Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Sawi Pakcoy

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Sawi Pakcoy – Bagi penggemar sayuran, khususnya ibu rumah tangga, pasti sudah tidak asing lagi dengan sayuran sawi pakcoy.

Namanya yang unik membuat banyak orang mudah mengingatnya.

Akan tetapi, bagi orang awam yang baru belajar memasak, cukup sulit membedakan sawi biasa dengan sawi pakcoy karena bentuk dan warnanya yang hampir mirip.

Oleh sebab itu, penting untuk mengetahui morfologi dan klasifikasi lengkap mengenai jenis sayuran sawi pakcoy ini agar gampang untuk membedakannya dengan jenis sayuran lain.

Baca Juga : Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Sawi

Di bawah ini akan diuraikan secara lengkap mengenai klasifikasi dan morfologi sawi pakcoy tersebut.

Klasifikasi lengkap tanaman sawi pakcoy

Sawi pakcoy sama dengan jenis sayuran lain, yaitu berasal dari kingdom Plantae, atau kingdom untuk segala jenis tanaman.

Sawi pakcoy masuk ke dalam divisi Spermatophyta, dan kelas Dicotyledonae karena hanya memiliki biji berkeping satu.

Oleh sebab itu tanaman sawi pakcoy juga dapat disebut dengan tanaman dikotil.

Selanjutnya, tanaman sawi pakcoy juga diklasifikasikan ke dalam ordo Rhoeadales, dan famili Brassicaceae. Dengan genusnya Brassica.

Itu juga yang kemudian memberi tanaman sawi pakcoy nama ilmiah yang cantik, yakni Brassica rapa L.

Jika ditulis dengan urutan lebih rinci, maka berikut daftarnya:

  • Kingdom : Plantae
  • Divisi : Spermatophyta
  • Kelas : Dicotyledonae
  • Ordo : Rhoeadales
  • Famili : Brassicaceae
  • Genus : Brassica
  • Spesies : Brassica rapa L

Morfologi Tanaman sawi pakcoy

Tampilan luar sawi pakcoy sebenarnya hampir sama dengan sawi biasa, namun tetap ada sedikit perbedaan yang dapat ditemukan.

Daun pada tanaman sawi pakcoy memiliki tangkai dan berbentuk oval.

Warna daun tanaman ini jika sudah matang dan siap untuk dipanen akan berubah menjadi hijau tua dari yang sebelumnya masih berwarna hijau muda.

Namun, ada juga sawi pakcoy yang memiliki daun hijau pucat dan ungu, yang merupakan perbedaan morfologi karena pengaruh beberapa faktor.

Warna daun tanaman sawi pakcoy tersebut juga mengkilat dan tidak membentuk kepala atau menggulung.

Tanaman sawi pakcoy juga tumbuh cenderung agak tegak atau hampir mendatar, jika dilihat dari samping maka tumbuh daun tanaman yang masuk ke dalam jenis sayur mayur ini akan tampak miring.

Daun-daun tanaman pakcoy tersusun membentuk spiral yang rapat dan rapih.

Daun-daun tersebut langsung melekat pada batang tanaman sawi pakcoy yang ada di dalam tanah.

Selain daunnya, ciri khas tanaman sawi pakcoy juga dapat dilihat dari bagian tangkai daunnya.

Tangkai daun tanaman sawi pakcoy ini memiliki warna putih, namun beberapa juga ada yang berwarna hijau muda atau pucat.

Tak hanya itu saja, tangkai daunnya pun berukuran cukup besar atau gemuk seperti memiliki daging.

Hal ini yang membedakan sawi pakcoy dengan jenis sayuran lain yang seringkali memiliki tangkai daun kurus.

Tanaman sawi pakcoy juga memiliki bunga di bagian tengahnya, bunga tanaman ini berwarna kuning cerah.

Dalam keadaan normal, tanaman sawi pakcoy akan tumbuh hingga berukuran 15 – 30 cm.

Tanaman ini sendiri tidak memerlukan perlakuan khusus saat masa penanaman karena tanaman sawi pakcoy dapat tumbuh di tempat bersuhu rendah maupun tinggi.

Hanya saja, dari hasil panennya, dapat dilihat bahwa tanaman sawi pakcoy yang tumbuh di dataran tinggi dengan suhu yang lebih rendah akan menghasilkan sawi pakcoy yang lebih baik.

Itulah penjelasan lengkap mengenai klasifikasi serta morfologi dari tanaman sawi pakcoy yang semoga bisa membantu Anda untuk mengidentifikasi sayuran tersebut.

Baca Juga : Cara Budidaya Sawi Secara Hidroponik

Loading…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anti Spam *

Agroteknologi © 2017 Frontier Theme
    digital marketing
  1. Digital agency yang menerapkan harga transparan. Dapatkan penawaran terbaru kami
  2. wallpaper stiker 3d
  3. Berbagai Perlengkapan Dapur Bisa Kamu Dapatkan di Tokopedia. Beli Sekarang!