Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Faktor-faktor yang mempengaruhi perkecambahan biji

Faktor-faktor yang mempengaruhi perkecambahan biji – Perkecamabahan atau kecambah ialah proses tahapan awal perkembangan pada suatu tumbuhan, oleh tumbuhan berbiji.

Tahap tersebut ialah karena embrio yang berada didalam biji yang awalnya dalam kondisi dorman akan mengelami beberapa perubahan yakni perubahan fisiologi yang menyebabkan biji tersebut akan berkembang  menjadi tumbuhan muda.

Dan kemudian tumbuhan muda tersebut dikenal sebagai kecambah.

Proses terjadinya perkembahan dimulai dengan adanya penyerapan air yang berada dilingkungan sekitar biji tersebut berada baik itu, udara, tanah ataupun media lainnya.

Baca Juga : Pengertian, Struktur dan Perbedaan Akar Monokotil dan Dikotil

Perubahan tersebut jika diamati lebih dalam maka akan ada pembesaran pada ukuran biji yang disebutt juga dengan tahap imbibisi yangberarti minum.

Selanjutnya kemudian biji akan menyerap air pad lingkungan sekitar baik dari tanah ataupun udara dalam bentuk embun dan kemudian akan terjadi pembesaran biji dikarenakan sel emberionya membesar serta biji menjadi lunak dan proses itu ialah perubahan fisik pada biji.

Fungsi air yang berada didalam sel dapat mengaktifkan beberapa enzim perkecambahan awal. Yang menyebabkan biji berubah menjadi bakal kecambah.

Pada umumnya perubahan tersebut berfungsi untuk merangsang sel yang membelah pada bagian yang aktif, kemudia melakukan mitosis.

FAKTOR-FAKTOR PERKECAMBAHAN BIJI

Seperti yang telah diketahui bahwa perkecambahan ialah proses awal tumbuhan untuk hidup terutama tumbuhan berbiji ynag telah dimulai ketika embrio pada biji telah matang dan kemudian tumbuh dengan melalui mekanisme kimia dan juga fisika .

selain itu adanya pertumbuhan radikula atau yang disebut calon akar serta flumula atau calon batang dalam proses perkecambahan, dipengaruhi oleh beberapa factor pendukung ynag terbagi atas dua factor yakni factor eksternal dan factor internal.

Factor internal

Factor internal adalah factor yang terjadi dari dalam seperti proses perkecambahan yang terjadi dari dalam biji itu sendiri.

Ada beberapa diantaranya yang memiliki kaitan erat pada kematangan fisiologi, dormansi, ukuran dan juga penghambat atau inhibitor, antara lain:

  • Tingkat kematangan biji

Pada tingkat ini merupakan factor internal pada biji yang akan berpengaruh kepada perkecambahan biji.

Pada umumnya, biji yang belum matang akan mempunyai daya tahan hidup yang tidak cukup serta tidak memiliki daya berkecambah yang baik.

Hal tersebut dikarena biji tersebut tidak cukup memiliki cadangan makanan serta embrionya pun belum terbentuk dengan sempurna.

  • Ukuran dan berat biji

Selanjutnya yang menjadi tolak ukur factor internal ialah berat dan juga ukuran dari biji itu sendiri.

Berat dan ukuran biji yang besar maka memiliki cadangan makanan yang cukup yang berada dalam kotilendonya  dan cadangan makanan tersebut yang nantinya  akan digunakan embrio sebagai energy untuk berkecambah.

  • Dormasi

Dormasi merupakan kondisi fisik biji yang tetap hidup namun tidak mengalami perkecambahan.

Biji dalam keadaan dormasi taidak bias berkecambah meskipun lingkungannya sudah cukup dalam menunjang perkecambahan.

  • Inhibitor

Factor internal lainnya ialah inhibitor dalam perkecambahan biji yang sangat diperangahui meskipun ada atau tidaknya inhibitor  didalam permukaan biji. Inhibitor sendiri berupa inhibitor kimia dan fisik.

Untuk inhibitor fidik ialah cangkang yang keras sedanglan inhibiotpr kimia ialah larutan yang bernilai osmotic.

Factor eksternal

Factor tersbeut ialah factor dari luar yang akan dialami oleh perkecambahan biji yang biasanya dipengaruhi oleh lingkungan disekitar biji tersebut seperti air, suhu, oksigen, cahaya serta kondisi media.

  • Air

Air sagat penting sekali karena ketersediaan air dilingkungan sekitra biji akan berperang dalam menghilangkan inhibitor perkecambahan dan juga fungsi air sebagia penguraikarbohidrat dalam kotilendon biji agar dapat digunakan dalam pertumbuhan embrio.

  • Suhu

Suhu sendiri dapat mempengaruhi kecapatan pertumbuhan biji  dengan suhu sekitar  25-35 derajat celcius.

  • Oksigen

Oksigen dapat diserap oleh biji melalui proses respirasi yang akan mendoroangan pertumbhan kecamabah dengan cepat.

  • Cahaya

Dalam perkecambahan kebutuhan cahaya sangatlah bervariasi tergantung dari biji itu sendiri. Karena ada kecambah yang bias berkembang dengan kondisi cahaya yang cukup atau bias pula dengan sebaliknya.

  • Media

Media juga sangat berpengaruh. Jika ingin kecambah tumbuh dengan baik sebaiknya gunakan pula media yang baik.

Baca Juga : Proses Terjadinya Perkecambahan Pada Tanaman

Loading…

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anti Spam *

Agroteknologi © 2017 Frontier Theme