Jenis-Jenis Pencemaran yang Terjadi di Tanah

Jenis-Jenis Pencemaran yang Terjadi di Tanah – Sebagai salah satu unsur penting dalam kehidupan selain udara dan air, tanah juga terancam akan dampak polusi dari aktifitas manusia.

Akhir-akhir ini kita sudah sering mendengar akan bahaya pemanasan global akibat pencemaran udara, untuk itu beberapa produsen mesin berlomba-lomba menciptakan teknologi ramah lingkungan.

Namun para pakar lingkungan menyatakan bahwa saat ini pencemaran baik udara, tanah dan air sudah sangat kritis, sehingga hampir tidak dapat dicegah dampaknya di masa depan.

Untitled

Lihat saja berapa ribu ton sampah plastik diproduksi setiap hari? belum lagi asap kendaraan yang semakin tahun semakin banyak seiring dengan semakin banyaknya kendaraan. Untuk itu harus ada tindakan nyata untuk menghentikan pencemaran.

Dampak bagi pencemaran udara mungkin berakibat pada kesehatan manusia dan iklim dunia.

Namun dampak dari pencemaran tanah jauh lebih mengerikan lagi, manusia bisa kehilangan sumber kehidupan jika tanah yang ditempatinya terpapar polusi.

Lihat saja, semua yang kita makan berasal dari tanah. Daging sapi yang kita konsumsi setiap hari berasal dari herbivora yang memakan sesuatu dari tanah. Untuk itu penting kiranya menjaga kelestarian tanah agar terhindar dari bahaya polusi.

Pada dasarnya, pencemaran tanah terbagi menjadi 3 yaitu limbah domestik, limbah industri dan limbah pertanian.

Namun dalam penjabaranya ketiga limbah tersebut terbagi dari beberapa macam limbah lagi. Untuk lebih jelasnya simak ulasanya berikut ini.

Limbah Domestik

Tidak lain dan tidak bukan, limbah domestik ini adalah jenis pencemaran yang sering kita lakukan.

Jenis pencemaran ini adalah hasil dari berbagai kegiatan manusia seperti perdagangan, kelembagaan bahkan sektor wisata.

Dalam kegiatan perdagangan seperti pasar, hotel dan restoran, pasti meninggalkan limbah. Begitupun kegiatan wisata, terutama para wisatawan yang tidak bertanggung jawab yang sering membuang sampah sembarangan.

Limbah domestik ini dibagi menjadi dua yaitu limbah domestik padat dan limbah domestik cair.

Untuk limbah domestik padat bisa berupa sampah an-organik atau sampah yang tidak dapat diurai oleh mikroorganisme, seperti plastik misalnya.

Sedangkan untuk sampah cair seperti deterjen, oli, cat dan lain sebagainya. Kedua-duanya mempunyai dampak kerusakan yang begitu besar karena tidak dapat diurai oleh mikroorganisme.

Limbah Industri

Kegiatan industri semakin hari semakin mengkhawatirkan. Pasalnya, regulasi dari pemerintah mengenai standar pembuangan limbah industri sering tidak mendapat respon positif.

Belum lagi keberadaan oknum pemerintah yang menyalahgunakan kekuasaanya untuk kepentingan pribadi, semua itu semakin memperparah polusi tanah dari lasil limbah industri.

Limbah industri sendiri terdiri dari Limbah industri padat dan limbah indutri cair. Untuk limbah industri padat yang biasanya berbentuk lumpur atau bubur mungkin kita jarang melihatnya.

Namun untuk limbah industri cair, hampir setiap indutru besar maupun kecil yang kita temui akan mengeluarkan limbah ini.

Sebut saja industri skala kecil seperti pabrik tahu rumahan, proses produksinya akan menghasilkan limbah cair.

Limbah Pertanian

Keberadaan zat-zat kimia yang awalnya ditujukan untuk membantu proses pertanian justru malah menjadi sumber polusi tanah.

Sebut saja zat-zat kimia seperti pupuk urea, DDT dan pestisida, sisa-sisa dari zat tersebut dapat menyebabkan polusi dan dampaknya hasil tanaman yang ditanam kurang sehat.

Baca Juga : Apa Dampak yang Disebabkan Oleh Polusi Tanah?

Dengan mengetahui jenis-jenis pencemaran tanah ini semoga dapat membuat kita semakin sadar akan bahaya polusi, terutama polusi tanah.

Dengan merawat tanah yang subur agar terhindar dari polusi, kelestarian hidup manusia juga dapat terjaga dengan baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anti Spam *

Agroteknologi © 2017 Frontier Theme
    qq online
  1. qq online
  2. domino 99
  3. domino 99