Siapakah yang layak memimpin DKI Jakarta 2017-2022?

View Results

Loading ... Loading ...

Masalah dan Cara Pembuatan Pupuk Organik Yang Baik?

Beranda Forum Teknologi Pertanian Masalah dan Cara Pembuatan Pupuk Organik Yang Baik?

Topik ini mengandung 1 balasan, memiliki 2 suara, dan terakhir diperbarui oleh  agroteknologi 4 bulan yang lalu.

  • Penulis
    Tulisan-tulisan
  • #3367

    Erfita
    Participant

    Hello petani indonesia, dan pakar pertanian, saya ada sedikit masalah tentang pembuatan pupuk organik, sebenarnya cara yang tepat untuk membuat pupuk tersebut bagaimana ya? mohon bimbingannya.. saya masih pemula..

  • #3368

    agroteknologi
    Keymaster

    Helle mbak Erfita, mungkin saya akan bantu menjawab, mudah-mudahan memberiakn solusi terbaik.

    Kotoran hewan merupakan nutrisi yang baik bagi kesuburan tumbuhan atau lebih tepatnya tanah. Dalam pembuatan pupuk dari kotoran hewan harus maksimal agar pupuk yang di hasilkan juga bisa bekerja secara maksimal.Pengolahan pupuk kotoran hewan menjadi pupuk organik dapat dibaut sendiri oleh peternak karena caranya yang sangat mudah dan tidak memerlukan modal yang banyak. Hanya butuh kesabaran dan keuletan.

    Bahan yang dibutuhkan untuk membuat pupuk dari kotoran hewan diantaranya adalah kotoran sapi/kambing/ ayam kurang lebih 85 %. Untuk kualitas kotoran yang baik adalah kotoran yang bercampur dengan urin. Lalu tambahkan bubuk jerami, abu, bahan pemacu pertumbuhan mikroba , dan kapur pertanian dengan kualitas yang baik

    Anda bisa mencampur semua bahan diatas untuk pembuatan pupuk organik dari kotoran hewan. Pastikan semua bahan tersebut tercampur merata lalu tempatkan bahan yang sudah tercampur tersebut pada tempat yang tidak langsung terkena sinar matahari atau hujan disarankan anda bisa menyimpannya kurang lebih 24 jam. Untuk hari berikutnya anda bisa menaburi calon pupuk tersebut menggunakan stardec lalu anda bisa meratakan dan menumpuk kembali hal yang harus diperhatikan adalah tetap menjaga calon pupuk tersebut dari panas ataupun hujan dengan intensitas yang deras. Setelah kurang lebih 7-8 hari maka anda bisa membalikkan tumpukan tersebut agar oksigen dapat masuk dan mikroba bisa tumbuh dengan baik .

    Anda bisa memantau aktivitas mikroba yang tampak pada perubahan suhu. . Suhu akan meningkat pada hari ke 7 hingga ke 27 lalu suhu akan normal kembali. yang membuat calon pupuk ini steril dari bakteri patogen dan gulma adalah suhu tinggi tersebut. Jika warna dari calon pupuk tersebut sudah berwarna hitam kecoklatan itu berarti pupuk sudah jadi dan siap digunakan untuk menyuburkan lahan pertanian anda sehingga anda akan lebih berhemat anggaran anda untuk membeli pupuk.

    Ada beberapa cara yang harus dilakukan dalam penggunakan pupuk kandang. Yang pertama adalah faktor kebersihan harus di jaga . Kedua campurlah pupuk kandang dengan debu agar jika diaplikasikan pada lahan kering tidak terlalu lama untuk proses dekomposisasi. Jangan lupa menyimpan pupuk kandang tersebut pada tempat yang tertutup dari hujan dan matahari secara langsung. Anda juga bisa menambahkan abu.
    Bagi anda yang memiliki tanah bagus yaitu dapat menerima cahaya dan udara dengan baik maka pertumbuhan tanaman akan berkembang dengan cepat.

    Penguraian bahan yang segar mensuplai humus dalam intensitas yang kecil atau sedikir unsur hara yang ada di dalam tanah juga. Pada Struktur bahan organik memiliki daya ikat yang kecil terhadap air.
    jika anda langsung membenamkan maka keadaan tanah menjadi remah. Kotoran hewan tidak selalu tersedia kapan saja sehingga anda bisa menggunakan kotoran dari hewan lain yaitu ayam ataupun kambing yang tentunya bisa dimanfaatkan untuk kotorannya sebagai pupuk yang relatif murah dan mudah untuk dibuat

Anda harus log masuk untuk membalas topik ini.

Agroteknologi © 2015 Frontier Theme