Pengertian Serta Kelebihan dan Kelemahan Seleksi Galur Murni pada Tanaman

Pengertian Serta Kelebihan dan Kelemahan Seleksi Galur Murni pada Tanaman – Seleksi galur murni bertujuan untuk memperoleh individu homosigot.

Bahan utama seleksi galur murni ialah suatu populasi yang memiliki tanaman homosigot sehingga pekerjaan seleksi memilih individu yang homosigot tadi. Pemilihan dapat dilakukan berdasar fenotipe tanaman.

Galur murni dapat terjadi jika perkawinan dalam suatu galur antara dua individu akan menghasilkan keturunan dengan penampilan standar yang serupa dengan kedua tetuanya.

jus lagi

Galur murni ialah tahapan penting dalam program pengembangan varietas hibrida pada jagung.

Pengujian galur melalui analisis persilangan dialel adalah metode yang banyak digunakan untuk mengetahui kemampuan bergabung suatu galur dengan galur-galur lainnya atau daya gabung umum.

Pemuliaan pada tanaman padi melibatkan proses menyilangkan dan menyeleksi yang dapat berlangsung antara 8 sampai dengan 10 generasi untuk memproduksi galur murni dari suatu populasi yang heterogen.

Proses pemuliaan untuk memperoleh galur-galur murni yang lama tersebut dapat lebih singkat hanya satu sampai dua generasi saja melalui pemanfaatan sistem haploid.

Untuk menghasilkan tanaman dengan yang haploid ganda pada tanaman sereal, seperti padi, haruslah lebih sering dilakukan melalui kultur antera dibandingkan dengan melalui kultur tepung sari.

Hal ini dikarenakan kanfrekuensi pembentukan tanaman hijau sangat rendah pada kultur tepung sari.

Adapun kekurangan dari penyerbukan sendiri dengan menggunakan metode Galur Murni yakni:

  • Seleksi lini murni dapat untuk menghasilkan varietas baru untuk tanaman SPC dan tidak CPC dikarenakan : 1). Untuk tanaman CPC diperlukan banyak tenaga dalam pelaksanaan penyerbukan sendiri. 2). Menghasilkan lini-lini murni yang bersifat inbred yakni bersifat lemah antara lain tanaman albino, kerdil, produksi rendah.
  • Tak ada kemungkinan untuk memperbaharui sifat karakteristik yang baru secara genetis.
  • Varietas yang dihasilkan bersifat homosigot, dikrenakan kurang dapat beradaptasi diberbagai macam kondisi atau sifat adaptasinya tidak luas.

Populasi campuran sebagai bahan utama seleksi berupa:

  • Varietas lokal atau land race: Varietas yang telah beradaptasi dengan baik pada suatu daerah dan menjadi campuran berbagai galur.
  • Populasi tanaman bersegregasi: Keturunan dari persilangan yang melakukan penyerbukan sendiri di beberapa generasi.

Adapun beberapa kekurangan penyerbuan sendiri dengan menggunakan metode Galur Murni ialah:

  • Adaptasi pada lingkungan yang beragam atau perubahan lingkungan yang cukup besar sehingga produksinya menjadi lebih baik.
  • Produksinya stabil jika pada lingkungan yang berubah atau beragam.
  • Ketahanannya akan lebih baik terutama terhadap penyakit.

Kekurangan campuran berbagai galur antara lain :

  • Kurang menarik disebabkan pertumbuhan tanaman tak seragam.
  • Sulit untuk diidentifikasi benih dalam pembuatan sertifikasi benih.
  • Produksinya sangat rendah jika dibandingkan dengan produksi galur terbaik dari campuran tersebut.

Cara-cara seleksi galur murni ialah:

  • Tentukan karakter yang akan digunakan untuk seleksi
  • Amati seluruh individu dalam suatu populasi berdasar karakter yang telah dipilih
  • Lakukan kegiatan analisa dari data tersebut
  • Lakukan kegiatan seleksi pada populasi tersebut berdasarkan pada karakter yang telah dipilih
  • Beri tanda pada individu tersebut
  • Kumpulkan benih dari masing-masing individu terpilih secara terpisah atau satu individu satu kantong

Baca Artikel Lainnya :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anti Spam *

Agroteknologi © 2015 Frontier Theme
    dominoqiu
  1. dominoqiu
  2. aduq
  3. aduq
  4. judi bola terpercaya
  5. judi bola terpercaya