Kelebihan dan Kekurangan Pestisida Nabati

Kelebihan dan Kekurangan Pestisida Nabati – Menanam tanaman agar tumbuh sehat sangat diinginkan oleh para petani.

Tapi ternyata tidak segampang itu, karena banyak faktor – faktor yang mempengaruhi tanaman tumbuh tidak sempurna.

Jika sudah seperti itu maka kamu memerlukan pestisida agar tanaman bisa tumbuh maksimal dan kamu pun bisa mendapatkan keuntungan secepatnya.

Baca Juga : Pengertian Biopestisida dan Biofertilizer

Pembasmi hama atau yang lebih dikenal dengan pestisida merupakan bahan yang mampu mengendalikan, menolak atau bahkan membasmi organisme pengganggu (sumber wikipedia).

Namun, tidak semua pestisida selalu membawa kelebihan. Kekurangan pun bisa dimiliki media ini lho.

Seperti halnya pestisida nabati yang sebenarnya merupakan bahan aktif yang berasal dari tanaman atau tumbuhan dan bahan organik lainnya yang mempunyai khasiat mengendalikan serangan hama pada tanaman (sumber wikipedia).

Terdiri Dari Dua Jenis

Pestisida nabati ternyata terbagi menjadi dua bagian lho, yaitu pestisida nabati alami dan pestisida kimia.

Sayangnya kepraktisan adalah alasan besar yang petani lontarkan ketika memilih pestisida kimia.

Masalahnya pestisida kimia dapat memberikan dampak buruk bagi keseimbangan dan kelestarian lingkungan jika digunakan secara terus menerus.

Malah sebaliknya jika kamu menggunakan pestisida nabati alami tidak ada dampak negatif yang diberikan. Malah kesuburan dan unsur hara tanah terjaga.

Tapi akhir – akhir ini petani lebih banyak menggunakan pestisida nabati alami karena tingginya harga yang ditawarkan produk pestisida kimiawi.

Kamu juga tidak perlu khawatir dengan harga pestisida nabati alami, karena selain merupakan solusi terbaik yang aman untuk lingkungan juga menawarkan harga yang terjangkau lho.

Kelebihan

Berbeda jauh dibandingkan pestisida kimiawi yang lebih banyak merugikan petani, pestisida nabati alami sekarang lebih banyak disukai para petani. Kelebihan yang ditawarkan pun menggiurkan:

  • Tidak seperti pestisida kimiawi, kamu bisa membuat pestisida nabati alami sendiri di rumah
  • Penguraian berlangsung cepat karena matahari, sehingga mudah terurai menjadi bahan yang tidak berbahaya
  • Lebih mudah didapatkan karena menggunakan alat – alat dapur yang sudah ada, selain itu juga bahan yang digunakan relatif murah. Bisa dari lingkungan sekitar atau dari pasar
  • Tidak ada efek negatif bagi lingkungan dan makhluk hidup sehingga aman digunakan
  • Lebih sehat dan aman karena tidak ada mengandung zat kimia berbahaya
  • Aman untuk keseimbangan ekostistem serta tidak menimbulkan resistensi (kekebalan) pada hama
  • Menurukan nafsu makan hama
  • Hasil pertanian lebih sehat dan bebas dari residu pestisida kimiawi

Tidak hanya pestisida kimiawi saja yang menyediakan kekurangan, pestisida nabati alami pun juga memiliki kekurangan lho. Ingat, semua media mempunyai kelebihan dan kekurangan tersendiri.

Kekurangan

  • Pengendalian hama yang berlangsung lambat karena tidak langsung membunuh hama, melainkan melemahkan dan mengusir hama tanaman saja
  • Kurang praktis karena kamu harus membuatnya terlebih dahulu dan waktu yang dibutuhkan pun tidak sedikit, sehingga kamu tidak bisa langsung mengaplikasikannya pada tanaman dan tumbuhan
  • Efek yang berlangsung lambat ini lebih mengutamakan dalam merusak telur dan larva, antifeedant (anti makan), mengusir / menolak serangga yang datang serta dapat menyebabkan kemandulan pada hama itu sendiri
  • Jika pestisida disimpan lebih dari 3 hari maka akan terjadi perubahan bau dan mengurangi manfaatnya untuk mengendalikan hama serta penyakit tanaman. Jadi kamu harus lebih segera menggunakannya setelah pestisida nabati alami terbentuk
  • Memerlukan penyemprotan yang berulang – ulang agar lebih maksimal dalam mengurangi hama

Baca Juga : Keunggulan dan kelemahan Pestisida Organik

Loading…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anti Spam *

Agroteknologi © 2017 Frontier Theme
    ads.id
  1. ads.id