Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Morfologi dan Klasifikasi Bunga Kantil

Morfologi dan Klasifikasi Bunga Kantil – Bunga kantil merupakan nama lain dari bunga cempaka putih.

Pohon cempaka putih sendiri di Indonesia sering dianggap pohon mistik karena selain banyak ditemukan di tempat-tempat keramat seperti kuil, tempat peribadatan, dan makam, pohon cempaka putih juga mempunyai bau harum yang menyengat sehingga banyak diasumsikan sebagai pohon yang ditinggali oleh mahluk halus.

Meskipun demikian, bunga cempaka putih atau bunga kantil ternyata memiliki banyak manfaat untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit.

Baca Juga : Perbedaan Bunga Kantil dan Cempaka

Sayangnya, banyak juga yang tidak tahu klasifikasi maupun morfologi dari bunga ini.

Oleh sebab itu, di bawah ini akan dijelaskan lebih lanjut mengenai dua hal tersebut.

Klasifikasi pohon cempaka putih atau kantil

Pohon cempaka putih masuk ke dalam kingdom plantae karena termasuk jenis tumbuhan, sedangkan untuk divisinya yaitu angiospermae, dengan sub divisi magnoliosida.

Ordo pohon cempaka putih sendiri yaitu ordo magnoliales, famili magnoliaceae, genus magnolia, dan terakhir pohon ini masuk ke dalam spesies magnolia atau alba.

Oleh sebab itu pohon cempaka putih memiliki nama latin atau ilmiah Michelia x alba.

Tanaman ini merupakan hasil persilangan antara tanaman Michelia champaca L dengan tanaman Michelia montana, yang mana kedua tanaman tersebut juga termasuk pohon cempaka, hanya saja memiliki bunga yang berbeda warna.

Morfologi bunga kantil

  1. Daun tenda bunga

Daun tenda bunga kantil atau yang menjadi penyangga dasar dari bunga kantil berwarna hijau dan memiliki jumlah 6 atau lebih.

Daun tenda ini sangat jelas karena lumayan besar jika dibandingkan dengan daun penyangga bunga-bunga pada umumnya.

Biasanya, beberapa daun tenda bunga kantil memiliki tampilan yang termodifikasi hingga tampak seperti daun kelopak bunga.

  1. Benang sari

Jumlah benang sari yang ada pada bunga kantil sangat banyak.

Jenis serbuk sari dari bunga ini sendiri yaitu monosulkat, dengan tangkai sarinya berbentuk pendek tetapi tebal.

Letak dari benang sari bunga kantil pun sama dengan bunga-bunga lainnya, yaitu persis di tengah-tengah bunga.

  1. Bakal buah

Bunga cempaka putih memiliki bakal buah yang terlihat pada reseptakulum yang berbentuk memanjang dan seringkali menumpang pada plasentasi lateral.

Bakal buah dari bunga kantil juga berjumlah banyak.

  1. Bakal biji

Selain bakal buah, di dalam bunga kantil juga terdapat bakal biji. Jumlah bakal biji bunga kantil sendiri jauh lebih banyak dari bakal buah, karena pada setiap bakal buah, akan ada dua atau lebih bakal biji.

  1. Aroma bunga

Ciri khas yang paling utama dari bunga kantil atau bunga cempaka putih adalah keharumannya.

Bunga ini memiliki wangi harum yang khas sehingga banyak digunakan sebagai bahan pewangi atau campuran parfurm.

Bahkan, wangi bunga cempaka putih telah digunakan oleh perusahaan parfurm terkenal asal Perancis, yaitu Joy.

  1. Kelenjar madu

Bunga kantil tidak memiliki kelenjar madu. Oleh sebab itu, tidak ada lebah atau serangga pengisap madu yang mendatangi bunga ini.

  1. Mahkota bunga

Mahkota bunga kantil berjumlah ganjil, biasanya ada lima hingga tujuh setiap bunganya.

Dan sesuai namanya, warna mahkota bunga kantil atu cempaka putih juga berwarna putih susu.

Itulah penjelasan lengkap mengenai klasifikasi dan morfologi dari bunga kantil.

Meskipun sering dianggap sebagai bunga yang mistis dan menjadi tempat tinggal hantu, bunga cempaka putih sangat cantik dan cocok ditanam di halaman rumah sebagai penghias rumah Anda.

Baca Juga : Kandungan dan Manfaat Bunga Cempaka

Loading…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anti Spam *

Agroteknologi © 2017 Frontier Theme