Cara dan Proses Pembenihan Tanaman Daun Bawang

Cara dan Proses Pembenihan Tanaman Daun Bawang – Daun Bawang bukanlah jenis tanaman yang asing di telinga orang Indonesia. Tentu hal tersebut terjadi bukannya tanpa alasan.

Dimana seperti yang diketahui bahwa daun Bawang menjadi salah satu jenis makanan yang seringkali diolah dalam makanan Indonesia.

Bahkan bisa dibilang di seluruh daerah di Indonesia selalu menggunakan daun bawang sebagai penambah rasa dalam makanan mereka. Sehingga tidak heran apabila permintaan akan daun bawang terus meningkat dari waktu. Sesuatu yang tentunya bisa menjadi kesempatan ekonomi bagi siapapun yang dapat melihatnya.

Dimana dengan pembudidayaan tanaman Daun Bawang maka akan mendapatkan keuntungan ekonomi nantinya. Namun tentunya bukan perkara yang mudah untuk melakukan hal tersebut.

Baca Juga :

Karena dibutuhkan ilmu dan juga pengetahuan untuk melakukan hal tersebut. Apalagi masih banyak orang awam yang belum tahu tentang caranya. Untuk itulah, berikut ini akan dijelaskan cara dan proses pembenihan tanaman daun bawang:

Persiapkan Lokasi Tanam

Hal pertama yang harus diperhatikan ketika akan melakukan proses pembenihan pada tanaman daun bawang adalah lokasi tanam. Dimana lokasi tanam ini memiliki peranan penting terhadap kualitas dari tanaman nantinya.

Sehingga hal tersebut membuat lokasi tanam tidak bisa dipandang sebelah mata begitu saja. Untuk itu persiapkan lokasi tanam yang cocok dan juga sebaik mungkin. Dimana untuk tanaman daun bawang maka persiapkan lokasi tanah dengan unsur hara yang baik dan juga perairan yang lancar.

Karena hal ini nantinya akan sangat berefek pada tanaman daun bawang yang ditanam. Seperti yang diketahui bahwa tanah yang gembur membuat tanaman lebih mudah untuk tumbuh dan juga menghasilkan tanaman yang lebih berkualitas.

Pemilihan Bibit Tanaman Daun Bawang

Setelah mempersiapkan lokasi tanaman untuk tanaman daun bawang maka langkah selanjutnya adalah mempersipakan bibit. Seperti yang sudah diketahui bahwa setiap tanaman tentunya tidak begitu saja tumbuh.

Harus ada bibit yang ditanam terlebih dahulu. Hal yang sama juga terjadi pada tanaman daun bawang. Dimana bibit tanaman daun bawang bisa dipilih sesuai dengan criteria masing-masing. Tentunya sesuai dengan apa yang paling dibutuhkan. Sehingga hal ini bisa mempengaruhi terhadap pemilihan bibit tanaman daun bawang yang mau dipilih.

Penyiraman Tanaman Daun Bawang

Setelah bibit ditanam maka kita tidak bisa membiarkannya dengan begitu saja. Karena tanaman daun bawang tidak begitu saja tumbuh. Harus dilakukan penyiraman secara teratur.

Dimana proses penyiraman ini bisa dibilang proses yang tidak bisa diabaikan dengan begitu saja. Karena dari proses penyiraman inilah nantinya tanaman daun bawang akan mendapatkan air yang membantu perkembangannya.

Namun meski begitu bukan berarti lantas pemberian maupun penyiraman air terhadap tanaman daun bawang dilakuakn secara berlebihan.

Karena apabila tanaman daun bawang mendapatkan air secara berlebihan maka dipastikan tanaman daun bawang malah akan layu. Bahkan tidak jarang diantaranya yang malah mengalami kebusukan. Sesuatu yang nantinya bisa mengakibatkan gagal panen. Sehingga hal ini patut untuk diperhatikan.

Perawatan Tanaman Daun Bawang

Hal terakhir yang harus dilakukan pada tanaman daun bawang yang ditanama adalah melakukan perawatan. Setelah tanaman Daun Bawang menunjukan pertumbuhannya yang signifikan maka setelah itu tidak bisa dibiarkan dengan begitu saja. Perawatan juga proses yang tidak bisa dilewatkan.

Perawatan dalam hal ini bisa dilakukan dengan cara membersihkan rumput maupun tanaman lainnya yang menganggu pertumbuhan dari tanaman daun bawang itu sendiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anti Spam *

Agroteknologi © 2015 Frontier Theme