Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Pengertian dan Definisi Lengas Tanah

Pengertian dan Definisi Lengas Tanah – Tanah merupakan salah satu media tanam yang umum digunakan untuk pembudidayaan tanaman.

Tanah digunakan oleh tanaman untuk sarana tumbuh kembang karena dapat menyimpan berbagai unsur hara yang dibutuhkan tanaman.

Unsur hara ini dapat berasal dari luar tanah maupun dari dalam tanah itu sendiri, yang tentunya telah melalui proses kimia terlebih dahulu.

tekstur

Tanah juga merupakan hasil pengubahan zat-zat mineral dan organik di permukaan bumi yang terbentuk dengan proses yang sangat panjang dan dipengaruhi oleh banyak faktor.

Tanah terdiri dari banyak komponen seperti bahan organik, mineral, udara dan air. Komponen-komponen tersebut lalu tersusun menjadi satu dan membentuk tubuh tanah.

Sehingga, jumlah susunan komponen yang berbeda, maka akan menghasilkan sifat tanah yang berbeda.

Selain itu sifat-sifat tanah juga dipengaruhi oleh iklim, topografi maupun organisme yang mempengaruhi kesuburan tanah.

Dengan kata lain, tanah terbentuk dengan sifat yang berbeda karena intensitas faktor-faktor pembentukan tanah pada suatu daerah juga berbeda-beda.

Dalam dunia pertanian, pengetahuan tentang kadar lengas di dalam tanah sangat penting. Hal ini dikarenakan melalui keberadaan lengas inilah kemudian penyerapaan unsur hara dan respirasi pada tanaman dapat terjadi.

Dengan pengetahuan akan lengas inilah para petani akan dapat menyediakan tanah yang menjadi media tanam lebih baik.

Tanpa pengetahuan akan lengas di dalam tanah, maka petani akan kesulitan menyediakan mendia tanam yang ideal untuk tanaman budidayanya.

Pengetahuan akan lengas juga dapat menentukan keberhasilan budidaya tanaman oleh para petani. Tidak selalu mengenai teknik pemupukan yang benar, karena pemupukan juga tidak akan berguna tanpa keberadaan lengas di dalam tanah.

Lengas dapat dikatakan sebagai pori-pori tanah yang mengikat air. Pori-pori ini kemudian dapat diisi atau sebagai sarana untuk penyimpanan air dan berbagai unsur hara bermanfaat lainya.

Keberadaan pori juga membuat tanah lebih remah sehingga pergerakan pertumbuhan akar akan lebih baik.

Otomatis kadar lengas pada tanah juga berpengaruh pada kandungan air pada tanah.

Sebagian besar air yang diperlukan oleh tanaman berasal dari tanah yang disimpan pada lengas tanah.

Keberadaan  lengas yang baik dapat membuat kemampuan penyerapan air pada tanah membaik.

Kebutuhan air pada setiap tanaman berbeda-beda tergantung pada jenisnya. Pemahaman lengas ini sangat penting bagi para petani karena melalui pengaturan lengas pada tanah maka serapan hara dan pernafasan akar-akar tanaman dapat terkontrol.

Dengan demikian maka pertumbuhan dan produktivitas tanaman juga dapat terkontrol.

Menurut Notohadiprabowo, 2006, lengas tanah adalah air yang terdapat dalam tanah yang terikat oleh berbagai kakas osmosis, matrik, dan kapiler. Peningkatan permukaan jenis dan kerapatan muatan elektrostatik tanah sejalan dengan peningkatan kakas osmosis, matrik, dan kapiler.

Keberadaan lengas tanah dipengaruhi oleh energi pengikat spesifik yang berhubungan dengan tekanan air, keberadaan gravitasi bumi, dan tekanan osmosis jika tanah dilakukan pemupukan dengan konsentrasi tinggi.

Lengas tanah juga dapat diartikan sebagai kelembaban tanah yaitu air yang terikat secara adsorbtif pada pori-pori tanah.

Sedangkan keberadaan lengas tanah dapat dipengaruhi oleh potensi air, akar tanaman dan juga suhu. Penyerapan air oleh akar tanaman tergantung pada kelembaban tanah atau lengas tanah.

Sedangkan lengas tanah sendiri dapat diklasifikasikan berdasarkan tegangan lengas tanah. Untuk penjelasanya adalah sebagai berikut:

  1. Kapasitas maksimum. Merupakan jumlah air yang dikandung tanah dalam keadaan semua pori terisi penuh.
  2. Kapasitas lapang. Merupakan jumlah air yang dikandung tanah dalam keadaan lapang atau tidak penuh semua.
  3. Titik layu. Merupakan penurunan tingkat kelengasan tanah yang menyebabkan tumbuhan memperlihatkan gejala layu.
  4. Koefisien higroskopik. Merupakan jumlah lengas tanah yang diperoleh dari penyerapan kelembaban oleh partikel permukaan tanah.
  5. Kering angin. Merupakan kadar air tanah yang terbentuk setelah pengaruh angin sampai mencapai keseimbangan dengan kelengasan udara.
  6. Kering Oven. Merupakan kadar air yang terkandung di dalam tanah setelah dikeringkan dengan suhu tinggi.

Baca Artikel Lainnya :

Loading…

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anti Spam *

Agroteknologi © 2017 Frontier Theme