Panduan dan Cara Membuat Pupuk Kompos Takakura

Cara Membuat Pupuk Kompos Takakura – Kompos Takakura merupakan hasil akhir dari sampah dapur yang tidak berbau atau harus higienis di proses menggunakan cara Takakura Home Method Composting.

Ide ini awalnya berasal dari seorang bernama Mr. Takakura yang berasal dari Jepang mencari solusi untuk mendaur ulang sampah yang ada di dapur. Metode ini pertama kali di perkenalkan di Kota Surabaya pada tahun 2004.

kompos takuda

Cara membuat kompos Takakura

1). Menyiapkan starter mikroorganisme

Dibutuhkan starter mikroorganisme yang bertugas sebagai dekomposer dalam pembuatan bibit kompos Takakura.

Untuk membuat larutan starter maka kita membutuhkan mikroorganisme pengurai dari sampah dapur seperti sayuran, buah, tempe dan yoghurt apalagi sifatnya yang tidak berbau. Ada 2 buah larutan starter yaitu :

Starter dengan larutan gula

  • Siapkan sebuah stoples kaca kedap udara berukuran lima liter
  • Masukkan 200 gram gula merah pada stoples ditambah dengan 3 liter air bersih aduk hingga tercampur rata
  • Tambahkan 5 butir ragi atau ragi untuk tempe jika tidak ada bisa diganti dengan sepotong tempe atau tape
  • Tutup stoples dengan rapat selama 3-5 hari hingga larutan berubah warna cokelat pekat dengan berbau wangi.

Starter dengan larutan garam

  • Siapkan sebuah stoples kaca kedap udara berukuran lima liter
  • Masukkan 1 sendok makan garam dapur yang di campur dengan 3 liter air dan aduk hingga rata
  • Tambahkan beberapa potong sayuran hijau seperti bayam, kangkung atau kulit buah seperti kulit pisang dan pepaya yang telah dilumatkan
  • Tutup stoples angan rapat selama 3 – 5 hari hingga berbau enak.

2). Membuat bibit kompos Takakua

  • Siapkan 100 kg sekam padi, 100 kg dedak, starter mikroorganisme, air bersih dan terpal plastik
  • Carilah tempat yang terlindungi dari hujan atau panas yang memiliki permukaan keras
  • Campurkan sekam padi dan dedak hingga merata kemudian tambahkan larutan starter dan aduk lagi hingga rata
  • Tambahkan air hingga memiliki tingkat kelembaban 40 – 60 %. Untuk mengetahui kelembabannya bisa di cek dengan menggenggam material dan di kepal. Jika di genggam bisa membentuk kepalan dan solid itu berarti kelembaban sudah tercapai, tetapi jika dikepal mengeluarkan air maka tingkat kelembaban berlebihan.
  • Tutup rapat menggunakan terpal plastik selama 5 – 7 hari
  • Kompos yang sudah matang memiliki ciri permukaan tumpukan kompos diselimuti oleh mould putih, selain itu kompos memiliki warna cokelat gembur serta tidak memiliki bau. Bibit kompos tersebut cukup untuk 40 – 50 rumah tangga.

3). Menyiapkan keranjang Talakua

Siapkan keranjang yang berukuran sekitar 60 liter yang telah di lapisi dengan kardus atau kertas tebal agar kompos tidak berceceran serta air bisa terserap.

Anda bisa menggunakan keranjang dari plastik atau anyaman yang memiliki pori-pori udara.

4). Proses kompos Takakura

Proses reaksinya berlangsung secara aerobik yaitu :

Langkah membuat kompos Takakura :

  • Masukkanlah 2 – 3 kg bibit Takakura pada keranjang
  • Tambahkan sampah organik dalam kompos kemudian aduk hingga tercampur rata
  • Tutup rapat keranjang maka sampah akan di fermentasi dalam waktu 1 – 2 hari.
  • Jika keranjang sudah terisi hampir 90 % maka 2/3 kompos masukkan dalam sebuah karung dan biarkan selama 2 Minggu, maka akan menghasilkan kompos yang kering.
  • Kompos Takakura yang berhasil maka akan memiliki bentuk dan tekstur seperti nah berwarna cokelat kehitaman dan tidak memiliki bau.
  • Untuk menguji kompos sudah berhasil belum maka masukkanlah pada air bersih, jika terapung maka masih belum jadi kompos, jika air berubah warna maka ada cairan dalam kompos hasil dari fermentasi.

Baca Artikel Lainnya :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anti Spam *

Agroteknologi © 2017 Frontier Theme
    domino 99
  1. domino 99
  2. harga genteng keramik
  3. Pengiriman dan pemasangan seluruh indonesia
  4. atap
  5. atap