Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Cara Menanam Semangka dengan Cara Hidroponik

Cara Menanam Semangka dengan Cara Hidroponik – Semangka merupakan salah satu jenis tanaman buah-buahan yang merambat seperti tanaman melon dan mentimun.

Di Indonesia sendiri, tanaman semangka banyak dibudidayakan.

Dalam pembudidayaannya, semangka dapat dibudidayakan dengan menggunakan media tanah.

Namun seiring perkembangan zaman, membudidayakan tanaman semangka juga dapat dilakukan tanpa media tanah. Hal ini dikenal dengan istilah menanam secara hidroponik.

Baca Juga : Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Semangka

Menanam tanaman sacara hidroponik merupakan cara menanam tanpa menggunakan media tanam seperti tanah, namun memanfaatkan beberapa media penunjang di antaranya seperti kerikil, rockwool, pecahan batu bata, sekam bakar, hidroton, hingga sabut kelapa.

Jika Anda tertarik untuk membudidayakan tanaman semangka secara hidroponik, Anda dapat mengikuti langkah-langkahnya di bawah ini.

Pemilihan Bibit

Langkah pertama untuk melakukan budidaya tanaman semangka secara hidroponik yaitu memilih bibit yang berkualitas.

Untuk mendapatkan bibit yang berkualitas bisa didapatkan dengan membelinya di toko-toko pertanian terdekat.

Selain itu, pilihlah benih dengan ciri-ciri antara lain memiliki permukaan yang licin, mengkilap berwarna kehitaman, utuh atau tidak cacat, serta bebas dari penyakit dan hama.

Rendam benih dalam larutan air yang dicampur dengan fungisida dalam waktu 24 jam agar benih terbebas dari hama dan jamur.

Penyiapan Media Tanam

Sebelum menanam secara hidroponik, ada beberapa alat dan bahan yang perlu dipersiapkan.

Alat dan bahan yang dibutuhkan untuk menanam tanaman semangka secara hidroponik di antaranya pipa peralon, timer, talang air, torn tampungan air, mesin pompa akuarium dan gabus atau busa.

Penyiapan Tanam

Setelah mempersiapkan media tanam, langkah selanjutnya adalah melakukan penanaman.

Ada tiga tahapan dalam penyiapan tanam yaitu penyemaian, penyesuaian dan penanaman.

Pada tahap penyemaian, siapkan dahulu tempat untuk penyemaian yaitu berupa kapas yang telah dibasahi dengan air dan dilapisi dengan kertas koran.

Setelah itu, benih semangka disemaikan, direndam terlebih dahulu di dalam air hangat yang dicampur dengan antonik, lalu diamkan selama 2-4 jam.

Benih semangka yang telah disemaikan selama 2 hingga 3 hari akan tumbuh berupa kecambah kecil.

Supaya kecambah tumbuh menjadi lebih cepat, pindahkan ke tempat lain pada media berupa abu sekam lembab.

Pada tahap penyesuaian, siapkan tempat berupa nampan plastik yang telah diberi nutrisi.

Sebelum ditanam di media tanam, benih yang telah disemaikan selama 8 hingga 10 hari perlu dilakukan penyesuaian dengan memberi nutrisi.

Jika pada tahap penyesuaian mulai tumbuh daun pada hari ke 13 hingga 14, mulailah pindahkan benih semangka ke dalam media tanam.

Pada saat melakukan penanaman, sebaiknya aliri perakaran tanaman secara otomatis dengan memanfaatkan timer.

Pembuatan hidroponik untuk tanaman semangka dapat menggunakan pipa paralon.

Cara membuatnya yaitu dengan melubangi paralon dengan ukuran diameter 3-5 cm. Setelah itu, tutup bagian ujung paralon sebelah kanan atau sebelah kiri saja.

Pemeliharaan Tanaman

Setelah semua cara untuk menanam dengan hidroponik dilakukakn, yang perlu dilakukan yaitu melakukan pemeliharaan pada tanaman dengan baik dan teratur.

Untuk pemeliharaannya, Anda hanya cukup melakukan pengecekan secara berkala.

Hal ini bertujuan untuk menjaga larutan nutrisi terbebas dari gangguan hama dan penyakit.

Selain itu, perlu juga melakukan pemupukan susulan agar kestabilan pertumbuhan tanaman semangka tetap terjaga.

Pemupukan dapat dilakukan dengan menggunakan pupuk cair yaitu berupa pupuk urea cair, pupuk kompos cair dan berbagai pupuk lainnya yang dapat dicairkan dan disesuaikan dengan dosis yang diperlukan.

Sementara untuk pemanenannya, dilakukan pada saat tanaman berusia 2 hingga 3 bulan setelah ditanam.

Baca Juga : Manfaat biji semangka yang belum diketahui

Loading…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anti Spam *


Agroteknologi © 2017 Frontier Theme