Loading…

Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Pengertian dan Fungsi Dinding Sel pada Tumbuhan

Pengertian dan Fungsi Dinding Sel pada Tumbuhan – Dinding sel merupakan suatu lapisan paling luar yang mengelilingi sel tumbuhan.

Letaknya tepat di luar membran sel dan sedikit lebih tebal dari membran sel. Dinding sel sendiri merupakan lapisan yang hanya dimiliki oleh tumbuhan, jamur, alga, dan juga bakteri, namun tidak dengan sel hewan, hal inilah yang membedakan antara sel tumbuhan dengan sel hewan.

Dinding sel sendiri mempunyai klarakteristik yang kaku dan keras.

Hal inilah yang membuat struktur tumbuhan menjadi keras dan kaku, dan juga dapat berdiri tegak dan kokoh.

Baca Juga : FUNGSI DAN STRUKTUR DINDING SEL PADA TUMBUHAN

Sedangkan sel hewan tidak memiliki dinding sel menyebabkan hewan dapat bergerak lebih bebas dan lentur dibandingkan dengan tumbuhan.

Dinding sel pada tumbuhan berbeda-beda antara satu spesies dengan spesies lainnya.

Dinding sel terbagi menjadi dua jenis, yaitu dinding sel primer dan dinding sel sekunder.

Dinding sel primer adalah dinding sel yang terdapat pada sel tumbuhan yang masih berkembang, sedangkan dinding sel sekunder adalah dinding sel yang terdapat pada sel yang telah dewasa.

Semua tumbuhan yang baru tumbuh pada awalnya hanya akan memiliki dinding sel primer saja.

Seiring dengan perkembangannya ketika sel-sel tersebut bertumbuh dan berubah menjadi matang, maka akan muncul dinding sel primer diluar dinding sel sekunder. Ada tiga lapisan dinding sel, yaitu:

  1. Lamela, yaitu lapisan terluar dari dinding sel yang mengandung pektin yang berfungsi sebagai pelekat antara sel yang satu dengan sel lainnya.
  2. Dinding sel primer, yaitu lapisan tipis diantara lamela dan dinding sel sekunder. Memliki tekstur yang sedikit lebih lentur. Hal ini dikarenakan dinding sel primer biasanya teradpat pada sel tumbuhan yang sedang berkembang. Pada dinding sel primer terdapat zat pektin, hemiselulosa, dan glikoprotein.
  3. Dinding sel sekunder, yaitu dinding sel yang mempunyai tekstur kuat dan kaku. Dinding sel sekunder terdapat pada jaringan tumbuhan yang telah dewasa dan tidak dapat tumbuh lagi. Pada beberapa tanaman dinding sel sekunder berfungsi untuk memperkokoh tumbuhan. Dinding sel sekunder terdiri dari lignin, selulosa, dan hemisleulosa.

Dinding sel terdiri dari glukosa yang bersatu membentuk selulosa.

Kemudian selulosa akan membentuk suatu benang tipis yang mengikat satu sama lain membentuk suatu struktur yang disebut mikrofibril.

Mikrofibril yang menyatu menjadi benang halus yang lebih besar disebut dengan makrofibril.

Untuk menyatukan makrofibril menjadi satu dinding sel yang utuh diperlukan suatu lem pengikat yang terdiri atas pektin dan hemiselulosa.

Setelah dinding sel terbentuk, unutk menjadikannya kaku dan kuat diperlukan suatu zat yang dapat mengubah struktur tersebut, yaitu lignin.

Dinding sel tidak selalu sama, tetapi berbeda-beda sesuai dengan karakteristik spesiesnya, bahkan pada tiap bagiannya dapat berbeda pula.

Pada sel xilem dan sklerenkim, dinding sel cenderung lebih tebal dan kuat, karena berguna sebagai penyokong dan memberikan kekuatan.

Sedangkan pada akar dan ujung batang hanya terdapat dinsing sel primer saja, karena bagian ini masih dalam tahap pertumbuhan dan sel nya masih sering mengalami pembelahan.

Fungsi

Secara garis besar dinding sel pada tumbuhan memiliki fungsi sebagai berikut:

  1. Memberikan struktur dan bentuk pada tumbuhan.
  2. Melindungi sel dari tekanan agar tidak mudah pecah.
  3. Melindungi sel dari infeksi.
  4. Membantu regulasi osmotik.
  5. Membantu mentransfer air, gas, dan zat lainnya yang diperlukan tumbuhan.
  6. Mencegah kehilangan air.
  7. Membantu dalam difusi gas.
  8. Sebagai pemisah antara sel dalam dengan bagian luar.
  9. Mencegah dari gangguan serangga maupun mikroorganisme lainnya.

Baca Juga : Perbedaan dan Persamaan Sel Hewan dan Sel Tumbuhan

Loading…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anti Spam *

Agroteknologi © 2017 Frontier Theme