BISNIS ONLINE GRATIS HASIL MELIMPAH KLIK DISINI

Hama Tanaman yang Menyerang Daun Tanaman Padi

Hama Tanaman yang Menyerang Daun Tanaman Padi – Pada dan hama adalah dua hal yang hampir tidak dapat dipisahkan.

Menanam padi juga berarti harus bersiap melawan hama yang akan mengancam tanaman padi.

Bisa dikatakan selain teknik penanam yang baik, yang paling menentukan dari pertanian padi adalah bagaimana mengendalikan hamanya.

Untitled

Untuk itu penting kiranya mengetahui hama apa saja yang dapat mengancam tanaman padi agar tahu tindakan apa yang paling tepat yang bisa dilakukan. Berikut penjelasanya:

  1. Hama Putih (Nymphula Depunctalis)

Gejala: Terjadi bintik-bintik berupa titik-titik putih yang memanjang sejajar dengan tulang daun. Daun padi juga digulung dijadikan tempat perkembangan larva.

  1. Thrips (Thrips Oryzae)

Gejala: Daun padi tergulung dan berwarna kuning sampai kemerahan. Hal ini menyebabkan pertumbuhan padi terhambat dan ketika padi sudah dewasa gabah tidak berisi biji beras.

  1. Wereng

Hama wereng ini terbagi menjadi Nilaparvata lugens (wereng padi coklat), Sogatella furcifera (berpunggung putih ), Nephotettix apicalis dan N. impicticep (wereng padi hijau ).

Gejala: Hama wereng ini menyerang batang padi dengan menghisap cairan batang padi.

Akibatnya padi menjadi kuning, mengering atau kerdil. Selain itu hama wereng ini dapat menularkan virus yang dapat merusak tanaman padi.

  1. Walang Sangit (Leptocoriza Acuta)

Gejala: Gejala dari serangan hama ini dapat dilihat dari adanya bekar seperti isapan pada buah padi dan bulir-bulir padi berbintik-bintik hitam.

Gejala ini baru dapat dilihat pada saat padi sudah berbuah. Buah padi akan hampa atau jika tidak kualitas padinya akan berkurang, seperti berkerut, karena hama ini menyerap pada buah padi yang mulai masak seperti susu.

  1. Kepik Hijau (Nezara viridula)

Gejala: Pada batang padi akan ditemui seperti bekas tusukan  berupa titik hitam karena kepik hijau menyerang batang dari tanaman padi. Akibatnya pertumbuhan tanaman padi tidak dapat optimal.

  1. Burung

Gejala: Gejala yang ditimbulkan dari serangan hama burung sangat jelas yaitu tangkai-tangkai patah dan buah padi berserakan.

Yang paling merugikan dari serangan hama ini adalah waktu seranganya yang mendekati masa panen, sehingga penangananya harus tepat agar panen tidak didahului oleh hama burung ini.

  1. Tikus

Gejala: Hama tikus akan menyerang padi pada fase generatif yang menyebabkan tanaman padi tidak dapat membentuk anakan baru. Pola dari seranganya adalah dari tengah sawah lalu meluas ke pinggir.

Menyerang pada malam hari dan pandai bersembunyi pada lubang-lubang maupun tanggul-tanggul irigasi.

  1. Keongmas (Pomacea canaliculata Lamarck)

Gejala: Banyak dijumpai cangkang-cangkang keong berserakan di sekitar sawah. Tanaman padi akan mengalami kerusakan pada saat awal pertumbuhan karena keongmas menyerang tanaman padi yang masih muda untuk dimakan.

  1. Tungro

Gejala: Tanaman padi tidak dapat tumbuh besar atau kerdil. Pelepah dan helai daun memendek serta daun yang terserang akan berwarna kuning sampai oranye. Daun-daun padi yang masih muda akan berlurik hijua pucat atau putih.

Hama ini biasanya menyerang setelah serangan wereng karena hama ini berupa virus yang ditularkan oleh dua spesies wereng yaitu Nephotettix malayanus dan N.virescens.

  1. Hawar Bakteri (HB-Bacterial Blight)

Gejala: Serangan dari Hawar Bakteri (HB) atau Hawar Daun Bakteri (HDB) dapat dilihat dari kondisi padi yang kehilangan areal daun.

Baca Artikel Lainnya :

Selain itu gabah akan hampa dari buah padi. Hama ini juga dapat menyerang pada saat padi masih muda yaitu tanaman padi akan berubah menjadi hijau keabu-abuan dan akhirnya menggulung dan mati.

Loading...

Loading…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anti Spam *

Agroteknologi © 2017 Frontier Theme
    www.tourbalilombok.com info
  1. Cepat,Murah,Ramah tlp: 08970133300