Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Yodium

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Yodium – Pernahkah anda mengalami luka bakar dan melakukan pengobatan dengan menggunakan tanaman Yodium?

Jika belum pernah, perlu anda ketahui bahwa tanaman Yodium berkhasiat untuk digunakan sebagai obat mengatasi luka (pendarahan bagian luar) yang diakibatkan benda tajam maupun luka bakar.

Cara penggunaan tanaman ini juga cukup mudah yaitu dengan mengoleskan getahnya pada bagian tubuh yang terluka.

Baca Juga : Cara Budidaya dan Merawat Pohon TIN

Tanaman ini memiliki beberapa julukan, di daerah Jawa beberapa orang menyebut tanaman ini dengan “Jarak Cina” atau “Jarak Tintir”, sedangkan di ternate beberapa orang menyebutnya dengan “Balacai Batai”.

Berikut adalah klasifikasi dari tanaman Yodium :

  • Kingdom : Plantae
  • Sub kingdom : Viridiplantae
  • Super divisi : Embryopyta
  • Divisi : Tracheaophyta
  • Sub divisi : Spermatophtina
  • Kelas : Magnoliopsida
  • Ordo : Malpighiales
  • Famili : Euphorbiaceae
  • Genus : Jatropha
  • Spesies : Jatropha multifida L

Morfologi dari tanaman Yodium dibedakan berdasarkan akar, batang, daun, bunga dan biji.

Morfologi akar Yodium

Memiliki sistem perakaran tunggang dengan kedalaman akar sekitar 1-2 cm didalam permukaan tanah. Tanaman Yodium ini dapat bertumbuh hingga kira-kira 2 meter.

Morfologi batang Yodium

Memiliki bentuk batang bulat yang memanjang serta keras, berkayu. Pada pangkal batang membesar dan hampir seluruh bagian tanaman ini memiliki getah. Batang ini berwarna kehijauan muda hingga hijau tua, batang ini diperkiraan memiliki panjang mencapai 2 – 5 meter bahkan lebih.

Morfologi daun Yodium

Memiliki daun tunggal dengan bentuk persegi memanjang berbentuk seperti hati dan memiliki warna hijau muda.

Daun ini biasanya terletak di bagian pangkal batang dan juga batang lainnya.

Daun ini juga memiliki panjang 15 -20 cm dan dengan lebar 2,5 -4 cm yang terdapat pertulangan daun yang menjari dan juga memiliki bagian tepi yang rata.

Daun yang menjari ini juga digunakan untuk fotosintesis pada tanaman klorofil tersebut, yang akan membantu membuat cadangan makanan sendiri agar tetap tumbuh dan berkembang.

Morfologi bunga Yodium

Memiliki bunga yang tergolong majemuk dengan memiliki bentuk malai, bunga ini memilikii tangkai yang akan muncul pada bagian pangkal ujung cabang tanaman.

Panjang tangkai ini biasanya mencapai 1,5 – 2 cm dengan warna kehijauan muda hingga tua.

Bunga tanaman ini memiliki benang sari dengan jumlah delapan dan kepala sari berbentuk kapak kuda dilengkapi dengan putik bunga yang berjumlah tiga dengan ukuran pendek.

Morfologi biji Yodium

Memiliki biji yang berbentuk bulat oval dengan ukuran diameter 2-4 cm bahkan lebih dan berwarna keputihan hingga berwarna kecoklatan.

Biji ini biasanya dapat diperbanyak dengan baik dalam pengembangan maupun untuk budidaya tanaman Yodium.

Baca Juga : Bakteri Gram Positif dan Bakteri Gram Negatif

Loading…

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anti Spam *

Agroteknologi © 2017 Frontier Theme