Loading…

Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Cara Budidaya Wheat Grass Hidroponik Dengan Media Rockwool

Cara Budidaya Wheat Grass Hidroponik Dengan Media Rockwool – Wheat Grass atau yang biasa dikenal sebagai tanaman rumput gandum merupakan salah satu tanaman yang sangat popular sebagai tanaman yang memiliki banyak manfaat.

Tanaman wheat Grass atau tanaman  rumput gandum ini menjadi popular sejak tren gaya hidup sehat makin menjadi bagian dari gaya hidup.

Wheat Grass berasal dari kelompok kecambah atau kotiledon dari tanaman Triticum Aestivum yang termasuk dalam family Poaceae.

Tanaman sangat tinggi dengan kandungan  gizi, antioksidan, vitamin dan mineral yang sangat diperlukan tubuh manusia.

Baca Juga : Jenis-Jenis Sayuran Yang Baik Di Tanam Secara Hidroponik

Mengkonsumsi nya akan sangat bermanfaat bagi kesehatan.  Wheat Grass dapat dikonsumsi dalam bentuk  jus  ataupun dalam bentuk makanan lain nya.

Bahan dan alat yang diperlukan untuk menanam wheat grass  :

  • Bibit wheat grass atau rumput gandum, yang dapat diperoleh ditoko yang menyediakan bibit pertanian yang berkualitas. Atau anda dapat pula membeli nya secara online.
  • Media tanam hidroponik ini dapat berupa pasir murni atau rockwool.
  • Wadah media semai dapat menggunakan media yang terbuat dari plastik.
  • Air bersih sebagai cairan untuk menyiram media tanam yang digunakan.
  • Koran atau kain kering untuk menutup wadah media semai

Cara melakukan penanaman wheat grass :

  • Langkah pertama untuk melakukan penanaman wheat grass adalah dengan mempersiapkan semua perlengkapan dan bahan yang diperlukan. Letakkan media tanam yang berupa pasir atau potongan rockwool pada wadah media semai dari bahan plastik yang sudah disiapkan. Jika anda memutuskan untuk menggunakan rockwool, sebaiknya pada bagian atasnya dilapisi juga dengan cocopeat atau sekam agar permukaannya menjadi halus.
  • Setelah semua bahan dan perlengkapan disiapkan, langkah berikut nya adalah memulai tahap penyemaian benih rumput gandum. Tebarkan semua bibit tersebut pada media semai, sebaik nya dengan jarak yang saling berdekatan. Kemudian sebarlah bibit nya agar tanaman dapat tumbuh pada seluruh permukaan media tanam secara merata. Sebelum disemai benih wheat grass jangan direndam kedalam air, karena dapat menyebabkan benih menjadi rusak.
  • Lakukan penyiraman pada benih yang telah ditebar pada media tanam tersebut dengan air secara rutin sebanyak dua kali dalam sehari. Pastikan media cukup basah tapi jangan sampai menggenang sehingga membuat benih malah mengapung diair. Pastikan juga air yang diberikan jumlah nya cukup dan tidak sampai berlebihan. Apabila terlalu banyak, air yang diberikan dapat membuat benih rusak dan busuk serta dapat merangsang pertumbuhan jamur yang malah dapat merusak benih tersebut.
  • Tutup wadah benih tersebut hingga 3 hari lamanya dengan menggunakan kertas Koran maupun kain agar terhindar dari cahaya langsung. Sebaiknya simpan wadah benih didaerah yang terlindung cahaya dan teduh.
  • Pada hari keempat bukalah wadah yang tertutup tersebut. Benih wheat grass sudah berkembang menjadi bibit wheat grass yang masih kecil seperti kecambah. Setelah penutup dibuka, biarkan  tetap terbuka dan tetap di letakkan di tempat yang teduh dan tidak terkena matahari secara langsung.
  • Biarkan bibit wheatgrass tersebut tumbuh hingga berkembang cukup tinggi sampai sekitar 4 hingga 7 hari setelah wadahnya dibuka.  Apabila tanaman sudah tumbuh cukup tinggi setelah kira-kira berumur satu minggu lebih, dapat langsung  dipotong dan diolah sesuai dengan selera anda.
  • Sebagai catatan akhir yang harus dilakukan bahwa benih rumput gandum bisa rusak apabila terkena cahaya langsung ataupun suhu yang panas. Pastikan anda meletakkan benih yang akan ditanam ditempat yang teduh dan terlindung dari cahaya langsung.

Baca Juga : Jenis-Jenis Media Tanam Hidroponik

Loading…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anti Spam *

Agroteknologi © 2017 Frontier Theme