Siapakah yang layak memimpin DKI Jakarta 2017-2022?

View Results

Loading ... Loading ...

Cara Mudah Dalam Budidaya Kacang Panjang

Cara Budidaya Kacang Panjang – Kacang panjang (Vigna sinensis), adalah tanaman sayuran anggota famili Leguminosa. Manfaat tanaman yang berasal dari jenis ini adalah kemampuan mereka mengembalikan kandungan nitrogen pada tanah.

Jadi tidak hanya berguna untuk disayur dan ditumis, kacang panjang adalah tanaman dengan nilai ekonomi tinggi, dan cara budidaya kacang panjang yang bagus dapat memperbaiki kesuburan tanah.

Untitled

Baca Artikel lainnya :

Syarat Tumbuh

Kacang panjang bisa tumbuh baik di dataran rendah, ataupun dataran tinggi maksimal 800 meter dari permukaan laut. Berikut adalah beberapa syarat lingkungan tanam kacang panjang:

  • Suhu optimal untuk perkembangannya adalah 15-24o
  • Suhu terendah di mana tanaman ini bertahan adalah 10o C, dan maksimum 35o
  • Curah hujan yang diperlukan kacang panjang adalah 600-1.500 mm/tahun.
  • Tanah yang diperlukan adalah tanah gembur, dengan drainase bagus.
  • Di tanah dengan hara banyak, kacang panjang tumbuh subur namun produksi biji minim. Hal sebaliknya akan terjadi jika Anda menanamnya di tanah dengan hara minim.
  • pH tanah sekitar 5-6.

Pemilihan Bibit

Untuk bisa membudidayakan tanaman kacang panjang yang berkualitas, Anda harus memilih bibit terbaik. Perhatikan ini:

  • Bibit yang baik mempunyai penampilan mengkilap, dan tak ada cacat atau kerusakan.
  • Umur sudah cukup tua dan bernas.
  • Tidak mengandung penyakit atau hama.
  • Bentuk besar, punya perkecambahan di atas 80-90%.
  • Benih yang bagus akan tenggelam ketika direndam di air, tidak mengapung.

Persiapan Lahan

Lahan yang bagus untuk ditanami adalah lahan gembur, bisa dengan dicangkul atau dibajak. Selain itu, berikut ini yang harus Anda lakukan untuk menyiapkan lahan penanaman:

  1. Cangkul atau bajaklah tanah sampai kedalaman 20 cm, dan biarkan terbuka kurang lebih 4 hari agar tanah bisa bernapas.
  2. Campurkan pupuk kandang dengan dosis 1 ton/ha, dan diamkan 7 hari supaya pupuk benar-benar tercampur sempurna dengan tanah.
  3. Buat bedengan dengan panjang sesuai lahan, lebarnya 80 hingga 90 cm, dan tingginya 20-30 cm. Buat jarak antar bedengan dengan sebesar 40-50 cm.
  4. Bila pH tanah kurang dari 5, lakukan pengapuran pakai dolomit 1-2 ton/ha, yang dicampur ke tanah sampai kedalaman 30 cm.

Penanaman

Tanam kacang panjang ketika di awal musim hujan sehingga suplai air untuk tanaman berlimpah. Beberapa menanam ketika hampir berada di akhir musim hujan agar air yang berlebih tidak membuat kacang panjang membusuk.

Secara umum, tidak terlalu jadi masalah kapan Anda menanam, yang penting kacang panjang mendapatkan asupan air yang cukup.

Dalam cara budidaya kacang panjang, buat lubang tanah untuk menanam bibit dengan jarak 30-60 cm antar lubang. Isi benih-benih kacang panjang, 2-3 biji per lubang. Tutupi lubang dengan tanah tipis saja, sehingga tunas bisa keluar dengan gampang.

Siapkan galah dari bambu sepanjang 2 meter untuk tempat merambat kacang panjang nantinya. Sulur tanaman akan mulai muncul 4-5 hari setelah bibit ditanam. Jika ada yang tak tumbuh, segera ganti.

Perawatan

Ada beberapa hal yang harus Anda lakukan untuk memastikan kacang panjang tumbuh dengan baik, seperti mengikatkan sulur yang tumbuh merambat di tanah ke galah setelah berumur 25 hari. Perawatan lainnya adalah:

  • Pengairan

Jika Anda melakukan irigasi, genangi dengan air sampai semua tanah lembab, lalu alirkan air keluar. Jika Anda pakai lahan tadah hujan, berikan air di awal penanaman.

  • Penyiangan

Bersihkan tanah dari gulma dan juga rumput liar, terutama di awal penanaman. Pakai arit, atau pakai tangan secara manual.

  • Pemupukan

Lakukan pemupukan saat awal masa tanam dan ketika tanaman sudah berumur 15-20 hari. Ini yang harus Anda perhatikan:

  • Saat awal tanam, berikan pupuk kandang sebanyak 10 ton/ha. Bisa lalu Anda tambahkan pupuk buatan seperti KC1 (125 kg), Urea (50 kg), dan TSP (200 kg).
  • Saat tanaman umur 15-20 hari, gunakan kompos 20 ton/ha, disebar di sekitar tanaman, lalu ditumpuk lagi dengan tanah. Tambahkan juga ketiga pupuk buatan dengan dosis sama.
  • Agar bunga cepat keluar, bisa gunakan pupuk organik cair yang dilarutkan di air dengan perbandingan 1:10, masing-masing untuk pupuk dan air. Semprotkan pupuk 1 L/10 m2.
  • Penyakit dan hama

Kutu hitam/putih, kepik daun, ulat grayak, karat daun, dll. sering menyerang kacang panjang. Tangani dengan pakai pestisida hayati atau secara manual, cabut tanaman yang mati, dan drainase.

Panenan

Begitu tanaman sudah berumur 45-50 hari, kacang panjang sudah siap untuk dipanen. Anda bisa melihatnya ketika buah sudah berwarna hijau keputihan. Petik kacang panjang tersebut dengan mematahkan tangkai ke arah berlawanan, atau putar-putar buahnya sampai lepas.

Periode panen tanaman ini dalam satu siklus adalah sekitar 15-18 kali. Cara budidaya kacang panjang yang bagus bisa menghasilkan 35 ton kacang panjang per hektarnya. Kumpulkan kacang panjang ini, ikat, dan pasarkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anti Spam *

Agroteknologi © 2015 Frontier Theme