Loading…

Bisnis Online Modal 10ribu Hasil Jutaan Klik DISINI

Cara Budidaya Tanaman Daun Jarak

Cara Budidaya Tanaman Daun Jarak – Jatropha curcas atau yang lebih dikenal dengan nama jarak pagar merupakan tanaman yang berasal dari Meksiko, Amerika Tengah.

Tanaman ini juga dapat tumbuh dengan baik di Indonesia.

Hal ini disebabkan karena struktur tanah dan iklim yang dimiliki Indonesia mendukung tanaman daun jarak agar bisa tumbuh dengan baik.

Tanaman daun jarak memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi.

Selain itu, tanaman daun jarak juga dapat dijadikan sebagai biominyak, biodiesel dan biokerosin.

Baca Juga : Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Daun Sirih

Hal inilah yang membuat tanaman daun jarak banyak dibudidayakan.

Nah, bagi anda yang juga tertarik untuk membudidayakannya, berikut cara budidaya tanaman daun jarak pagar:

Syarat Tumbuh

Tanaman daun jarak pagar dapat tumbuh dengan optimal apabila ditanam pada lahan kering dataran rendah dengan iklim kering dan ketinggin 0 hingga 500 mdpl, temperatur lebih dari 20 derajat celcius dan dengan curah hujan 300 hingga 1000 mm per tahun.

Selain itu, tanaman ini juga dapat tumbuh pada lahan marginal yang miskin unsur hara, akan tetapi yang terpenting drainase dan aerasi tidak terhambat.

Meskipun demikian, produksi optimal akan didapatkan jika tanaman jarak pagar ditanam di lahan yang subur.

Jenis tanah yang baik untuk membudidayakan tanaman jarak pagar yaitu yang memiliki pH tanah 5,5 hingga 6,5 dan mengandung pasir 60 hingga 90 persen.

Pupuk yang diberikan untuk jarak pagar juga harus sesuai dosis dan tersedia air pada musim kemarau, untuk mendapatkan hasil produksi yang optimal.

Pembibitan

Untuk memperbanyak tanaman jarak pagar dapat dilakukan melalui stek batang maupun biji yang diambil dari tanaman yang sudah berumur lebih dari 5 tahun, bebas dari serangan hama dan penyakit, pertumbuhannya baik dan dengan tingkat produktivitas biji kering tanaman induknya di atas 2 kg per tanaman.

Tempat Pembibitan

Sedangkan untuk tempat pembibitannya, dapat dilakukan di bedengan, di dalam plastik polybag, persemaian maupun menanam langsung di tanah.

Persiapan Lahan Tanam

Lahan yang digunakan untuk budidaya tanaman jarak pagar biasanya dipilih tanah yang kurang produktif atau tanah yang memiliki sistem pengairan yang kurang.

Selain itu, lahan dibuat lubang dengan ukuran 30 cm x 30 cm x 30 cm dan dengan jarak tanam 200 cm x 200 cm.

Penanaman jarak pagar dapat dilakukan dengan sistem tumpang sari maupun dengan sistem seperti yang digunakan pada tanaman jagung dan kacang.

Penanaman

Jika anda menggunakan plastik polybag sebagai tempat pembibitan tanaman jarak, maka potong polybag pada bagian bawah dan buat irisan hingga ke ujung.

Lalu keluarkan bibit dari plastik polybag dan masukkan bibit ke dalam lubang tanam dengan kedalaman 20-25 cm. Setelah itu, timbun dengan tanah dan padatkan.

Pemanenan

Produktivitas tanaman jarak pada panen pertama hanya menghasilkan 0,5-1 ton per hektar per tahunnya.

Namun selanjutnya, pada tahun kelima setelah tanam akan terus mengalami peningkatan hingga 5 ton.

Pemanenan untuk buah tanaman jarak yang dijadikan sebagai bahan bakar hayati dilakukan sekaligus antara buah yang sudah mengering dan buah yang sudah kuning.

Pemanenan dilakukan dengan cara memetik buahnya menggunakan galah.

Demikianlah pembahasan mengenai cara budidaya tanaman daun jarak.

Hal yang paling penting dalam budidaya tanaman daun jarak adalah drainase dan aerasi yang baik.

Sehingga harus dibuat saluran drainase di lahan penanaman jarak. Hal ini bertujuan agar pada musim hujan, tanaman jarak tidak terendam air sehingga pertumbuhannya tidak terganggu.

Baca Juga : Cara Budidaya Tanaman Daun Dewa

Loading…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anti Spam *

Agroteknologi © 2017 Frontier Theme