjadinya api terutama di musim kemarau dengan suhu yang panas.

Dampak dari terjadinya kebakaran hutan antara lain:

  1. Dapat menyebabkan tersebarnya emisi gas CO2ke atmosfer.
  2. Menyebabkan musnah nya satwa dan tumbuhan yang hidup di dalam hutan.
  3. Menyebabkan kegundulan hutan.
  4. Banjir menerjang yang dikarenakan kegundulan hutan.
  5. Kekeringan mengancam karena berkurangnya sumber air.
  6. Berkurangnya hingga musnah nya bahan baku untuk industri yang menggunakan kayu atau bahan lainnya yang terdapat di hutan sehingga pengusaha harus menutup usahanya.
  7. Meningkatnya penderita infeksi saluran nafas dan kanker paru-paru terutama untuk yang berusia lanjut dan anak-anak.
  8. Api yang menjalar dapat memusnahkan benda sekitarnya misalnya rumah.
  9. Asap yang timbul dapat mengganggu kehidupan sehari-hari misalnya mempengaruhi jarak pandang ketika berkendara.

Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menghindari terjadinya kebakaran hutan kembali adalah:

  • Memuat peta tentang daerah yang rawan terjadinya kebakaran.
  • Memantau keadaan dan tanda-tanda kebakaran.
  • Memberikan penyuluhan tentang pentingnya hutan.
  • Melarang pembukaan lahan dengan membakar hutan.
  • Tidak membuang puntung rokok sembarangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anti Spam *

Agroteknologi © 2015 Frontier Theme