Pengaruh Penggunaan Pestisida Terhadap Tanah

Pengaruh  Penggunaan  Pestisida  Terhadap Tanah – Pestisida merupakan  formula  senyawa  kimia yang digunakan  oleh para petani  untuk membasmi  musuh tanaman. Dengan penggunaan pestisida  maka hasil panen  akan  meningkat.

Dilematika  pestisida bagi umat manusia  secara umum   sifat  pestidida adalah  pelindung manusia dari ancaman, serangga, jamur, gulma dan hewan pengganggu lainnya bagi manusia.

akar ta

Namun disisi lain formula senyawa kandungan pestisida ternyata juga merupakan polutan atau bahkan racun bagi keselamatan kelangsungan ekosistem lingkungan manusia itu sendiri,termasuk  bagi tanah  dan lingkungan hidupnya.

Sebenarnya tujuan pemberian pesisida adalah untuk  kebaikan  petani yakni suatu teknologi kimia yang diharapkan untuk dapat membantu meningkatkan produktivitas tanaman dengan demikian pertanian akan lebih efisien  dan ekonomis.

Namun pestisida dengan intensitas pemakaian yang terlalu  tinggi dan dilakukan secara terus menerus setiap musim tanam akan menyebabkan beberapa kerugian, antara lain pencemaran pada lingkungan pertanian, penurunan produktivitas, keracunan pada hewan, keracunan pada manusia (Prameswari, 2007).

Pemakaian  pestisida  dengan cara yang tepat dan aman  menjadikan   hal   mutlak yang harus dilakukan mengingat pestisida  merupakan  senyawa kimia yang beracun. (Ika, 2007)

Dampak Penggunaan Pestisida pada  Tanah dan Lingkungan

Pestisida menyebabkan   Kesuburan Tanah Berkurang

1). Penggunaan insektisida juga dapat mematikan fauna tanah  sehingga  dapat juga menurunkan kesuburan tanah.

Penggunaan pupuk pestisida  terus menerus dapat menyebabkan tanah menjadi lebih  asam. Sehingga  kesuburan tanah menurun.

2). Kerusakan tanah, lahan yang  disebabkan  karena  merosotnya  struktur tanah, pemadatan tanah atau  erosi, menurunnya kesuburan tanah, keracunan dan pemasaman tanah,  dan polusi tanah.

3). Selain itu pemakain pestisida secara relita  akan berakibat  dampak buruk bagi tanah sekitar. Inilah realita yang perlu dicermati, bahwa  ternyata  tidak semua pestisida mengenai sasaran.

Hanya  berkisar   20 %  yang tepat sasaran  atau  benar benar efektif  sedangkan 80 %  sisanya  justru  jatuh ke tanah.

Gerakan pestisida akan terus  merangsak  dari lahan pertanian  akan  menuju aliran sungai atau danau yang dibawa oleh hujan atau penguapan, atau bahkan  larut pada aliran permukaan lapisan tanah .

Hal lain jika tumpahan pestisida sebagai bahan kimia yang berlebihan pada permukaan tanah maka akan mencemari lingkungan tanah sekitar karena  senyawa kimia racun ini akan  diserap oleh partikel partikel tanah yang  akan  merusak mikro organisme yang berada di tanah tersebut,jika mikro organisma rusak maka  kesuburan tanah akan terganggu.

 Faktor-faktor yang mempengaruhi degradasi tanah atau lahan adalah :

  • pembukaan lahan  atau deforestration  dan penebangan kayu hutan secara berlebihan.
  • penggunaan lahan untuk kawasan peternakan  disebut  terlalu  berlebihan
  • aktivitas pertanian dalam penggunaan pupuk dan pestisida secara berlebihan (Hakim, 2002).

Penggunaan  pestisida di sektor pertanian selain menimbulkan dampak positif bagi petani, ternyata dapat juga menimbulkan dampak negatif.

Dampak positif yang timbul adalah   dapat  melindungi tanaman  dari bahaya hama yang merusak, sehingga dapat membantu petani meningkatkan produktivitasnya serta  membuat lebih efisien, dan ekonomis.

Selain itu  sebagai  dampak negative yang ditimbulkan  yakni berupa  kerusakan pada lingkungan serta  terjadinya  ketidakseimbangan ekosistem   dan paling fatal jika sampai  dapat  menimbulkan keracunan bagi manusia yang berujung pada kematian .

Sehingga  sangat  dibutuhkan sikap bijaksana dari para petani agar bisa lebih berpikir tentang dampak negative dari penggunaan pestisida.

Terlebih dengan bukti kajian yang menjelaskan bahanya pestisida tidak sebanding  dengan  segi kemanfaatannya.

Baca Artikel Lainnya :

Maka sikap bijak yang diperlukan  ialah kemauan  merubah kebiasaan lama  menggunakan pestisida  anorganik  terbuat dari senyawa kimia yang mematikan kepada cara baru berupa  pemilihan pestisida organik yang lebih aman bagi lingkungan.

1 Comment

Add a Comment
  1. sepertinya pestisida kimia masih menjadi primadona dimata petani, karena hasilnya cepat dan terlihat. Beda dengan pestisida hayati maupun nabati yang reaksinya lama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anti Spam *

Agroteknologi © 2017 Frontier Theme
    aplikasi bandarq
  1. aplikasi bandarq
  2. bandar kiu kiu
  3. bandar kiu kiu