Jenis-jenis Pupuk Alam

Jenis-jenis Pupuk Alam – Memiliki tanaman yang sehat dan indah tentu sudah merupakan hal yang diinginkan oleh semua kalangan.

Baik itu dari ibu – ibu rumah tangga atau bahkan dari bapak – bapak lho. Banyak manfaat dari memiliki tanaman yang sehat dan indah.

Salah satunya saja dapat melindungi dari sinar matahari jahat dan memberikan nuansa sejuk pada sekitar rumah kamu.

Baca Juga : Metode dalam Membuat Pupuk Kompos

Namun, untuk memiliki tanaman yang sehat kamu harus memberikan jenis pupuk yang tepat pada tanaman.

Oleh karena itu, ada beberapa jenis pupuk alam yang harus kamu ketahui sebelum memberikan pupuk pada tanaman yang ada di halaman rumah kamu. Yuk, simak!

Pupuk Kompos

Punya sampah dedaunan yang berserakan di halaman rumah? Jangan dulu dibuang karena itu salah satu jenis pupuk kompos yang bakal membuat tanaman kamu semakin sehat.

Dikutip dari alamtani, pupuk kompos merupakan salah satu pupuk organik yang dibuat dengan cara menguraikan sisa – sisa tanaman dan hewan dengan bantuan organisme hidup.

Nah, sisa – sisa tanaman itu sendiri bisa dari dedaunan lho. Sementara sampah terdiri dari dua bagian, yaitu organik dan anorganik.

Jadi kamu bisa membuat sampah jenis kompos ini di rumah dengan mengumpulkan sisa – sisa dedaunan yang berjatuhan.

Namun jika kamu membiarkannya maka sampah tersebut dapat merusak udara di sekitar. Ini yang menyebabkan terjadinya polusi bau dan terlepasnya gas metana ke udara.

Kompos sendiri terbagi menjadi tiga jenis, diantaranya pupuk kompos aerob yang diproses melalui biokimia yang melibatkan oksigen.

Sisa tanaman, kotoran hewan atau campuran kedua jenis sampah tersebut adalah termasuk bahan baku utamanya.

Kemudian ada pupuk bokashi yang ternyata salah satu tipe pupuk kompos anaerob yang paling populer.

Lalu vermikompos yang juga merupakan jenis produk kompos yang memanfaatkan makroorganisme sebagai pengurai. Cacing tanah (lumbricus atau jenis lain) adalah makroorganismenya lho.

The last is pupuk organik cair yang diproses melalui pengomposan basah. Ada dua proses yang dilewati, yaitu aerob atau anaerob. Pupuk ini dengan mudah diserap oleh tanaman yang kamu punya karena teksturnya yang cair.

Manfaat dari pupuk kompos ini dapat memberikan nutrisi dan bekerja untuk memperbaiki struktur fisik, kimia dan biologi tanah.

Ternyata kompos ini juga dapat meningkatkan kemampuan tanah untuk menyimpan air sebagai cadangan pada saat kekeringan.

Pupuk Guano

Pupuk jenis ini merupakan bahan yang sangat efektif untuk kamu yang ingin menyuburkan tanah.

Tinja burung laut dan kelelawar adalah bahan utama terbentuknya jenis pupuk guano itu sendiri.

Ini karena guano memiliki kandungan fosfor dan nitrogen yang tinggi. Jika kamu memiliki tanah kurang subur untuk bercocok tanam buah, sayur – sayuran dan tanaman lainnya maka pupuk ini adalah solusinya.

Manfaat dari Guano ini ternyata dapat memperbaiki kondisi tanah tandus dengan menyuntiknya dengan bahan organik serta dapat meningkatkan drainase dan kelembaban.

Bukan hanya itu, guano dapat memusnahkan nematoda yang merupakan hewan mikroskopis yang hidup di tanah sebagai makhluk pengganggu pertumbuhan suatu tanaman, serta dapat mengendalikan jamur dalam tanah yang nantinya akan mempengaruhi kesehatan pertumbuhan tanaman dari akar – akarnya.

Pupuk Hijau

Asal mula dinamakan pupuk hijau karena memang berasal dari tumbuhan dan tanaman. Penggunaannya pun untuk menambah unsur hara tanah, terutama nitrogen  karena pupuk tersebut banyak mengandung unsur tersebut.

Mengutip dari alamtani, penggunaan pupuk hijau dalam pertanian, yaitu dapat membantu lingkungan untuk mempertahankan siklus ekologinya, karena pada saat panen sebagian biomassa tetap berada di lahan dan dipergunakan lagi untuk musim tanam berikutnya.

Ada beberapa jenis tanaman yang dapat dipergunakan sebagai sumber pupuk hijau lho.

Diantaranya sisa tanaman produksi, tanaman pagar, tanaman penutup tanah, dan tanaman liar.

Pada umumnya pupuk hijau ini seperti pupuk organik lainnya yang dapat membantu memperbaiki struktrur fisik, kimia dan biologi tanah, mampu mencegah erosi tanah.

Pupuk Batuan P

Salah memberikan jenis pupuk tanaman akan berakibat kurang maksimalnya pertumbuhan tanaman yang kamu miliki.

Seperti halnya jenis pupuk satu ini, pupuk batuan P atau yang lebih dikenal dengan pupuk fosfat ternyata mengandung fosfor.

Ada beberapa kandungan yang dimilikinya, yaitu unsur makro atau esensial selain nitrogen dan kalium, diperlukan untuk menanam tanaman.

Ada keunikan dari pupuk beracun ini, yaitu dapat merangsang pertumbuhan akar dan pembentukan sistem perakaran yang baik sehingga tanaman dapat mengambil unsur hara lebih banyak dan pertumbuhan tanaman menjadi sehat dan kuat (sumber, indonesiakimia).

Sebelum memutuskan bercocok tanam kamu juga harus mengetahui macam – macam pupuk lho.

Ini tentunya dapat meminimalisir kesalahan – kesalahan kecil yang akan kamu lakukan ketika harus menanam di pekarang rumah kamu. So, masih bingung pilih yang mana?

Baca Juga : Pengertian Pupuk Tunggal dan Pupuk Majemuk

Loading…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anti Spam *

Agroteknologi © 2017 Frontier Theme
    ads.id
  1. ads.id