BISNIS ONLINE GRATIS HASIL MELIMPAH KLIK DISINI

Fungsi dan Peranan Unsur Hara Fosfor Bagi Tanaman

Fungsi dan Peranan Unsur Hara Fosfor Bagi Tanaman – Unsur fosfor merupakan unsur hara yang diperlukan  dalam jumlah besar atau makro. Keunikan dari unsur ini adalah walaupun jumlahnya paling sedikit dibanding 2 saudaranya yaitu nitrogen dan kalium pada tanaman, namun fosfor dianggap sebagai “kuncinya kehidupan”.

Keunikan lainya tentu kita sudah sering melihat. Fosfor ini dapat berpendar dalam gelap, sehingga banyak dimanfaatkan untuk solusi alternatif mengatasi kegelapan. Misalnya pada jarum arloji yang dapat kita lihat menyala dalam gelap.

5

Sedangkan karateristik fosfor yang membedakanya dengan unsur lain seperti kalium dan nitrogen adalah unsur ini tidak mudah dilarutkan air dan fosfor cenderung lambat pergerakanya dalam tanah.

Untuk itu unsur ini bisa terkandung dalam jumlah yang banyak dalam tanah dibanding unsur makro lainya yaitu kalium dan nitrogen.

Selain itu fosfor juga lebih banyak dalam bentuk anorganik dibandingkan organik.

Unsur fosfor juga dapat diperoleh dari pupuk fosfor yang dijual di pasaran. Untuk memperoleh fosfor dari pupuk, pupuk fosfor dapat langsung digunakan dengan menghalukanya terlebih dahulu.

Tapi untuk jenis tanaman seperti padi, kedelai, jagung, dan jenis tanaman pangan lain, pupuk alam ini kurang cocok.

Sifat fosfor yang tidak mudah larut dalam air membuat akar dari tanaman pangan tersebut sulit untuk menyerapnya.

Untuk itu biasanya pemberian pupuk fosfor untuk jenis tanaman tersebut adalah pupuk fosfor buatan yang telah diolah terlebih dahulu.

Unsur dengan lambang P ini mempunyai nomor atom 15 yang berupa nonlogam, bervalensi banyak dan termasuk golongan nitrogen. Unsur ini banyak ditemui di batuan fosfat anorganik dan dalam sel hidup tetapi tidak pernah ditemui bentuk unsur bebasnya.

Tanaman akan menyerap fosfor dalam berbagai bentuk seperti ion ortofosfat (H2PO4-), ion ortofosfat sekunder (HPO4=), pirofosfat, metafosfat dan ada kemungkinan fosfor juga diserap dalam bentuk senyawa organik yang larut dalam air, misalnya asam nukleat dan phitin.

Fosfor yang diserap tanaman dalam bentuk ion anorganik akan cepat berubah menjadi fosfor organik dimana fosfor mudah bergerak dari jaringan yang satu ke jaringan yang lain.

Idealnya, kadar fosfor dalam tanaman pada saat pertumbuhan vegetatif adalah 0.3% sampai 0.5% dari berat kering tanaman.

Jika suatu tanaman kekurangan unsur ini maka tanaman akan mengalami:

  1. Kendala pertumbuhan atau
  2. Daun, cabang, dan batangberwarna merah keunguan yang lambat laun berubah kuning.
  3. Buah akan tumbuh kecil dan cepat matang.
  4. Biji tanaman dan akar tidak normal pertumbuhanya.

Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat kita ambil kesimpulan mengenai fungsi dari unsur fosfor ini pada tanaman.

Tentunya fungsi unsur ini bagi tanaman tidak juah beda dengan unsur hara makro yang lain. Hanya saja karakteristiknya yang berbeda membuatnya juga berbeda dalam pengaruhnya terhadap pertumbuhan tanaman.

Berikut telah disusun untuk lebih mengenali fungsi dari unsur hara makro ini pada tanaman:

  1. Berguna untuk pembentukan bunga dan buah.
  2. Sebagai bahan untuk pembentukan inti sel dan dinding sel pada tanaman.
  3. Untuk merangsang pertumbuhan akar muda, pemasakan biji dan pembentukan klorofil.
  4. Dibutuhkan untuk pembentukan enzim-enzim pernapasan dan komponen asam nukleat (DNA dan RNA).
  5. Membantu dalam cadangan dan transfer energi (ADP+ATP).
  6. Membantu tanaman berkembang pada saat awal-awal pertumbuhan dalam pembentukan akar dan daun muda karena unsur ini lebih terkonsentrasi pada biji dan titik tumbuh tanaman.
  7. Dapat merangsang pembelahan sel tanaman sehingga dapat memperbesar jaringan sel pada tanaman.

Baca Artikel Lainnya :

Loading...

Loading…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anti Spam *

Agroteknologi © 2017 Frontier Theme
    terkini www.icf.id
  1. Aneka Merek Sepeda & Aksesoris Polygon, Wimcycle, United Semua Ada
  2. kasino online
  3. kasino online
  4. Belajar optimasi instagram
  5. Belajar optimasi instagram