Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Cara Budidaya Tanaman Hias Anyelir Untuk Pemula

Cara Budidaya Tanaman Hias Anyelir Untuk PemulaBudidaya atau merawat tumbuhan merupakan hobi yang menjamur di Indonesia.

Beragam jenis tanaman dan bunga dibudidayakan, baik untuk dijual maupun hanya sebatas hobi. Anyelir merupakan salah satunya.

Tanaman ini memang cukup terkenal dikalangan pecinta tanaman. Berbagai cara dikembangkan untuk membudidayakan anyelir.

Bagi penghobi tanaman, anyelir bisa memberi kesan romantis bagi pemiliknya. Dan anyelir sendiri memiliki arti kasih sayang, sehingga sering dipakai untuk menyatakan rasa sayang yang mendalam pada seseorang.

Baca Juga :

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Salak

Daftar Tanaman Hias Yang Cocok di dalam Ruangan

Cara Budidaya dan Memperbanyak Tanaman Hias Bunga Bakung

Cara Pengendalian Hama Dan Penyakit Tanaman Hias Anyelir

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Hias Anyelir

Sebagai bunga hias, anyelir termasuk jenis tanaman yang cukup mahal. Meskipun begitu banyak orang yang tetap memburunya, biasanya digunakan sebagai penghias meja tamu. Tingginya harga anyelir, dilihat sebagai peluang bisnis yang menguntungkan.

Sulitnya menanam dan merawat anyelir, tidak menyurutkan minat orang untuk membudidayakannya.

Dikarenakan permintaan pasar yang cukup tinggi terhadap bunga ini. Secara umum atau general, terdapat enam hal yang perlu diketahui saat membudidayakan anyelir. Berikut uraiannya:

Memilih bibit

Untuk mendapatkan hasil yang baik, diawali dengan memilih bibit unggul. Bibit adalah modal awal untuk menghasilkna anyelir yang berkualitas.

Ada dua cara mendapatkan bibit unggul, pertama mendatangi langsung petani anyelir, kedua membeli bibit yang sudah dikemas.

Bibit yang telah kita beli dapat disemai menjadi bakal tunas pada trey atau tempat yang mudah dipindahkan.

Siapkan media tanam

Menyiapkan media tanam juga hal penting dalam pembudidayaan anyelir. Komposisi tanah, pasir, dan kompos haruslah seimbang.

Sehingga saat tunas sudah tumbuh sempurna bisa langsung dilakukan pemindahan.

Pindahkan tunas kemedia tanam yang sudah disiapkan di polybag, pot atau langsung ketanah.

Biasanya petani membudidayakan anyelir langsung ditanam ditanah. Dengan cara melubangi tanah dengan ukuran dan jarak tertentu. Biasanya jarak antara masing-masing lubang yakni 20 cm.

Hal ini dilakukan untuk memberikan pasokan oksigen yang cukup saat tunas tumbuh.

Sehingga tidak saling mengganggu dan berebut air dan unsur hara yang ada dimedia tanam. Perbandingan media tanam antara kompos, tanah, dan pasir yaitu 1:1:1.

Tutupi dengan tudung plastik

Setelah semua tunas ditanam, tutupi media tanam hingga 2/3 lubang. Lalu sirami air agar plastik tertutup rapat.

Cara ini dilakukan untuk mencegah tanaman anyelir terserang hama dan mengalami pembusukan akar.

Pada dasarnya tanaman ini tidak membutuhkan banyak air. Justru jika terlalu banyak air tanaman anyelir bisa mati.

Habitat budidaya

Perlu diketahui anyelir tumbuh disuhu antara 15 sampai 25 derajal celcius. Namun, suhu yang paling bagus atau ideal adalah 20 hingga 30 celcius.

Maka tanaman ini hanya bisa tumbuh di dataran tinggi yang berada 1200 meter diatas permukaan laut.

Sehingga jika tanaman ini ditanam diluar wilayah sub tropis, tidak akan tumbuh sempurna atau bahkan mati.

Perawatan

Setelah dua minggu dari masa penanaman, tunas sudah akan tumbuh. Dalam waktu sebulan batang dari anyelir sudah kokoh dan tumbuh beberapa helai daun.

Sehingga jarak antar tanaman yang berukuran 20 cm akan terlihat rapat.

Masa panen

Saat tersulit menanam anyelir adalah pada fase panen. Hal itu dikarenakan kita harus menjaga kondisi anyelir tetap sehat. Oleh sebab itu perlu pengaturan pengairan dan kelembapan tanah.

Seperti telah diketahui, anyelir merupakan tanaman yang tidak memerlukan banyak air.

Sehingga penyiraman tanaman ini, dilakukan di saat-saat tertentu. Waktu yang baik untuk melakukan penyiraman adalah pagi hari jam 6 dan sore hari.

Pada penyemprotan sore hari hanya dilakukan pada areal luar tanaman tumbuh.

Selain itu tanah juga perlu digemburkan dengan cara cangkul bagian luarnya, agar air bisa meresap kedalam.

Setelah lima bulan dari langkah-langkah yang telah dilakukan itu, bunga anyelir sudah bisa dipetik.

Cara memanennya adalah dengan memotong bunga dengan ketinggain kira-kira 30 cm dari tanah.

Dan dilakukan jam empat sore. Lalu hasil potongan diikat menjadi 12 tangkai dan direndam.

Proses ini perlu dilakukan agar air terserap dan bunga dapat bertahan sampai seminggu.

Itulah proses yang perlu dilakukan dan perhatikan saat membudidayakan anyelir. Semoga dengan pengetahuan ini dapat membantu pecinta anyelir maupun calon petani. Lakukanlah langka-langkah diatas agar hasil yang didapatkan maksimal

Loading…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anti Spam *

Agroteknologi © 2017 Frontier Theme