BISNIS ONLINE GRATIS HASIL MELIMPAH KLIK DISINI

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Buah Naga

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Buah Naga – Buah  naga atau biasa kita sebut dragon fruit merupakan tanaman holtikultura yang mulai dibudidayakan di Indonesia.

Tanaman yang memiliki buah dengan warna merah menyala dan bersisik hijau ini, masih satu kelompok dengan jenis kaktus.

Buah ini berasal dari Meksiko, Amerika Tengah, dan Amerika Selatan. Dan tanaman buah naga akan tumbuh subur dengan suhu maksimum 38-40 derajat celcius.

klasifikasi-buah-naga

Baca Juga :

Dan tentu saja buah naga memiliki bentuk yang unik dan cukup menarik jika dipandang.

Adapun klasifikasi buah naga adalah sebagai berikut :

  • Divisi : Spermatophyta
  • Subdivisi : Angiospermae
  • Kelas : Dicotyledonae
  • Ordo : Cactales
  • Famili : Cactaceae
  • Subfamili : Hylocereanea
  • Genus : Hylocereus
  • Spesies : Hylocereus undatus (berdaging putih), Hylocereus costaricensis (berdaging merah

Selain itu, terdapat empat jenis buah naga yang telah dibudidayakan, yaitu :

  1. Buah naga berdaging putih

Buah ini lebih dikenal dengan nama white pitaya yang merupakan buah naga dengan kulit berwarna merah dan daging berwarna putih.

Di dalam buah terdapat biji dengan jumlah yang banyak dan berwarna hitam. Rata-rata berat buah pada jenis ini berkisar antara 400-500 gram.

  1. Buah naga berdaging merah

Buah naga yang satu ini lebih banyak dikembangkan di Cina dan Australia. Jenis yang satu ini memiliki kulit berwarna merah serta daging buah berwarna merah keunguan.

  1. Buah naga berdaging super merah

Sepintas buah naga jenis ini mirip dengan jenis yang kedua. Perbedaannya hanya di warna daging yang lebih merah.

Dan buah ini rasanya manis karena memiliki kandungan kemanisan mencapai 13-15 briks.  Selain itu, jenis buah naga ini lebih menyukai daerah yang panas dengan ketinggian yang rendah.

  1. Buah naga kulit kuning daging putih

Jenis ini sangat berbeda dengan ketiga jenis diatas. Buah naga ini memiliki kulit buah berwarna kuning dan tidak memiliki sisik.

Soal rasa, jenis ini jauh lebih manis dibanding jenis lainnya karena kandungan  kemanisan yang dimilikinya mencapai 15-18 briks.

Selanjutnya, kita masuk di morfologi tanaman buah naga. Secara morfologi, tanaman buah naga termasuk tanaman yang tidak lengkap.

Dikarenakan tanaman ini tidak memiliki daun. Tanaman ini menggunakan duri di sepanjang batang dan cabangnya untuk beradaptasi dengan lingkungan gurun.

Meskipun akar yang di dalam tanah dicabut, tanaman ini masih bisa bertahan hidup dengan akar yang tumbuh di batangnya. Berikut morfologi tanaman buah naga.

  • Dilihat dari akar

Perakaran yang dimiliki tanaman buah naga bersifat epifit yaitu menempel atau merambat pada tanaman lain.

Bentuk akarnyanya sendiri adalah akar serabut yang terdapat pada pangkal batang.

Tanaman ini memiliki panjang antara 20-30 cm. Namun, jika menjelang musim panen, akarnya akan memanjang mencapai kedalaman 50-60 cm. Selain itu, akar tanaman ini tahan kekeringan dan tidak tahan dengan air genangan.

  • Dilihat dari batang dan cabang

Tidak seperti tumbuhan lain, bentuk penampang melintang batang tanaman buah naga ini berbentuk segitiga dengan warna hijau tua.

Batangnya pun memiliki duri-duri yang merupakan ciri utama yang dimiliki famili kaktus.

Selain itu, batang tanaman buah naga mengandur air dalam bentuk lendir yang berlapiskan lilin. Dan pada batangnya tumbuh banyak cabang yang berfungsi sebagai daun dalam proses asimilasi.

  • Dilihat dari bunga

Bunga tanaman buah naga terletak pada sulur batang. Dengan bentuk seperti terompet dan berwarna putih dengan panjang sekitar 30 cm.

Bunganya akan memulai mekar pada sore hari, dan pada malam hari akan mekar dengan sempurna.

Setelah mekar sempurna, mahkota bunga bagian dalam berwarna putih yang didalamnya terdapat benang sari. Benang sari inilah yang mengeluarkan bau wangi.

Aroma wangi inilah yang digunakan sebagai oancingan hewan-hewan untuk membantu proses penyerbukan bunga tanaman buah naga.

  • Dilihat dari buah

Buah naga memilik bentuk bulat lonjong, namun memiliki sirip. Buah ini tergolong dalam buah batu yang berdaging dan bearir. Warna kulitnya beragam yaitu merah menyala, merah gelap, serta kuning.

Ketebalan kulit buah berkisar antara 3-4 mm yang dikelilingi oleh jumbai-jumbai yang menyerupai sisik-sisik ular naga.

Untuk dagingnya memiliki warna merah, putih, dan hitam tergantung jenisnya. Tekstur buahnya lunak, dan rasanya terkadang masam atau manis.

  1. Dilihat dari biji

Jumlah biji buah naga sangatlah banyak, mereka menyebar di dalam daging buah. Bentuk bijinya kecil-kecil seperti biji selasih. Dan uniknya, bijin buah naga ini bisa langsung dimakan tanpa mengganggu kesehatan.

Nah, itulah klasifikasi dan morfologi tanaman buah naga yang bisa kita pelajari. Selamat membaca, semoga bermanfaat. (Mufa)

Loading...

Loading…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anti Spam *

Agroteknologi © 2017 Frontier Theme
    game poker online
  1. game poker online
  2. agen bola online terpercaya di indonesia
  3. agen bola online terpercaya di indonesia