Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Cara Singkat Budidaya Tanaman Singkong Secara Organik

Cara Singkat Budidaya Tanaman Singkong Secara Organik – Singkong merupakan tanaman yang dapat tumbuh dimana saja bahkan lahan kritis sekalipun.

Tanaman ini memiliki banyak nama seperti ketela pohon, umbi kayu dan lain sebagainya. Singkong, ketela pohon, atau umbi kayu memiliki nama latin Manihot utillissima dan termasuk ke dalam suku Euphorbiaceae.

Cara budidaya tanaman singkong secara organik juga terbilang cukup mudah, yaitu hanya dengan menanam batang atau bonggol singkong ke dalam tanah.

Untitled

Tanaman singkong dapat dijadikan sebagai bahan baku dalam industri rumah tangga seperti membuat pati tapioka, tepung tapioka, dan lain sebagainya.

Selain itu, singkong juga dapat dijadikan sebagai bahan dasar dalam berbagai olahan makanan dari berbagai daerah, misalnya tiwul, keripik singkong, singkong goreng, singkong rebus, lemer, getuk, cenil dan masih banyak lagi. Bahkan beberapa daerah menjadikan singkong sebagai makanan pokok seperti halnya nasi.

Oleh karena itu tanaman singkong memiliki potensi yang besar untuk dibudidayakan, dan tidak ada salahnya apabila ingin mempelajari bagaimana cara budidaya tanaman singkong.

Cara Budidaya Tanaman Singkong Secara Organik

Tanaman singkong dapat tumbuh hingga mencapai ketinggian yang berkisar antara 10 – 700 mdpl. Secara umum tanaman singkong cocok untuk dibudidayakan pada tanah yang memiliki struktur gembur, remah, tidak simak dan juga tidak poros.

Tanah yang baik untuk budidaya tanaman singkong harus mengandung unsur hara. Jenis tanah yang cocok yaitu tanah latosol, tanah alluvial, tanah grumosol, tanah podsolik merah kuning, tanah mediteran, dan tanah andosol dengan pH 4,5 – 8 dan pH idealnya yaitu 5,8.

Curah hujan yang diperlukan dalam budidaya tanaman yaitu pada kisaran antara 1.500 hingga 2.500 mm/tahun dengan kelembapan awal yaitu 60 hingga 65%. Selain itu budidaya tanaman singkong memerlukan penyinaran cahaya matahari kurang lebih 10 jam perhari.

  • Persiapan Lahan

Untitled

Untuk membudidayakan tanaman singkong tidak terlalu sulit. Tanaman singkong yang dibudidayakan pada lahan yang memiliki curah hujan cukup tinggi dan memiliki banyak air, sebaiknya pada lahan dibuat bedengan.

Sedangkan untuk lahan yang memiliki curah hujan sedikit, pada lahan tidak perlu dibuat bedengan.

  • Pemilihan Bibit

Untitled

Tanaman singkong dibudidayakan dengan menggunakan stek. Batang yang baik yaitu berdiameter 2 hingga 3 cm. Stek yang akan digunakan diambil dari batang tanaman sisi sedang dengan menggunakan pisau atau sabit.

  • Penanaman

Untitled

Budidaya tanaman singkong baik dikerjakan pada awal musim kemarau, hal ini bertujuan agar panen dapat dilakukan pada awal musim hujan. Batang yang sudah dipotong ditanam di dalam tanah. Batang ditanam dengan kedalaman 8 hingga 12 cm.

  • Pemeliharaan

Tanaman singkong merupakan tanaman yang mudah dalam pemeliharaannya. Penyulaman dapat dilakukan pada saat tanaman singkong berumur 2 hingga 3 bulan sesudah ditanam.

Agar tanaman dapat tumbuh baik secara maksimal dapat dilakukan pengurangan mata tunas pada awal tunas tersebut muncul yaitu pada saat tanaman berumur 1 hingga 1,5 bulan.

  • Panen

Untitled

Singkong yang akan dikonsumsi dapat dipanen pada saat kandungan pati maksimal atau pada saat tanaman singkong berumur 6 hingga 9 bulan.

Akan tetapi singkong yang digunakan sebagai bahan baku industri dapat dipanen pada saat tanaman singkong berumur lebih dari 10 bulan dan tergantung pada varietas singkong yang ditanam.

Singkong yang siap dipanen ditandai dengan daun yang mulai rontok dan berwarna agak kekuningan. Pemanenan dapat dilakukan dengan memangkas batang singkong terlebih dahulu untuk mempermudah pencabutan tanaman singkong.

Baca Juga :

Loading…

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anti Spam *

Agroteknologi © 2017 Frontier Theme