Cara penanganan pasca panen tanaman adas

Cara penanganan pasca panen tanaman adas – Tanaman adas bisa dimanfaatkan untuk keseharian mulai dari bagian daun, umbi dan juga bijinya.

Selain sebagai sayuran, obat, adas dimanfaatkan sebagai bahan dasar minyak atsiri.

Agar tidak menurun kualitas adas pasca panen, maka di perlukan penanganan yang baik.

adas

Berikut ini akan dijelaskan secara sekilas proses pasca panen tanaman adas mulai dari daun, umbi dan biji.

Baca Juga :

Pasca penen daun adas dan umbi adas

  • Pemanenan

Lakukan panen pada saat daun adas mulai mapan dengan memotong menggunakan gunting atau pisau yang tajam dan steril.

Panen umbi adas ketika ukurannya sekitar bola tenis kecil dan di panen ketika awal musim semi atau akhir musim panas, karena jika panen denagn kondisi umbi yang terlalu besar, rasanya pahit.

  • Pengumpulan

Kumpulkan daun atau umbi adas tersebut dalam sbuah wadah yang bersih dan tempatkan pada penampungan.

  • Sortasi

Lakukan penyortiran untuk memisahkan antara daun atau umbi yang bagus dan rusak misalnya busuk dan cacat. Selain itu, penyortiran dilakukan untuk memisahkan antara kotoran yang menempel, yang dapat mengganggu kualitas si adas.

  • Pencucian

Lakukan pencucian daun atau umbi adas menggunakan air yang bersih, tapi jangan sampai menggunakan air yang sudah terkontaminasi dengan bahan lain seperti air sungai, karena di khawatirkan akan mempengaruhi si daun dan umbi adas. Setelah selesai tiriskan dalam wadah hingga airnya tidak ada.

  • Grading

Grading di lakukan ketika untuk memisahkan kualitas atau ukuran si daun atau umbi adas sesuai standartnya atau sesuai permintaan pasar.

  • Pengepakan

Bungkus si daun dan umbi adas tersebut dalam plastik yang kedap udara misalnya, demi menjaga kualitasnya.

  • Pengiriman

Setelah selesai semua, maka daun atau umbi  adas siap untuk di kirim ke pasar. Jika di perlukan penyimpanan, pilih tempat penyimpanan yang kondisi ruangannya stabil, memiliki sirkulasi udara yang baik.

Pasca panen biji adas

  • Panen

Biji adas di panen ketika sudah kering dan tua. Biasanya di pannen dengan menggoyangkan si batang adas dan meletakkan plastik atau kain di bawahnya, sehingga biji adas tidak hilang.

Bisa juga menggunakan kain yang di tutupkan atau di bungkuskan pada kepala tanaman adas, baru kemudian tangkai adas di potong. Setelah biji – biji tersebut di rontokkan dengan kain tadi.

  • Pengangkutan

Karena ukuran adas yang kecil, maka di perlukan wadah yang tertutup atau tidak bolong, karean menghindari biji yang hilang atau terjatuh, ember misalnya.

  • Penjemuran

Jemur ulang adas hingga benar – benar kering dengan alas terpal atau plastik. Ketika menjemur, pastikan tidak ada biji yang tertumpuk terlalu banyak dan lakukan pembalikan secara bolak balik agar keringnya merata.

  • Sortasi

Lakukan sortasi dengan memisahkan antar kotoran yang menempel pada biji adas dengan kotoran shingga mengganggu kualitas atau adas yang rusak.

  • Pengepakan

Simpan biji – biji adas pada wadah yang tertutup, gelap dan sejuk serta kedap udara, apalagi ada tersebut dapat bertahan hingga 6 bulanan. Jangan lupa memberinya label sepeti keterangan berat, tanggal panen dan prosuksi.

  • Penyimpanan

Simpanlah biji – biji tersebut dalam ruangan yang sejuk, tidak lembab atau tidak panas. Pastikan sirkulasi udara lancar, jauh dari  bahan –  bahan yang dapat mengurangi kualitas adas.

  • Pengiriman

Pengiriman dapat dilakukan kapan saja, asalkan juahkan dari cuaca yang tidak bersahabat, seperti ketika hujan dan panas, karena bisa jadi biji – biji tersebut akan rusak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anti Spam *

Agroteknologi © 2017 Frontier Theme
    pintugarasi.com
  1. Murah, kuat ,cicilan 0%, garansi
  2. bandarsakong.net
  3. Agen Domino Online & Game QQ Terbaik. Support 24 jam, Ramah & Cepat