Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Pengertian, Jenis dan Contoh Pelapukan

Pengertian, Jenis dan Contoh Pelapukan – Setelah sempat membahas tentang Pengertian, Penyebab , dan Jenis Erosi.

Sekarang saya akan membahas tentang Pengertian, Jenis dan Contoh pelapukan. Saya akan menjelaskannya secara singkat dan jelas di dalam artikel ini.

Semoga tidak keliru antara Erosi dengan Pelapukan. Karena memang sama sama dua itu termasuk cikal bakal terbentuknya batuan dan tanah.

Setelah Erosi dan pelapukan, ada juga tentang sendimentasi yang juga sat ugaris lurus dengan pembahasan ini.

Baca Juga : Jenis-Jenis Horizon Tanah

Pengertian Pelapukan

Jika Erosi adalah pengikisann padatan akibat faktor alami ataupun non alami seperti akibat dari manusia. Pelapukan adalah proses setelah Erosi.

Pelapukan adalah penghancuran massa batuan secara fisika, kimia dan biologi.proses pelapukan membutuhkan proses yang sangat lama.

Hasil dari pelapukan ini akan menjadi tanah baru, dari batuan terkena proses tadi dan menjadi tanah.

Pelapukan bisa terjadi tidak hanya pada batuan dan tanah. Pelapukan bisa terjadi pada tanaman atau pohon yang tumbang atau ditebang kemudian dibiarkan selamanya.

Dengan sendirinya Kayu itu akan mengalami proses pelapukan terus, semakin lama akan habis menjadi tanah lagi bekas dari pepohonan tersebut.

Ulah manusia juga bisa menyebabkan terjadinya pelapukan bukan hanya secara alami saja.

Adapun cara dari pelapukan tadi, saya akan menjelaskan tentang pelapukan secara kimia, fisika, dan biologi beserta dengan contoh masing masing. Mulai dari jenis pelapukan yang pertama :

Pelapukan Kimiawi

Kimia adalah pelajaran yang mengajarkan tentang reaksi atau partikel. Pelapukan secara kimiawi terjadi karena perubahan struktur yang ada dibatuan karena adanya reaksi dari partikel partikel. Contohnya :

  1. oksidasi yang dapat mengkaratkan besi
  2. hujan yang memiliki kandungan asam yang dapat merusak batuan sehingga bisa berlubang atau pun habis
  3. karbonasi yang mengakibatkan pelapukan dikarenakan dari partikel atau zat karbon dioksida.
  4. Batuan gamping yang melebur jadi seperti tanah saat terkena hujan deras.

Pelapukan Fisika

Pelapukan fisika biasanya disebut juga pelapukan mekanik. Karena pelapukan ini memang ada sangkut pautnya dengan fisik batuan. Faktor utama dari proses ini adalah dari suhu, tekanan, usaha dan kristalisasi garam. Contohnya

  1. Di gurun sering terjadi cuaca ekstrim yang tidak menentu. Hembusan angin kencang disertai debu dan pasir membuat bebatuan mengalami pelapukan lama kelamaan
  2. Hantaman ombak pada tebing tebing, membuat tebing itu lama lama menjadi berlubang dan bisa juga pecah karena hantaman yang keras terus menerus
  3. Gesekan antara bebatuan dengan tanah juga dapat mengakibatkan pelapukan lama kelamaan karena permukaan yang tidak sesuai

Pelapukan Biologi

Pelapukan biologi ini adalah pelapukan alamnya sendiri sehingga bisa disebut juga pelapukan organik.

Pelapukan ini terjadi karena oganisme atau dari aktivitas lingkungan itu sendiri. Selain dari aktivitas lingkungan, yang dimaksud dengan organisme adalah seperti jamur, hewan, tumbuhan, bahkan manusia. Contohnya :

  1. Adanya lumut dibebatuan yang menempel sehingga batuan itu akan terjadi korosi dan hancur
  2. Batuan yang berlubang dilewati atau di tempati tanaman menjalar atau semacamnya bisa juga membuat terjadinya pelapukan
  3. Dari aktivitas manusia yaitu seperti pertambangan batuan dan kemudian diolah untuk di manfaatkan dan dijual
  4. Dari jamur juga biasanya pada pepohonan tumbang. Kemudian ditumbuhi jamur liar sehingga jamur berkembang biak namun pohon itu semakin lapuk

Demikian penjelasan Pengertian, Jenis, dan Contoh Pelapukan. Semoga bermanfaat dan mengerti apa itu tentang Pelapukan.

Baca Juga : Pengertian dan definisi makronutrien dan mikronutrien pada tanah dan tanaman

Loading…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anti Spam *


Agroteknologi © 2017 Frontier Theme