Pengertian dan Definisi Rhizopus Orizae

Pengertian dan Definisi Rhizopus Orizae – Pada kesempatan kali ini, kita akan mempelajari pengertian dan definisi rhizopus orizae.

Namun selain mempelajari pengertian dan definisinya, kita juga mempelajari #klasifikasi dan morfologi dari rhizopus orizae.

Mari tanpa perlu berlama-lama lagi, langsung saja kita bahas satu per satu.

rhizopus-orizae

Artikel Terkait :

Pengertian dan Definis Rhizopus Orizae

Rhizopus Orizae ialah salah satu jenis jamur yang dimanfaatkan dalam proses pembuatan tempe.

Jamur ini sangatlah aman untuk dikonsumsi manusia, karena tidak menghasilkan toksin dan mampu menghasilkan asam laktat.

Rhizopus orizae dapat menguraikan lemak kompleks, menjadi asam amino dan trigliserida. Selain itu, rhizopus orizae juga mampu menghasilkan protease.

Menurut pendapat Sorenson dan Hesseltine yang diperkenalkan pada tahun 1986, rhizopus orizae dapat hidup dengan baik pada kisaran pH antara 3 – 4,6. Dari hasil penelitian, semakin lama waktu fermentasi yang dilakukan maka pH tempe akan semakin meningkat hingga mencapai pH 8,4.

Dengan demikian, rhizopus orizae akan semakin menurun karena pH terlalu tinggi dan tidak terlalu sesuai dengan pertumbuhannya. Umumnya, rhizopus orizae membutuhkan air untuk menunjang pertumbuhannya.

Akan tetapi, kebutuhannya tidaklah terlalu banyak. Selain pH dan air, rhizopus orizae juga membutuhkan nutrient untuk dapat tumbuh.

Klasifikasi Rhizopus Orizae

Berikut klasifikasi dari rhizopus orizae yang wajib untuk kita ketahui:

  • Kindom: Fungi
  • Divisi : Zygomycota
  • Class : Zygomycetes
  • Ordo : Mucorales
  • Famili : Mucoraceac
  • Genus : Rhizopus
  • Spesies : Rhizopus Orizae

Morfologi Rhizopus Orizae

Menurut pendapat Soetrisno yang diperkenalkan pada tahun 1996, rhizopus orizae merupakan koloni berwarna putih yang secara perlahan akan berubah menjadi abu-abu.

Memiliki stolon halus atau sedikit kasar dan tidak berwarna hingga kuning kecoklat-coklatan.

Memiliki sporangiofora yang tumbuh dari stolon dan mengarah ke udara, baik tunggal atau berupa kelompok. Memiliki rhizoid tumbuh berlawanan dan terletak pada posisi yang sama dengan sporangiofora.

Memiliki sporangia globus atau sub globus dengan dinding duri-duri pendek (berspinulosa) yang berwarna coklat gelap hingga hitam saat sudah masak.

Kolumela berbentuk oval hingga bulat, dengan dinding halus atau sedikit agak kasar. Spora berupa oval, bulat, elips, atau silinder. Suhu terbaik untuk tumbuh berkisar 35 °C, minimal 5 – 7 °C dan maksimal 44 °C.

Sedangkan ciri-ciri umum rhizopus orizae antara lain hifa tidak bersekat, hidup sebagai saprotrof yaitu dengan mengurai senyawa organik, dan bereproduksi dengan cara seksual dan aseksual.

Cara Reproduksi Rhizopus Orizae

Rhizopus orizae bereproduksi dengan dua cara, yaitu secara aseksual dan seksual.

Cara bereproduksi secara aseksual dilakukan dengan menggunakan spora nonomotil yang dihasilkan oleh sporangium, sedangkan reproduksi secara seksual dilakukan dengan konjungsi.

Habitat Hidup Rhizopus Orizae

Umumnya, rhizopus orizae banyak ditemukan hidup di daratan terutama di tanah yang lembab atau sisa organisme yang sudah mati.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anti Spam *

Agroteknologi © 2017 Frontier Theme
    AXA Mandiri Jaminan Kesehatan www.danaxtra.com
  1. Perlindungan Yang Dapat Di Nikamati Seluruh Anggota Keluarga. Cek Di Sini!