Siapakah yang layak memimpin DKI Jakarta 2017-2022?

View Results

Loading ... Loading ...

Panduan Lengkap Cara Budidaya Kelengkeng Manis Sebagai Peluang Bisnis

Apakah anda adalah salah seorang penggemar buah segar yang berasa sangat manis dan dikenal dengan nama kelengkeng manis ?

Tanaman buah ini sejak dulu sudah banyak yang mengembangkannya secara komersil sebagai objek bisnis UKM dan biasanya dilakukan dengan cara masal dalam budidaya buah – buahan favorit.

Buah kelengkeng manis merupakan buah yang paling dikagumi dan sekaligus salah satu jenis buah yang bernilai jula tidak terlalu mahal dan tidak terlalu murah karena banyak diburu oleh masyarakat luas terutama para ibu – ibu rumah tangga.

infiltrasi

Meskipun tanaman lengkeng manis sudah banyak dibudidayakan oleh petani pemula hingga profesional, tetapi peluang bisnis budidaya kelengkeng manis hingga saat ini masih terbuka lebar untuk ditekuni oleh siapa saja yang berminat.

Nah, di bawah ini kami berikan 6 panduan lengkap tentang syarat tumbuh tanaman kelengkeng manis yang perlu anda perhatikan agar berhasil membudidayakan bibit tanaman kelengkeng manis sebagai peluang bisnis dalam skala kecil hingga komersil :

1). Lengkeng manis menghendaki kondisi tanah yang gembur, dengan lapisan tanah yang tebal dan mampu mengikat air dengan baik.

2). Jenis tanah yang bagus untuk dimanfaatkan dan sesuai untuk pertumbuhan pohon lengkeng manis antara lain jenis andosol, vertisol, latosol, atau tanah laterit.

3). Tanaman lengkeng menghendaki pH tanah sekitar 5,5 – 6,5.

4). Curah hujan yang dikehendaki kisaran 2500 – 3000 mm per tahun dengan penyebaran merata di sepanjang tahun.

5). Selain itu, tanaman lengkeng manis membutuhkan sinar matahari penuh.

6). Suhu optimum untuk pertumbuhan lengkeng manis berkisar antara 20 – 33oC dengan kelembaban udara relatif tinggi sekitar 65 – 90%.

Mengenal Varietas Klengkeng Manis

Dibeberapa dataran tinggi, banyak dijumpai varietas lengkeng manis yang dikembangkan secara komersil sebagai salah satu objek budidaya petani buah yang rata – rata selalu berhasil panen besar tiap tahunnya, adalah : lengkeng manis Kopyor dan lengkeng manis Batu, sedangkan di dataran rendah banyak dikembangkan tanaman lengkeng manis dari jenis Pingpong, Diamond River dan Itoh.

Kelebihan dari masing – masing varietas tersebut adalah daya adaptasi yang luas dan memiliki umur yang genjah, dari cangkokan atau sambung pucuk bisa berbuah sekitar usia 8 – 12 bulan sedangkan dari biji dapat berbuah ketika pohon lengkeng manis memasuki umur 2 – 3 tahun.

Teknik Penanaman Klengkeng Manis

Penanaman. Penanaman lengkeng manis dilakukan menjelang musim hujan. Lubang tanam yang dibutuhkan dibuat dengan ukuran 60x60x60 cm atau 100x100x60 cm, tergantung dari besar kecilnya bibit yang akan anda tanam. Berilah jarak tanam minimal 6×6 m.

Pemupukan. Pupuk buatan yang bagus diberikan adalah sebanyak l00 – 300 g urea, 300 – 800 g TSP ( 400 – 1000 kg SP – 36), dan l00 – 300 g KCl untuk masing – masing tanaman.

Pupuk diberikan sebanyak tiga kali dalam selang tiga bulan. Setelah panen buah tiba, pemberian pupuk dilakukan sekali saja sebanyak 300 g urea, 800 g TSP, dan 300 g KCl per pohonnya.

Di samping itu, anda bisa menambahkan POC NASA, HORMONIK, SUPERNASA, dan POWER NUTRITION. Campurkan terlebih dahulu POC NASA, HORMONIK, dan SUPERNASA dalam satu wadah / ember besar berisi 15 – 20 liter air bersih, lalu ambil satu tutup botol pupuk cair dan campurkan pupuk di dalamnya.

Untuk POWER NUTRITION digunakan saat tanaman sudah mulai berbuah / berbunga untuk pertama kalinya.

Penyiraman. Saat bibit baru ditanam, tanaman lengkeng manis membutuhkan penyiraman yang teratur yaitu sebanyak 2 kali sehari.

Selanjutnya penyiraman dapat anda lakukan dengan melihat kondisi tanaman dan lingkungan pertanaman.

Pemangkasan. Pelaksanaan pemangkasan dimulai ketika tanaman lengkeng manis masih muda dan pokok batang baru hanya mencapai ketinggian 160 – 225 cm.

Pemangkasan dilakukan pada batang utama yang sudah mencapai ketinggian 150 – 175 cm dari permukaan tanah dan lakukanlah pada awal musim hujan.

Pada awal musim hujan selanjutnya, cabang sebelumnya yang terpilih untuk dipangkas, pangkas lagi hingga tersisa 30 – 40 cm, atau kira – kira 2/3 panjang cabang utama. Pelaksanaan pemangkasan dilakukan tiga kali.

Pada saat pemangkasan ketiga, biarkan dua cabang utama tetap utuh untuk tumbuh.

Pada umumnya dikenal 2 jenis pemangkasan yaitu pangkas pemeliharaan dan pangkas peremajaan.

Pangkas pemeliharaan merupakan pemangkasan tanaman lengkeng manis yang belum berbuah dan biasa dilakukan pada awal musim hujan.

Dua minggu sebelum melakukan pemangkasan, biasanya para petani melakukan pemupukan agar pertumbuhan tanaman sehat.

Bagian yang dipangkas adalah cabang – cabang air yang tumbuh liar, rusak atau sakit, tumbuh bersinggungan dengan cabang lain, tumbuh membalik ke arah dalam, dan tumbuh ke arah bawah.

Pangkas peremajaan merupakan pemangkasan yang dilakukan pada tanaman yang berusia tua dimana cabang atau rantingnya kurang subur, tidak segar, dan produksinya menurun.

Pemangkasan peremajaan biasa dilakukan pada awal musim hujan dan dua minggu sebelumnya tetap dilakukan pemupukan.

Pemangkasan jenis ini dilakukan hingga pada ujung cabang sekunder. Pemangkasan dilakukan sekali saja karena jika lebih maka berpengaruh buruk terhadap pembuahan yaitu hasilnya menurun.

Musim panen

Musim panen lengkeng pada umumnya dilakukan pada bulan Januari – Februari dengan produksi sekitar 300 – 600 kg per pohon.

Lengkeng manis termasuk buah – buahan non – klimakterik dan harus dipanen matang di pohon karena jenis buah ini tidak bisa diperam.

Baca Artikel Lainnya :

Pemanenan dilakukan dengan cara memakai alat pemotong tangkai seperti gunting atau pisau. Tanda – tanda buah matang adalah warna kulit buah menjadi coklat gelap, halus, licin dan mengeluarkan aroma manis.

Demikian info singkat dari kami, semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anti Spam *

Agroteknologi © 2015 Frontier Theme