Siapakah yang layak memimpin DKI Jakarta 2017-2022?

View Results

Loading ... Loading ...

Cara Membuat Perangkap Lalat Buah Untuk Tanaman

Cara Membuat Perangkap Lalat Buah Untuk Tanaman – Salah satu jenis serangga yang kebanyakan menyerang tanaman adalah lalat buah.

Lalat buah menyengat dan kemudian meletakkan telurnya pada buah tanaman sehingga hal ini akan mengakibatkan tanaman buah tersebut akan menjadi cacat dan membusuk.

Jenis kerusakan yang ditimbulkan oleh larva serangga ini pun bisa menyebabkan bergugurannya buah tanaman sebelum mencapai tingkat kematangan yang ditargetkan.

perangkap-buah

Baca Juga :

Tentu saja ini akan sangat merugikan karena dapat memeperlambat peningkatan produksi dan kualitas atau mutu buah.

Banyak metode dan cara yang digunakan untuk membuat perangkap lalat buah. Dengan metode pembungkusan buah, pembuatan alat perangkap yang diaplikasikan untuk meminimalisir serangan  serangan dari lalt buah pada tanaman yang sedang dibudidayakan.

Meskipun tingkat keberhasilannya tidak mencapai 100% akan tetapi setidaknya dapat mengurangi resiko sekitar 60 – 80 %.

Berikut ini akan dijelaskan lebih rinci mengenai cara membuat perangkap lalat buah.

1). Perangkap Lalat Buah Menggunakan Lampu

Bahan yang diperlukan :

Kabel – kabel listrik, lampu jenis neon, nampan atau baki, kayu penopang atau tempat lampu dan tempat nampan yang berisi air dan minyak, air secukupnya dan minyak.

Cara Kerja :

Mulai dengan membuat rumah kecil dengan ukuran kira – kira minimal seukuran nampan atau baki, kemudian pasang lampu neon di bagian atasnya lalu buat dudukan nampan atau baki menjadi tepat dibawah lampu neon.

Perangkap yang satu ini akan aktif bekerja pada malam hari ketika lampu menyala dan hal ini akan menarik perhatian dari serangga untuk berkumpul di sekitar lampu sehingga membuat serangga akan jatuh ke dalam nampan atau baki yang telah berisi air dan minyak yang berada dibawah lampu atau bisa juga dengan menggunakan bahan lainnya, dengan prinsip kerja yang sangat mudah. Melalui cara ini dapat mengurangi hama atau serangga hingga mencapai 80%.

2).  Perangkap Lalat Buah /Serangga dengan Menggunakan Lem

Bahan :

Botol minum bekas air mineral dengan ukuran 1500 ml, lem tikus dan juga tajuk yang beguna untuk meletakan botol bekas yang telah diolesi dengan lem tikus.

Cara Kerja :

Pasang botol bekas air mineral pada bagian kiri dan kanan tanaman kemudian olesi dengan lem tikus. Ulangi cara ini 1 minggu sekali dan penggunaan perangkap menggunakan lem ini mampu mengurangi hama hingga mencapai 65 %.

3). Perangkap Lalat Buah dengan Cairan Antrakan

Bahan :

Gunting, pisau (cutter), botol minum bekas air mineral bentuk kerucut, lakban atau selotip, kawat, tang untuk memotong, sedikit kapas, cairan atraktan untuk lalat buah misalnya petrogenol.

Cara kerja :

Botol minum bekas berbentuk kerucut kemudian dipotong lalu dipasangkan kembali secara terbalik.

Setelah itu bagian mulut menghadap ke dalam tabung, dan bagian sambungannya tadi direkatkan dengan menggunakan lem atau selotip.

Cairan atraktan atau bahan perangkap yang sudah disiapkan kemudian dipasang pada kapas yang berukuran sebesar ibu jari, kemudian diikat kan dengan kawat kecil sehingga akhirnya bisa menggantung di bagian tengah dari tabung perangkap.

Maka perangkap lalat buah siap untuk dipasang. Gunakan sarung tangan atau masker saat menggunakan cairan ini, karena cairan yang digunakan adalah cairan kimia yang berbahaya dan setelah itu dianjurkan untuk mencuci tangan hingga bersih menggunakan air mengalir.

Perlu diingat bahwa larutan atraktan ini hanya dapat bertahan sekitar lebih kurang 4 minggu, jadi hingga pengisian ulang selanjutnya cukup diberikan pada kapas jika diperlukan.

Apabila wadah yang berisi cairan atraktan ini sudah habis, maka jangan dibuang sembarangan karena hal ini nantinya akan mencemari lingkungan. Cukup menanamnya atau mengubur didalam tanah dan jaukan dari sumber air.

Prinsip kerja dari alat perangkap yang menggunakan cairan atraktan ini yaitu mengundang lalat jantan untuk datang karena atraktan memiliki bau khas yang menarik perhatian lalat jantan sehingga lalat jantan masuk ke dalam perangkap sehingga akan mengurangi jumlah lalat jantan di lingkungan dan sekaligus dapat mencegah terjadinya perkawinan dengan lalat betina.

Tingkat keberhasilan menggunakan perangkap ini dapat mengurangi hama atau serangga hingga 80%.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anti Spam *

Agroteknologi © 2015 Frontier Theme