Siapakah yang layak memimpin DKI Jakarta 2017-2022?

View Results

Loading ... Loading ...

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penyimpanan Benih

Faktor Faktor yang Mempengaruhi Penyimpanan Benih – Benih merupakan cikal bakal makhluk hidup.

Benih yang baik tentu saja akan menghasilkan makhluk hidup baru yang baik pula, terutama pada tumbuhan.

Agar tumbuhan yang kita tanam dapat tumbuh dan berkembang dengan baik, maka pemilihan benih dan juga cara merawatnya harus diperhatikan dengan baik.

Kali ini kita akan coba membahas tentang faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi penyimapanan benih.

Untitled

Berikut beberapa faktor-faktor yang mempengaruhi viabilitas benih dalam penyimpanan:

Faktor dari dalam, meliputi:

Viabilitas awal dari benih

Agar memperoleh benih yang baik sebelum disimpan, maka biji atau benih yang akan ditanam harus benar-benar masak di pohon dan sudah mengalami kematangan fisiologis.

Pemilihan benih serta penyimpanan yang baik adalah cara untuk mengurangi penurunan kualitas yang nantinya akan terjadi pada benih, sehingga kekurangan pada viabilitas benih dapat diatasi seminimal mungkin.

Kandungan air benih

Benih yang sudah dipilih dan akan disimpan harus dipastikan memiliki kandungan air yang cukup.

Benih pada saat panen biasanya memiliki kandungan air benih sekitar 16 hingga 20 persen.

Kandungan air benih benih yang tepat adalah sekitar 4 sampai 5 saja dari berat kering sebelum kemudian disimpan pada tempat penyimpanan yang tertutup.

Ukuran tersebut sangat baik untuk memperpanjang viabilitasnya, terutama pada suhu di dalam laboratorium.

Jenis dan sifat benih

Sangat penting untuk mengetahui apakah benih yang telah dipilih berasal dari benih tanaman daerah tropis, sedang atau dingin.

Semua keterangan tentang jenis dan sifat benih ini sangat penting untuk mempertahankan viabilitas benih, lama penyimpanan pun harus ditentukan sesuai dengan karakter benih yang akan disimpan.

Faktor dari Luar, meliputi:

Suhu udara

Suhu udara yang terlalu tinggi saat penyimpanan tidak baik untuk bibit tanaman dan dapat mengakibatkan kerusakan pada benih.

Hal tersebut dapat menyebabkan terjadinya penguapan zat cair dalam benih, sehingga akan membuat benih kehilangan daya imbibisi dan kemampuan untuk berkecambah.

Kelembaban

Bagi sebagian besar benih tanaman, kelembaban nisbi yang baik adalah antara 50-60% dan temperature yang baik antara 32-50 derajat F (0-10 derajat F) cukup baik untuk mempertahankan viabilitas benih paling tidak untuk jangka waktu penyimpanan selama setahun.

Baca Artikel Lainnya :

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anti Spam *

Agroteknologi © 2015 Frontier Theme