Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Efek Samping Akibat Sering Menggunakan Daun Beluntas

Efek Samping Akibat Sering Menggunakan Daun Beluntas – Tanaman beluntas memang telah digunakan sejak lama sebagai obat tradisional yang dapat mengatasi berbagai penyakit.

Selain itu, daun beluntas juga banyak dijadikan sebagai lalapan oleh masyarakat Indonesia.

Dalam tanaman beluntas terdapat berbagai senyawa kimia, di antaranya fosfor, magnesium, vitamin A, vitamin C, minyak atsiri, sterol, tannin, alkaloid, asam amino, lemak, kalsium dan senyawa flavonoid.

Baca Juga : Cara Budidaya Tanaman Beluntas Untuk Pemula

Bagian tanaman beluntas yang kerap kali dimanfaatkan oleh manusia adalah bagian daunnya.

Bagian inilah yang biasanya dimakan secara langsung atau direbus terlebih dahulu sebagai lalapan.

Sementara bagian yang sering dimanfaatkan untuk pengobatan yaitu bagian daun, batang dan akar.

Sejumlah senyawa yang ada di dalam tanaman beluntas membuatnya memiliki khasiat yang sering digunakan sebagai bahan ramuan obat untuk mengatasi berbagai penyakit, antara lain penyakit TBC kelenjar leher, gangguan pencernaan, rematik, menurunkan demam, melancarkan haid, serta menghilangkan bau mulut dan bau badan.

Namun di samping khasiatnya yang begitu banyak dalam bidang kesehatan, ternyata daun beluntas juga dapat memberikan efek yang buruk bagi tubuh jika dikonsumsi secara berlebihan.

Selama ini, ada beberapa tanaman tertentu yang dipercaya tidak berbahaya jika dikonsumsi seperti tanaman beluntas yang memiliki khasiat menyembuhkan berbagai penyakit.

Namun konsumsinya yang melebihi batas justru dapat mengganggu kesehatan.

Berikut beberapa efek samping akibat sering menggunakan atau mengonsumsi daun beluntas.

  • Merusak Hati

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, tanaman beluntas mengandung minyak atsiri.

Konsumsi minyak atsiri yang berlebihan dapat menyebabakan kerusakan pada hati.

Hal ini disebabkan karena hati bekerja keras untuk membuat minyak atsiri dapat terlarut bersama berbagai cairan lain saat melalui hati.

Oleh karena itu, jika terlalu sering mengonsumsi daun beluntas akan menyebabkan kerusakan pada hati.

  • Gangguan Kehamilan

Kandungan minyak atsiri yang ada dalam tanaman beluntas juga dapat menyebabkan terjadinya gangguan pada kehamilan yang dikenal dengan teratogenicity.

Oleh karena itu, bagi ibu hamil sebaiknya jangan terlalu sering mengonsumsi daun beluntas.

  • Alergi

Kondisi tubuh setiap individu berbeda-beda dalam menerima suatu zat. Ada beberapa orang yang memiliki kesensitifan terhadap kandungan asam amino.

Seperti halnya pada tanaman beluntas yang mengandung senyawa asam amino.

Bagi beberapa orang, konsumsi suatu bahan makanan atau suplemen yang mengandung asam amino secara berlebihan dapat menimbulkan beberapa gejala alergi, seperti sakit perut atau terdapat ruam-ruam kemerahan pada kulit.

  • Gangguan pada Ginjal

Tanaman beluntas juga mengandung fosfor yang memiliki manfaat untuk pembentukan tulang dan gigi.

Namun jika konsumsinya melebihi batas, akan menyebabkan timbulnya gangguan pada ginjal.

Hal ini disebabkan karena fosfor akan mengendap di ginjal, sehingga memicu terjadinya penyakit ginjal.

  • Penyakit Tulang

Selain menyebabkan gangguan pada ginjal, konsumsi fosfor yang berlebihan juga dapat menyebabkan kesehatan tulang terganggu.

Oleh karena itu, sebaiknya kurangi minuman atau jenis makanan yang mengandung fosfor, seperti tanaman beluntas.

Terutama bagi para remaja yang masih dalam proses pertumbuhan, karena jika terjadi gangguan pada fisiknya akibat kelebihan fosfor, maka pertumbuhan bagian tubuh lainnya juga akan berpengaruh.

Itulah beberapa efek samping yang ditimbulkan akibat terlalu sering menggunakan atau mengonsumsi daun beluntas.

Sejatinya, segala yang berlebihan memang akan memberikan dampak yang buruk bagi tubuh.

Oleh karena itu, sebaiknya konsumsi suplemen atau obat-obatandengan dosis yang tepat, termasuk dalam mengonsumsi daun beluntas agar manfaatnya dapat dirasakan tubuh dan tidak menimbulkan efek yang buruk.

Baca Juga : Kandungan dan Manfaat Daun Beluntas

Loading…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anti Spam *

Agroteknologi © 2017 Frontier Theme