Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Jenis Jenis dan Proses Pembentukan Batuan

Jenis Jenis dan Proses Pembentukan Batuan – Disini saya akan menjelaskan tentang Jenis Jenis dan Proses Pembentukan Batuan.

Ada berapa jenis batuan yang harus kita ketahui . bagaimana proses pembentukan batuan. Disini saya akan menjelaskan secara singkat, padat, dan jelas.

Jenis Jenis Batuan

Jenis jenis batuan ada berbagai macam di bumi yaitu batuan beku, batuan sedimen, dan batuan metamorf.

Baca Juga : Pengertian, Ciri dan Contoh Batuan Beku

Lantas apa itu batuan beku, sedimen dan metamorf. Saya akan jelaskan

  1. Batuan Beku

Batuan ini terjadi dari magma di dalam mantel bumi yang mengalami pendinginan atau pembekuan. Bisa di temukan di kerak bumi.

  1. Batuan Sedimen

Batuan ini terjadi di permukaan bumi dan di bekukan di suhu rendah. Batuan ini terbentuk karena telah melalui Erosi dan Pelapukan.

  1. Batuan Metamorf

Batuan ini biasa dikenal dengan batuan malihan. Batu ini terbentuk karena mengalami perubahan dari batuan sebelumnya dan menjadi bentuk batuan baru.

Proses Pembentukan Batuan

Dari jenis batuan di atas, dari ketiga jenis itu memiliki proses pembentukan yang bebeda beda. Apa sajakah itu. Saya akan jelaskan.

Batuan Beku

Batuan beku proses pembentukannya di bagi tiga, yaitu :

  • Intrusive

Tempat terjadinya di kerak bumi atau di bawah permukaan bumi. Batuan ini ada karena magma di dalam kerak bumi mengalami pendinginan, tekstur batuan ini cenderung kasar.

Batuan beku proses Intrusive ini memiliki kandungan mineral yang dapat di lihat dengan mata. Batuan beku yang di kedalaman yang cukup dalam disebut abyssal, sedangkan yang hampir di permukaan disebut hypabyssal.

  • Ekstrusif

Terjadi di atas permukaan kerak bumi di karenakan pencairan magma di kerak bumi. Proses pembekuannya lebih cepat dari intrusive. Batuan intrusive dan ekstrusif hampir sulit dibedakan karena sama sama kasarnya. Hanya saja yang membedakan tempat terjadi pemventukan batuan beku ekstrusif. Batuan ekstrusif biasanya yang ditemukan adalah batu basalt.

  • Hipabissal

Batuan ini terbentuk diantara batuanplutonik dan vulkanik. Terjadinya karena naik turunnya permukaan magma di mantel dan kerak bumi. Batuam hipabissal sering membentuk batuan pakolit, dike, sill, lakoit, dan lopoit.

Batuan Sedimen

Batuan sedimen memiliki empat proses pembentukan, yaitu :

  • Batuan sedimen klasik

Terdiri dari silikat dan beberapa fragmen yang diangkut sebuah fluida. Material yang terbawa ini akan terhenti bila fluida itu berhenti.

  • Batuan sedimen biokimia

Terjadi karena adanya bantuan dari organisme yang mengangkut material sehingga berkumpul di suatu tempat tertentu dan membentuk batuan. Contohnya adalah batu gamping, batubara, dan endapan rijang.

  • Batuan sedimen kimia

Terjadi karena  materi terkumpul dan terperangkap di dalam tempat yang mengandung mineral kemudian menjadi jenuh dan beku secara kimiawi. Contohnya adalah batu gamping, silvit, halit, dan gypsum

  • Batuan sedimen vulkanis

Terbentuk karena adanya aktivitas breksi vulkanik, breski impact, dan proses lain yang jarang ditemukan dan ada di beberapa kasus saja.

Batuan Metamorf

Batuan metamorf memiliki lebih banyak proses pembentukannya, yaitu :

  • Metamorphosis kontak

Terjadi karena ada suntikan magma yang mengenai pada batuan sekitarnya. Batuan yang terkena suhu tinggi dari magma ini akan melakukan metamorphosis. Istilah batuan ini biasa disebut batuan tanduk atau hornfless

  • Batuan regional

Merupakan kumpulan batuan metamorf dalam ukuran besar dan luas. Biasanya batuan ini ada di sepanjang sabuk karena adanya tekanan suhu udara tinggi sehingga mengalami perubahan struktur

  • Batuan katalaksit

Terjadi karena proses deformasi mekanik. Terjadi karena gesekan lempeng antar dua lempeng, di area gesekan itu menghasilkan panas sehingga yang terkena panas itu yang akan berubah strukturnya.

  • Batuan hidrotermal

Terjadi karena perubahan suhu dan tekanan udara yang drastic karena adanya cairan hidrotermal. Contohnya adalah batuan basaltic. Jika batuan ini terdapat bijihnya brarti batuan metamorf hidrotermal.

  • Batuan tindihan

Batuan terjadi karena di tindihi atau tertimbun sangat dalam hingga terjadi perubahan suhu. Pada fase ini terdapat mineral zeolite. Batuan inilah yang menjadi batuan metamorf regional jika terjadi terus menerus.

  • Batuan dampak

Terjadi jika ada batuan meteor atau asteroid yang jatuh ke bumi hingga terjadi ledakan. Bisa terjadi karena gempa bumi atau letusan gunung. Mengakibatkan tekanan yang tinggi dan terkena dampak dari kejadian itu.

Demikian pembahasan tentang Jenis Jenis dan Proses Pembentukan Batuan. Semoga bermanfaat.

Baca Juga : Pengertian, Jenis, dan Contoh Sedimentasi

Loading…

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anti Spam *

Agroteknologi © 2017 Frontier Theme