Pengertian Pupuk Tunggal dan Pupuk Majemuk

Pengertian Pupuk Tunggal dan Pupuk Majemuk – Siapa bilang bercocok tanam itu sulit?

Mudah kok asalkan kamu mengikuti langkah yang benar dan menggunakan pupuk yang pas maka tanaman kamu akan mudah berkembang.

Apalagi di era semakin canggih ini kamu hanya perlu searching di google dan dengan mudahnya mendapatkan langkah – langkah pertama yang harus kamu lakukan ketika bercocok tanam.

Baca Juga : Pengertian dan Pembuatan Pupuk Daun

Tapi sebelum itu kamu harus mengetahui beberapa jenis perbedaan dan penggunaan pupuk. Seperti halnya jenis pupuk satu ini.

Pupuk Tunggal

Pupuk yang memiliki kandungan unsur hara satu macam saja itu merupakan pupuk tunggal. Biasanya berupa unsur hara makro primer, urea yang hanya mengandung unsur nitrogen (sumber mitalom).

Adapun fungsi dari pupuk nitrogen sendiri dapat mempercepat pertumbuhan tanaman dan menambah tinggi tanaman kamu lho.

tidak hanya itu nitrogen juga mampu menyediakan bahan makanan bagi mikroba (jasad renik) dan memperbaiki kualitas terutama kandungan protein.

Nitrogen ini lah yang paling banyak dibutuhkan oleh tanaman karena 16 hingga 18 % protein terdiri dari nitrogen.

Pupuk urea adalah salah satu media yang paling banyak menampung unsur nitrogen.

Pupuk urea sendiri merupakan pupuk kimia yang mengandung nitrogen berkadar tinggi. Berbentuk butir – butir kristal berwarna putih bersih. Urea juga sangat mudah sekali menghisap air.

Oleh karenanya sebaiknya simpan di tempat yang kering dan bebas dari hujan serta tertutup rapat.

Salah satu kelebihan yang ditawarkan dalam penggunaannya adalah mampu membuat daun tanaman lebih berwarna hijau segar serta banyak mengandung butir hijau daun (chlorophyl) yang mempunya peranan sangat penting dalam proses fotosintesa (sumber alentry), menambah kandungan protein, dapat dipakai untuk semua jenis tanaman, dan mempercepat pertumbuhan tanaman.

Dibandingkan dengan pupuk majemuk, pupuk tunggal lebih banyak digunakan oleh para petani karena hanya mengandung satu unsur hara saja.

Pupuk Majemuk

Pupuk majemuk umumnya mengandung unsur hara lebih dari satu macam. Pupuk ini pun biasanya dibuat dalam bentuk butiran yang seragam dan mudah untuk ditaburkan.

Bertekstur agak keras dengan permukaan licin sehingga dapat mengurangi sifat menarik air (higroskopis) dari udara lembab (sumber kiospupuk).

NPK, nitrophoska dan rustika adalah salah satu contoh pupuk yang mengandung lebih dari satu jenis unsur hara. Jenis pupuk yang mengandung unsur lengkap adalah rustica yellow karena memiliki unsur hara 15% N, 15% P2O5 dan 15% K2O.

Disebut Rustica yellow karena butiran – butirannya berwarna kekuning – kuningan pada saat kering dan berwarna kuning kecoklatan bila basah.

Selain itu pupuk NPK 16-16-16 juga merupakan salah satu pupuk majemuk yang mengandung unsur hara makro dan mikro.

Kamu pun dapat mengenalinya dengan bentuk butiran – butiran serta berwarna biru langit.

Sifatnya yang higroskopis memudahkannya untuk larut dan mudah diserap oleh tanaman serta bersifat netral. Kandungan yang dimilikinya pun diantaranya ada nitrogen 16%, phospat 16%, kalium 16%, kalsium 6% dan magnesium 0,5%. Oleh karenanya disebut NPK 16-16-16 yang terdiri dari 3 unsur hara utama, yaitu N, P dan K, sedangkan untuk CaO dan MgO persentasenya sangatlah kecil dan biasanya tidak tertulis pada kemasan produk.

Kelebihan yang ditawarkan oleh pupuk majemuk pun hanya diperlukan sedikit tenaga kerja untuk penempatan pupuk, dan media ini juga lebih merata jika disebarkan di lapangan sebagai akibat pembagiannya yang seragam dari masing – masing unsur hara di dalam pupuk lengkap (sumber menanam-tanaman).

Baca Juga : Pengertian dan Cara Pembuatan Pupuk Guano

Loading…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anti Spam *

Agroteknologi © 2017 Frontier Theme
    download lagu mp3 terbaru
  1. download lagu mp3 terbaru
  2. www.promonavigator.co.id
  3. Mulai Beriklan Dengan Google Hari Ini.
  4. belajar seo
  5. belajar seo