Mau Punya Penghasilan 250ribu/Minggu Klik DISINI

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Jamur Kuping

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Jamur Kuping – Tanaman Jamur Kuping bukan hanya diketahui dunia namun juga telah begitu dikenal luas di Indonesia.

Hal tersebut tidak lepas karena penyebaran Jamur Kuping yang begitu luas di berbagai daerah di Indonesia.

Sehingga tidak heran apabila Jamur Kuping memiliki banyak sebutan tergantung daerah penyebarannya.

jamur-kuping

Baca Juga :

Berikut ini beberapa nama dari Jamur Kuping sesuai dengan daerahnya:

  • Jamur Supa Lember

Jamur Kuping dengan sebutan ini berasal dari Jawa Barat atau lebih tepatnya tanah Sunda.

  • Jamur Kuping Lowo

Kuping Lowo adalah nama lain dari Jamur Kuping yang seringkali digunakan oleh orang-orang di Jawa Tengah.

Dimana Kuping Lowo sendiri artinya adalah Telinga Kelelawar. Hal tersebut tidak lepas karena bentuk Jamur Kuping yang sekilas memang menyerupai telinga hewan bersayap tersebut.

  • Jamur Kuping Tikus

Untuk sebutan ini biasanya tersebar lebih luas di berbagai daerah di Indonesia.

Namun untuk lebih mengetahui tentang Jamur Kuping tentunya harus diketahui terlebih dahulu klasifikasi dan Morfologinya. Untuk itulah berikut ini akan dijelaskan Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Jamur Kuping:

Klasifikasi Tanaman Jamur Kuping

  • Kingdom dari Tanaman Jamur Kuping adalah Fungi
  • Filum dari Tanaman Jamur Kuping adalah Basidiomycota
  • Kelas dari Tanaman Jamur Kuping adalah Basidiomycetes
  • Ordo dari Tanaman Jamur Kuping adalah Auriculariales
  • Famili dari Tanaman Jamur Kuping adalah Auricularaceae
  • Genus dari Tanaman Jamur Kuping adalah Aurivularia
  • Spesies dari Tanaman Jamur Kuping adalah Auricularia auricular-judae

Berikut adalah Klasifikasi Tanaman Jamur Kuping sedangkan untuk Morfologinya akan dijelaskan seperti dibawah ini:

Morfologi Tanaman Jamur Kuping

  • Warna Jamur Kuping

Untuk warna Jamur Kuping sendiri memiliki warna yang hampir serupa untuk tiap Jamur Kupingnya.

Dimana warna yang selalu mendominasi adalah warna coklat yang pekat maupun coklat kemerahan.

Untuk bentuk sendiri, seperti yang sudah dijelaskan diatas bahwa Jamur Kuping memang memiliki bentuk seperti telinga manusia.

Sehingga namanya dari jamur tersebut menyerupai salah satu anggota tubuh dari manusia tersebut.

  • Tekstur Jamur Kuping

Layaknya jenis jamur lainnya, teksur yang dimiliki oleh Jamur Kuping juga lembut dan kenyal. Namun khusus untuk Jamur Kuping, kekenyalan tersebut memang lebih terasa.

Hal tersebut tidak lepas karena Jamur Kuping tumbuh di tempat yang lembab dan juga berada di pohon yang mati maupun basa. Sehingga hal tersebut mempengaruhi tekstur dari Jamur Kuping sendiri.

  • Tubuh Jamur Kuping

Jamur Kuping yang baik biasanya memiliki tubuh yang sempurna. Dimana tubuh tersebut terdiri dari tudung, gelatin hingga pori-pori.

Untuk tudung sendiri, biasanya memiliki diameter yang cukup berbeda-beda. Mulai dari ukuran 5, 10 hingga 20 cm. Semua tergantung dari ukuran Jamur Kuping itu sendiri.

Dengan pertumbuhan yang saling tumpah tindih. Hal tersebut tidak lakukan agar tidak mudah membusuk.

Sedangkan gelatin untuk Jamur Kuping yang melekat antara subtract dengan tubuh buahnya langsung. Untuk pori-pori biasanya terletak di bawah Tudung dari Jamur Kuping.

  • Miselum Jamur Kuping

Tiap Jamur tentunya memiliki miselum. Hal yang sama juga terjadi pada Tanaman Jamur Kuping. Dimana miselum pada Jamur Kuping dibagi menjadi dua:

  1. Miselum Primer

Yaitu miselum yang hanya mempunyai inti sel berjumlah satu saja.

  1. Miselum Sekunder

Berbalik dengan Miselum Primer maka Miselum Sekunder adalah inti sel yang berjumlah lebih dari satu atau biasanya hanya berjumlah dua.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anti Spam *

Agroteknologi © 2015 Frontier Theme