Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Pengertian, Mekanisme dan Contoh Transpor Aktif Pada Membran Sel

Pengertian, Mekanisme dan Contoh Transpor Aktif Pada Membran Sel – Membran sel merupakan struktur semipermeabel yang tersusun oleh protein dan lemak yang membuat zat-zat asing dapat keluar dan isi sel dapat masuk.

Mekanisme transpor pada membran sel merupakan proses masuk dan keluarnya suatu molekul melalui membran sel.

Berdasarkan penggunaan energinya, transpor pada membran sel dapat dibedakan menjadi dua yaitu transpor aktif dan transpor pasif.

Pada kesempatan kali ini akan dibahas mengenai transpor aktif pada membran sel. Berikut uraiannya…

Transpor aktif merupakan jenis transpor pada membran sel yang memerlukan energi pada setiap aktivitasnya.

Energi yang diperlukan pada transpor aktif sel adalah ATP (Adenosin Trifosfat).

ATP merupakan energi kimia yang diperoleh dari proses respirasi sel. Sifat utama dari transpor aktif  adalah melawan gradien konsentrasi.

Ini berarti saat transpor aktif akan terdapat pemompaan yang membuat zat melewati membran dan melawan gradien konsentrasinya.

Transpor aktif dipengaruhi oleh beberapa muatan listrik yang berada didalam maupun duluar sel. Muatan listrik ini ditentukan oleh ion Na+ (Natrium) , ion K+ (Kalium) dan ion Cl+ (Klorin).

Pompa natrium-kalium akan mengatur keluar masuknya ion Na+ dan K+. Transpor aktif akan berhenti saat sel mengalami keracunan, kehabisan energi atau saat didinginkan.

Secara umum, fungsi dari transpor aktif adalah memelihara keseimbangan didalam sel.

Transpor aktif pada membran sel terdiri dari beberapa macam, antara lain :

  1. Pompa ATM. Mekanisme pompa ATM ini terjadi saat adanya perubahan pada protein membran sehingga memungkinkan molekul dapat keluar atau masuk sel. Perubahan ini tejadi karena adanya penggunaan ATP.
  2. Kotranspor merupakan transpor zat yang menggunakan transpor zat lain melewati membran sel. Kotranspor dibedakan menjadi dua yaitu antiport dan simport. Simport merupakan keadaan dimana arah pergerakan dari kedua jenis zat adalah sama, sementara antiport adalah keadaan dimana arah pergerakan kedua zat berlawanan. Contoh dari mekanisme kotranspor adalah pompa potassium dan sodium.
  3. Endositosis dan Eksositosis
  4. Endositosis merupakan proses masuknya zat yang berasal dari luar ke dalam sel. Endositosis dibagi menjadi dua yaitu pinositosis dan fagositosis.
  • Pinositosis

Pinositosis merupakan proses masuknya zat cair, seperti yang umum terjadi pada sel darah putih, makrofag hati dan sel ginjal epitelium usus.

Pinositosis dapat terjadi jika terdapat konsentrasi yang sesuai dari protein, asama amino maupun ion-ion tertentu pada sekeliling sel dan di dalam sel.

Mekanisme dari Pinositosis diawali dengan adanya zat pemicu pada reseptor khusus membran sel.

Selanjutnya terjadi invaginasi atau lekukan pada membran sel yang membentuk gelembung kantong.

Gelembung yang terdapat dalam sel tersebut dapat pecah menjadi gelelmbung yang lebih kecil ataupun dapat bergabung dengan gelembung yang lebih besar.

  • Fagositosis

Proses fagositosis adalah transpor aktif berupa pinositosis pada benda padat yang berukuran lebih besar. Contoh terjadinya fagositosis misalnya pada Rotifera, Ciliata maupun mikroorganisme yang ditelan Amoeba.

Amoeba akan menangkap mikroorganise dengan kaki semu (pseudopium). Selama fagositosis Amoeba akan mengurung mikroorganisme dalam vakuola hingga mangsanya tak berdaya dikarenakan sekeresi enzim pencernaan dari sel pemangsa.

Contoh lain dari transpor aktif melalui fagositosis juga dapat ditemukan pada proses sel-sel darah putih saat memangsa bibit bakteri.

Eksositosis adalah transpor aktif yang berbanding terbalik dengan endositosis. Eksositosis merupakan keadaan dimana vesikula baru terbentuk dengan makromolekul dan materi ke luar sel.

Demikian, penjelasan mengenai Pengertian, Mekanisme dan Contoh Transpor Aktif Pada Membran Sel. Semoga penjelasan diatas dapat membantu dalam memberikan informasi mengenai mekanisme transpor pada membran sel. Semoga bermanfaat.

Loading…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anti Spam *


Agroteknologi © 2017 Frontier Theme