Loading…

Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Jati

Klasifikasi dan Morfologi tanaman Jati – Adapun klasifikasi dari tanaman jati adalah sebagai berikut :

Kingdom          : Plantae

Divisi               : Magnoliophyta

Kelas               : Magnoliopsida

Ordo                : Lamiales

Famili              : Lamiaceae

Genus             : Tectona

Spesies           : Tectona grandis L.F

Morfologi Tanaman Jati

Pohon Jati dikenal dunia dalam bahasa inggris dengan nama teak. Nama ini berasal dari kata “thekku” yang diambil dari bahasa malayalam, yang merupakan bahasa di negara bagian kerala yang ada di india selatan.

Pohon Jati merupakan salah satu jenis pohon penghasil kayu yang memiliki kualitas yang tinggi.

Secara umum, ciri-ciri dari pohon ini memiliki ukuran yang besar, berbatang lurus, dan mampu tumbuh dengan tinggi yang mencapai 30-40 m.

Ukuran daun yang besar, namun akan gugur atau rontok pada musim kemarau.

Pohon Jati juga mampu tumbuh di tempat dengan curah hujan 1.500 – 2.000 mm/tahun dengan suhu 27 – 36°C baik di dataran rendah maupun di dataran tinggi.

Lokasi yang sangat baik bagi perkembangan tanaman jati yaitu tanah dengan pH antara 4.5 – 7 serta tidak digenangi oleh air.

  • Daun

Tanaman jati memiliki daun yang berbentuk opposite yaitu menyerupai bentuk jantung membulat dengan ujung meruncing.

Dan jati memiliki ukuran panjang sekitar 20-50 cm dan lebar 15-40 cm, dengan permukaan yang berbulu.

Daun muda atau yang disebut juga petiola pada tanaman jati ini berwarna hijau kecoklatan, sedangkan daun tua berwarna hijau tua keabu-abuan.

  • Batang

Pada saat kondisi yang baik dan mendukung, tinggi batang jati dapat mencapai 30-40 meter.

Pada daerah yang kering, pertumbuhan menjadi terhambat, cabang lebih banyak, melebar dan membentuk semak.

Pada daerah yang mendukung, batang bebas cabang dengan tinggi 15-20 m atau lebih, dan minim percabangan serta berdaun rimbun. Pohon jati yang berusia tua sering beralur dan berbanir.

Kulit batang tebal, umumnya berwarna abu-abu atau coklat muda ke abu-abuan.

  • Bunga dan Buah

Masa berbunga dan berbuah pohon jati antara bulan Juni-Agustus di setiap tahunnya.

Bunganya memiliki ukuran yang kecil dengan diameter 6-8 mm, berwarna keputih-putihan dan berkelamin ganda terdiri dari benangsari (bunga jantan) dan putik (bunga betina) yang terangkai dalam sebuah tandan besar.

Bunga jati bersifat majemuk yang terbentuk dalam malai bunga atau yang disebut juga inflorence dan tumbuh pada terminal di ujung atau tepi cabang.

Sedangkan buahnya keras, terbungkus kulit berdaging, lunak tidak merata termasuk tipe buah batu.

Ukuran buah bervariasi antara 5-20 mm, umumnya sekitar 11-17 mm. Struktur buah terdiri dari kulit luar tipis yang terbentuk dari kelopak, lapisan tengah (mesokrap) tebal seperti gabus, bagian dalamnya (endokrap) keras dan terbagi menjadi 4 ruang biji.

Jumlah buah per kilogram bervariasi sekitar 1.100-3500 butir, rata-rata 2000 buah per kg. Benihnya berbentuk oval, dengan ukuran kira-kira 6×4 mm.

Benih jati jarang dijumpai dalam keempat ruang berisi benih seluruhnya, pada umumnya hanya berisi 1-2 benih saja. Bahkan, seringkali hanya 1 benih yang mampu tumbuh jadi anakan.

  • Akar

Pohon Jati memiliki 2 jenis akar, yakni akar tunggang dan serabut. Akar tunggang merupakan akar yang tumbuh lurus ke bawah dan berukuran besar.

Fungsi utama akar tunggang ini adalah untuk menegakkan pohon agar tidak mudah roboh.

Sedangkan akar serabut merupakan akar yang tumbuh bercabang kesamping untuk mencari air dan unsur hara dalam tanah.

Untuk membedakan bibit jati yang berasal dari stek pucuk atau yang melalui pembiakan generatif (biji) dapat dibedakan terutama dari bentuk akarnya.

Misalnya bibit jati solomon stek pucuk mempunyai akar yang menyamping seperti cakar.

Sedangkan bibit selain stek pucuk dapat dijumpai akarnya menghujam ke bawah.

Baca Juga : Pengertian dan Definisi hutan jati dan manfaatnya

Loading…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anti Spam *

Agroteknologi © 2017 Frontier Theme