Cara Pengendalian dan Mengobati Kubis yang terserang Akar gada

Cara Pengendalian dan Mengobati Kubis yang terserang Akar gada – Akar gada adalah salah satu penyakit yang menyerang tanaman kubis sehingga menyebabkan kerugian ketika panen yang disebabkan oleh patogen Plasmodiophora brassicae.

Biasanya tanaman kubis yang terserang oleh akar gada akan mengalami gejala layu yang pertanda bahwa tanaman kubis tersebut sudah terinfeksi oleh virus, dan akar – akar pada kubis telah rusak.

Awalnya, akar kubis akan membengkak dan akhirnya berkembang menjadi distorsi besar atau gada.

Pertama, tanaman yang terserang akan sebagian dan mereka akan tumbuh kerdil, baru kemudian bisa saja seluruh kubis yang ada pada lahan akan megerdil semua, hal ini dikarenakan virus yang telah menginfeksi tanaman pertama telah berkembang biak dan mempengaruhi tanaman lain.

Baca Juga :

Cara Membuat Pestisida Organik

Cara penanganan pasca panen tanaman andewi

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Caisim

Cara pengendalian hama dan penyakit tanaman andewi

Bagian-bagian tumbuhan yang dapat dikosumsi atau dimakan

Spora gada bisa bertahan hidup selama 20 tahun di dalam tanah, sehingga ketika lahan terserang penyakit gada, kecil kemungkinan bisa bersih semua tidak mungkin.

Spora tersebut dapat berkembang biak atau menyebar dapat dengan peralatan pertanian yang telah terkontaminasi atau objek lainnya. Serangan gada ini akan memburuk ketika suhu tanah di atas 20 derajat celcius dan ph tanah kurang dari 7.

Cara pengendaliannya adalah dengan cara menjaga kebersihan hingga membuat atau mengelola lahan yang tidak membuat menarik para patogen penyebab akar gada, seperti :

Pembibitan dan kebersihan lahan

  • Lakukan pencegahan dengan tidak membawa spora dorman memasuki lahan.
  • Selalu bersihkan peralatan anda sebelum anda meninggalkan lahan anda.
  • Pilihlah bibit yang bagus tak berpenyakit dan anda bisa membelinya di penjual bereputasi baik, sehingga anda tidak menanam bibit kubisyang telah terinfeksi.
  • Namun, ketika anda memutuskan menggunakan bibit sendiri, maka pilihlah lahan yang masih steril dalam artian belum pernah di temukan penyakit akar gada di lahan tersebut.
  • Pastikan air irigasi anda tidak terkontaminasi oleh spora penyebab akar gada.

Pengendalian lahan

  • Pilihlah lahan yang dapat dilakukan pengeringan tanah dengan baik.
  • Pastikan pH tanah antara 7 – 7,5 ,jika masih di bawah itu, anda bisa meningkatkan dengan kapur.
  • Jangan terlalu berlebihan mengairi lahan anda.
  • Lakukan penanaman secara bergantian dengan tanaman selain kubis selama mungkin.
  • Anda bisa menggunakan varietas yang lebih resisten atau toleran seperti Maxfield
  • Buang dan bakar bagian tanaman yang terinfeksi agar mengurangi jumlah virus pada lahan.

Sistem pengendalian

  • Olahlah tanah dengan baik dan imbang, yaitu memakai pupuk organik dan pupuk kimia dengan perbandingan 50 % .
  • Anda juga dapat mengaplikasikan Agensi hayati nasa seperti natal glio yang telah di fermentasi dengan pupuk kandang sebelum tanam juga dapat membantu mengurangi serangan patogen ini.
  • Anda dapat menyemprotkan agensi hayati nasa seperti corrin di awal tanam dengan cara merendam bibit sekitar 15 menit.
  • Anda dapat menggunakan bibit yang bebas dari hama dan penyakit akar gada.

Fungisida

  • Sebaiknya anda menggunakan cara pendekatan mengelola secara rintegrasi bukan hanya mengandalkan fungisida, apalagi di Indonesia tidak ada fungisida yang rintegrasi khusus akar gada.
  • Hanya fungisida yang memiliki spektrum luas menggunakan zat aktif dazomen atau karbendazim yang teregristasi.
  • Anda harus tahu, bahwa bahan kimia juga membahayakan untuk kesehatan manusia ketika digunakan dengan cara yang salah, bahkan bisa merusak tanah ketika anda menggunakan secara berlebihan.

Loading…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anti Spam *

Agroteknologi © 2017 Frontier Theme
    perusahaan security
  1. perusahaan security
  2. www.insanmedika.co.id Jasa home care
  3. Melayani perawatan dengan baik