Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Pengertian, Fungsi, Struktur dan Jenis Daun

Pengertian, Fungsi, Struktur dan Jenis Daun – Daun merupakan salah satu organ dasar penting pada tumbuhan.

Seperti yang kita tahu daun merupakan tempat terjadinya fotosintesis dimana hasil dari fotosintesis tersebut berupa bahan makanan yang akan diedarkan ke seluruh bagian tumbuhan. Berikut kami ulas secara lebih lengkap mengenai Daun.

Pengertian dan Definisi Daun

Daun merupakan bagian dari organ tumbuhan yang tumbuh dari ranting. Warna hijau pada daun berasal dari kandungan klorofil yang berperan dalam seleksi panjang gelombang cahaya pada proses fotosintesis.

Baca Juga : Kandungan dan manfaat Daun Karus (Kaduk)

Meski begitu, daun juga dapat memiliki warna (pigmen) lain seperti kuning (xantofil), jingga (karoten) maupun warna yang bergantung pada derajat keasaman seperti merah, biru dan ungu atau disebut pula dengan istilah antosianin.

Daun merupakan organ terpenting bagi tumbuhan, karena tumbuhan merupakan organisme autotrof yang perlu membuat dan memasok bahan makanannya sendiri dari konversi cahaya matahari ke energi kimia (fotosintesis).

Berikut penjelasan lebih rinci mengenai daun mulai dari fungsi, struktur dan jenisnya.

Fungsi Daun

Selain berfungsi sebagai tempat fotensintesis, daun juga memiliki beberapa fungsi lain yaitu:

  • Sebagai tempat respirasi. Daun memiliki stomata yang bertugas sebagai alat respirasi. Pada tumbuhan tertentu sistem respirasi tumbuhan dibantu oleh lentisel yang berada di batang
  • Sebagai alat reproduksi vegetatif. Reproduksi vegetatif merupakan proses perkembang biakan aseksual (tanpa kawin) dan tanpa campur tangan manusia, contohnya pada tumbuhan cocor bebek.
  • Sebagai tempat berlangsungnya transpirasi. Transpirasi merupakan proses penguapan yang terjadi saat tumbuhan kekurangan maupun kelebihan air. Bagian daun yang berfungsi untuk mengurangi penguapan adalah lapisan kutikula ada pada permukaan daun.
  • Sebagai tempat untuk proses gutasi. Proses gutasi adalah proses pengeluaran air pada tumbuhan. Proses ini biasanya terjadi pada malam hari.

Struktur Daun

Daun dikatakan daun sempurna apabila memenuhi beberapa struktur daun. Struktur pada daun dapat digolongkan menjadi 2 bagian yaitu struktur bagian dalam dan struktur bagian luar.

Struktur bagian luar daun terdiri dari :

  1. Pelepah Daun. Bagian ini menunjukkan jumlah daun pada batang
  2. Tangkai daun (petilous) merupakan penghubung antara pelepah dengan helai daun.
  3. Helai daun (lamina) merupakan bagian terpenting yang menjadi sebagai organ tempat proses fotosintesis terjadi.

Sementara, untuk bagian dalam daun terdiri dari :

  1. Epidermis merupakan lapisan sel yang berada paling luar. Jaringan epidermis memiliki fungsi untuk melindungi jaringan yang berada dibawahnya. Epidermis sendiri dibagi menjadi dua, yaitu epidermis atas dan epidermis bawah.
  2. Jaringan Mesofil. Jaringan Mesofil dibagi menjadi dua. Yang pertama jaringan tiang atau jaringan palisade yang mengandung banyak kloroplas dan berfungsi sebagai dalam proses pembuatan makanan. Bagian kedua dari jaringan mesofil adalah jaringan bunga karang atau jaringan spons, jaringan ini berfungsi untuk menyimpan cadangan makanan.
  3. Pembuluh angkut. Sama halnya dengan pembuluh angkut pada akar dan batang, pembuluh amgkut pada daun juga berupa xilem dan floem yang berhubungan dengan berkas pengangkut bahan makanan beserta distribusinya,
  4. Stomata. Stomata berfungsi sebagai organ respirasi dimana selama proses fotosintesis, stomata mengambil CO2 dan mengeluarkan O2 sebagai hasil fotosintesis. Stomata terletak pada epidermis bawah.

Jenis-jenis Daun

Berdasarkan tulang daunnya, Jenis daun dapat dibagi menjadi empat yaitu:

  1. Menjari (palminervis). Sama seperti namanya, jenis daun ini bentuknya menyerupai jari-jari manusia. Contoh tumbuhan yang memiliki jenis daun menjari adalah pohon singkong, pohon papaya, pohon jarak, pohon labu dan sebagainya.
  2. Menyirip (penninervis). Di namakan menyirip karena jenis daun ini menyerupai sirip ikan dengan sebuah ibu tulang yang memanjang dari pangkal hingga ujung daun. Contoh tumbuhan dengan jenis daun ini adalah pohon jambu, pohon beringin, pohon nangka dan lainnya.
  3. Melengkung (cervinervis). Ciri dari jenis daun melengkung adalah memiliki tulang besar yang melengkung dan menjadi searah dengan ujung daun. Biasanya tumbuhan yang memiliki jenis daun melengkung adalah tumbuhan monokotil atau berbiji tunggal, seperti daun sirih.
  4. Sejajar (rectinervis). Umumnya jenis daun sejajar memiliki satu tulang daun besar yang berada ditengah dan tulang daun lebih kecil yang berada sejajar dengan tulang daun besar. Contoh dari tumbuhan berdaun sejajar adalah tanaman jagung, tebu, bambu dan sejenisnya

Itulah, uraian mengenai daun. mulai dari pengertian, fungsi, struktur hingga jenisnya. Semoga informasi ini dapat menambah wawasan dan memberikan manfaat.

Baca Juga : Manfaat dan Kandungan Daun Bengang Untuk Obat Tradisional

Loading…

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anti Spam *

Agroteknologi © 2017 Frontier Theme